HomeKabarWebsite Resmi Masjid Imam Ahmad bin Hanbal Bogor
Masjid imam ahmad bin hanbal bogor

Website Resmi Masjid Imam Ahmad bin Hanbal Bogor

Kabar Regional Teknologi 0 0 likes share

Kabar kehadiran website resmi Masjid Imam Ahmad bin Hanbal (MIAH) Bogor sudah mulai dinantikan sejak beredarnya gambar-nukilan yang dipublikasi melalui Facebook Fanspage MIAH.

Pada masa sebelumnya (sebelum renovasi total) MIAH rutin mengadakan kajian ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas (Ustadz Abu Fathi), yang biasanya diselenggarakan pada hari Ahad pagi hingga menjelang waktu shalat zhuhur. Semangat masyarakat dalam menuntut ilmu begitu terasa tatkala mendapati area masjid yang kala itu hampir-hampir tidak dapat menampung seluruh penuntut ilmu yang hadir. Meskipun penuh-padat mulai dari dalam masjid hingga area parkir, ketertiban para hadirin dapat terjaga, hal ini berkat kesadaran masing-masing penuntut ilmu dalam memenuhi adab-adab tatkala berada di Masjid serta hasil kerja  DKM dan pengurus masjid dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

REKOMENDASI ILMIAH: Buku Panduan Keluarga Sakinah – Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas.

Alhamdulillah pada pertengahan bulan Muharram 1439 H/ Oktober 2017 M ikhwati fillah dapat mengetahui lebih lanjut ihwal profil dan sejarah berdirinya MIAH melalui miah.or.id

Sebagaimana dituturkan bahwa,

“Masjid Imam Ahmad bin Hanbal (MIAH) adalah masjid yang terletak Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. MIAH berdiri sejak tahun 2001. Sejak itu MIAH digunakan oleh umat Islam untuk beribadah kepada Allah dan menuntut ilmu.

Sebagai tempat ibadah dan pendidikan Islam MIAH memerlukan kepengurusan dan tata kelola yang baik. Dengan tujuan tersebut, didirikan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Imam Ahmad bin Hanbal. Dengan demikian secara hukum pengelolaan kemakmuran Masjid Imam Ahmad bin Hanbal di bawah kepengurusan YPI Imam Ahmad bin Hanbal Bogor.

MIAH dibangun dengan gaya arsitektur sederhana namun fungsional, dengan harapan agar mengingatkan umat Islam akan kesederhanaan. Bangunan masjid ini terdiri dari dua lantai. MIAH dapat menampung lebih dari 1000 umat Islam untuk mengkaji ilmu Islam.

Masjid ini dibangun di atas tanah milik pribadi dan pembangunannya dari donatur jamaah, dengan amanah agar Masjid dikelola oleh YPI Imam Ahmad bin Hanbal. Walau demikian Masjid tetap bersifat terbuka untuk umum untuk kaum muslimin dan tidak eksklusif. Ketua DKM, imam shalat dan sebagian pengurus juga berasal dari warga di sekitar Masjid yang aktif menjadi jamaah Masjid yang aktif shalat lima waktu berjama’ah dan aktif mengaji setiap pekan dua kali di Masjid.

Renovasi Masjid Imam Ahmad Bin Hanbal yang Terhambat

Seiring dengan berkembangnya minat umat Islam untuk mendalami Islam, jamaah yang menghadiri kajian rutin di Masjid semakin bertambah. Sehingga perlu adanya perluasan Masjid untuk menampung jamaah. Khususnya pada saat kajian rutin setiap hari Ahad pagi sampai dengan zhuhur.

Rencana awal adalah renovasi sebagian area Masjid. Pada tahap ini pengurusan perizinan yang diperlukan telah lengkap seperti pernyataan tidak keberatan dari tetangga-tetangga sebelah Masjid yang diketahui dan ditandatangani oleh RT, RW, Lurah dan pihak Kecamatan.

Namun seiring proses renovasi sebagian tersebut, didapatkan bahwa struktur bangunan yang lama secara teknis tidak layak untuk disambung dengan struktur yang baru. Berdasarkan saran ahli struktur/konstruksi, bangunan utama perlu dibongkar. Apabila bangunan utama tidak dibongkar maka beresiko robohnya bangunan yang dapat membahayakan keselamatan jamaah Masjid.

Untuk itu pengurus DKM bermaksud untuk merenovasi total Masjid sekaligus membangun area parkir basement untuk membantu keterbatasan lahan parkir kendaraan. Pembongkaran bangunan utama telah dilakukan seiring pengurusan perizinan yang diperlukan.

DKM telah melakukan sosialisasi dan klarifikasi mengenai rencana pembangunan renovasi total Masjid Imam Ahmad Bin Hanbal kepada warga setempat. Alhamdulillah, telah mendapatkan 60 (enam puluh) tanda tangan dukungan disertai KTP dari warga setempat, dan juga 90 (sembilan puluh) tanda tangan dan KTP pengguna Masjid dalam wilayah Kelurahan Tanah Baru. Alhamdulillah pada tanggal 20 Juni 2016 pihak BPPTPM berkenan menerbitkan Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT) untuk kemudian diproses lebih lanjut. Dan Alhamdulillah mendapat IMB Nomor: 645.8-1014-BPPTPM-IX/2016 tanggal 29 September 2016.

Namun saat ini pembangunan masjid terhenti. Ketika masyarakat sekitar telah memberikan persetujuan resmi, dan pemerintah telah memberikan izin, muncul sekumpulan masa intoleran yang menuduh kegiatan yang terjadi di MIAH membuat masyarakat resah. Tuduhan tersebut tidak berdasar, karena selama 15 tahun MIAH berdiri, tidak pernah terjadi gejolak sosial maupun religi di sekitar lokasi masjid. Ketika masjid sudah dirobohkan, izin sudah diurus, muncul tuduhan yang menghambat berdirinya masjid untuk kaum muslimin shalat.”

Situasi Pengamanan Oleh Pihak Berwajib atas Antisipasi Tindakan Vandalisme Demonstran

DOWNLOAD: Daftar Istilah Dalam Ilmu Hadits.

Sementara itu untuk informasi kajian ilmiah yang sifatnya dinamis dapat terus diikuti melalui publikasi yang diterbitkan melalui Facebook Fanspage MIAH.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya ~ temanshalih.com

744 total views, 2 views today