HomeFatwa UlamaFatwa Syaikh 'UtsaiminWanita haid Haram berdiam di Masjid
haid

Wanita haid Haram berdiam di Masjid

Fatwa Syaikh 'Utsaimin Fatwa Ulama Intisari Cahaya Ilmu 1 likes 237 views share

Fatawa – “Wanita dan Haid: Pergi ke Masjid untuk Belajar; Haram”

“Seorang wanita yang haid haram diam di Masjid, hingga dalam tempat shalat ‘Id (hari raya) sekalipun.” ~Syaikh al-‘Utsaimin.”[1]

Sementara ihwal menuntut ilmu Agama/ ilmu Ad-Din, maka seorang wanita yang haid dapat melanjutkan pelajarannya di tempat selain Masjid yakni di rumah; perpustakaan; taman baca dan seterusnya dengan cara mengkaji kitab/ buku-buku pendidikan Islam, walaupun di dalamnya terdapat potongan nash-nash Al-Qur’an tidak mengapa, “sebab buku tersebut bukanlah Kitab Al-Qur’an.”[2]

Sebab menuntut pokok-pokok ilmu Agama wajib hukumnya bagi setiap muslim dengan cara belajar dengan ahlinya yakni Ulama/ para ‘Alim dan Asatidz/ para Ustadz maupun belajar secara otodidak (belajar sendiri), dengan ketentuan jika dirinya tidak memahami apa yang telah dia pelajari hendaklah seseorang itu bertanya kembali kepada ahlinya. Sebab, seseorang tidak boleh berbicara ihwal agama kecuali dengan apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah Shallallaahu ‘Alayhi Wa Sallam.”[3]

Footnote:

[1] Khalid al-Husainan, Fikih Wanita, (Jakarta : Darul Haq, 1435 H/ 2014 M), hlm. 22 – Buku terjemah dari judul asli: “Aktsar Min Alf Jawab li al-Mar’ah.”

[2] Ibid hlm. 18.

[3] Ali Ahmad bin Umar, 11 Renungan Sains, (Gresik : Yayasan Al-Furqon Al-Islami, 1438 H/ 2016 M), hlm. 12.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer