HomeBuku IlmiahBuku Telah Datang Zamannya – Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat | Review Buku Kajian Sunnah
telah datang zamannya

Buku Telah Datang Zamannya – Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat | Review Buku Kajian Sunnah

Buku Ilmiah 2 likes 81 views share

Judul buku: Telah Datang Zamannya
Penulis: Abdul Hakim bin Amir Abdat
Isi: 192 halaman
Harga: Rp. 25.000
Penerbit: Maktabah Mu’awiyah Bin Abi Sufyan

Buku Telah Datang Zamannya adalah salah satu buku karya Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat. Di dalamnya diangkat bahasan mengenai tanda-tanda kenabian dan kerasulan Muhammad صلى الله عليه وسلم. Tanda-tanda kenabian dimaksud juga dikenal dalam terminologi: ‘Alamaatun Nubuwwah Fil Islam.

Dalam bagian muqaddimah buku Telah Datang Zamannya, Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat menuturkan bahwa,

Apa yang beliau (صلى الله عليه وسلم) kabarkan akan terjadi pada umat ini dan umumnya pada manusia yang berkaitan dengan tanda-tanda kedatangan hari kiamat. Pasti akan terjadi, telah terjadi dan sebagiannya telah kita saksikan, bahkan sebagai pelakunya.

Yang dapat saya (penulis) tertibkan sebagai berikut:

  • Pertama: yang telah terjadi dan tidak berulang lagi kejadiannya;
  • Ke-dua: yang telah terjadi dan akan berulang kembali kejadiannya;
  • Ke-tiga: yang baru terjadi pada zaman kita sekarang ini;
  • Ke-empat: Yang kelak akan terjadi.

Adapun kejadian-kejadian yang beliau صلى الله عليه وسلم kabarkan akan terjadi, maka meliputi urusan dunia dan akhirat. Sebagaimana para pembaca yang terhormat dapat melihatnya sendiri setelah membaca hadits-hadits yang saya bawakan dalam risalah ini.

Kemudian ambillah sebagai pelajaran yang sangat berharga dan sangat bermanfaat dalam hidup dan kehidupan kita di dunia yang fana ini menuju negeri akhirat yang kekal dan abadi.

Hadits-hadits yang berbicara mengenai masalah ini banyak sekali dan tidak terhitung jumlahnya. Apa yang saya bawakan dalam risalah ini hanya sedikit sekali, karena maksud dan tujuan saya menulis risalah ini hanya untuk menghidupkan kembali Sunnah Nabi صلى الله عليه وسلم dalam bab ini yang telah lama ditinggalkan dan dilupakan oleh umumnya kaum muslimin.

Hadits-Hadits

Ketahuilah! Sesungguhnya Nabi yang mulia صلى الله عليه وسلم telah memberitahukan kepada kita segala sesuatu yang telah terjadi dan akan terjadi sampai hari kiamat sebagaimana hadits-hadits di bawah ini,

مَقَامًا مَا تَرَكَ شَيْئًا يَكُونُ فِي مَقَامِهِ ذَلِكَ إِلَى قِيَامِ السَّاعَةِ إِلاَّ حَدَّثَ بِهِ حَفِظَهُ مَنْ حَفِظَهُ وَنَسِيَهُ مَنْ نَسِيَهُ

Dari Hudzaifah, dia berkata, Rasulullah صلى الله عليه وسلم pernah berdiri di hadapan kami (berkhutbah) tidak beliau tinggalkan sesuatupun (sedikit pun) juga di tempatnya itu yang akan terjadi sampai hari kiamat melainkan beliau menceritakannya kepada kami. Akan menghapaknya orang yang menghapalnya dan akan melupakannya orang yang melupakannya. …” – Shahih Muslim, nomor 2891 (كتاب الفتن وأشراط الساعة).

Yakni maksudnya di antara Shahabat yang mendengar ada yang hapal apa-apa yang beliau صلى الله عليه وسلم sabdakan dan ada pula yang lupa.

Hadits yang lain,

صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم الْفَجْرَ وَصَعِدَ الْمِنْبَرَ فَخَطَبَنَا حَتَّى حَضَرَتِ الظُّهْرُ فَنَزَلَ فَصَلَّى ثُمَّ صَعِدَ الْمِنْبَرَ فَخَطَبَنَا حَتَّى حَضَرَتِ الْعَصْرُ ثُمَّ نَزَلَ فَصَلَّى ثُمَّ صَعِدَ الْمِنْبَرَ فَخَطَبَنَا حَتَّى غَرَبَتِ الشَّمْسُ فَأَخْبَرَنَا بِمَا كَانَ وَبِمَا هُوَ كَائِنٌ فَأَعْلَمُنَا أَحْفَظُنَا

Berkata Abu Zaid (Amr bin Akhthab), “Rasulullah صلى الله عليه وسلم shalat subuh (mengimami) kami, kemudian (selesai shalat) beliau naik mimbar, lalu berkhutbah kepada kami sampai datang waktu shalat zhuhur. Kemudian beliau turun lalu shalat (mengimami kami), kemudian beliau naik mimbar (lagi) lalu berkhotbah kepada kami sampai datang waktu shalat ashar. Kemudian beliau turun lalu shalat (mengimami kami), kemudian beliau naik mimbar (lagi) lalu berkhutbah kepada kami sampai terbenam matahari. Beliau telah menceritakan kepada kami apa-apa yang telah terjadi dan yang akan terjadi. Dan orang yang paling mengetahui di antara kami ialah yang paling hapal di antara kami.” – Shahih Muslim, nomor 2892 (كتاب الفتن وأشراط الساعة).

Hadits yang lain,

قَالَ سَمِعْتُ عُمَرَ ـ رضى الله عنه ـ قَامَ فِينَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم مَقَامًا، فَأَخْبَرَنَا عَنْ بَدْءِ الْخَلْقِ حَتَّى دَخَلَ أَهْلُ الْجَنَّةِ مَنَازِلَهُمْ، وَأَهْلُ النَّارِ مَنَازِلَهُمْ، حَفِظَ ذَلِكَ مَنْ حَفِظَهُ، وَنَسِيَهُ مَنْ نَسِيَهُ‏

Berkata ‘Umar, “Nabi صلى الله عليه وسلم pernah berdiri (khutbah) di hadapan kami, lalu beliau mengabarkan kepada kami dari mulai kejadian makhluk sampai penghuni surga masuk ketempat-tempat mereka dan penghuni neraka masuk ketempat-tempat mereka. Akan menghapalnya bagi orang yang menghapalnya dan akan melupakannya bagi orang yang melupakannya.” – Shahih al-Bukhari, nomor 3192 (كتاب بدء الخلق) secara mu’allaq  dengan lafazh jazm. Dan telah di maushul-kan oleh Thabraniy dan Abu Nu’aim sebagaimana telah diterangkan oleh al hafizh Ibnu Hajar dalam mensyarahkannya pada kitabnya Al-Fath.

Telah Datang Zamannya

telah datang zamannya

Kitab ini saya namakan, Telah Datang Zamannya. Yakni telah datang zamannya apa yang dikabarkan oleh Nabi yang mulia صلى الله عليه وسلم dan kini kita menyaksikannya atau sebagai pelakunya. Para pelakunya ada yang terpuji dan ada yang tercela sebagaimana pembaca yang budiman akan mengetahuinya Insya-Allaahu-Ta’aala ketika membaca dengan seksama kitab ini.

Semoga kitab yang kecil ukurannya ini (buku Telah Datang Zamannya) menjadi besar manfaatnya bagi saudara-saudaraku dalam rangka menghidupkan Sunnah Nabi kita yang mulia صلى الله عليه وسلم.

Kemudian, hanya kepada Allah jugalah saya memohon taufiq dan hidayah-Nya. Semoga Allah عزَ وجل menjadikan buah pena saya ini ikhlas hanya untuk mencari Wajah-Nya semata.

Akhir dari dakwah kami, segala puji dan sanjungan kepada Rabbul ‘Alamin (Tuhan Pengendali Semesta Alam) bersama shalawat dan salam kepada Nabi kita yang mulia صلى الله عليه وسلم dan keluarganya dan para Shahabatnya dan orang-orang yang mengikutinya dengan kebaikan.

Jakarta 1426 H/ 2005 M.

Dengan pena,
Abdul Hakim bin Amir Abdat (Abu Unaisah).

Daftar Isi Buku Telah Datang Zamannya

  • Pengantar Penulis | 5;
  • Telah Datang Zamannya Kaum Muslimin Belajar Kepada Ahli Bid’ah | 13;
  • Orang-Orang Yang Jahil Diangkat Sebagai Pemuka Atau Tokoh Agama Dengan Fatwa-Fatwanya yang Sesat dan Menyesatkan | 20;
  • Kaum Muslimin Mengikuti Yahudi dan Nashara      dalam Segala Hal | 23;
  • Tersebarnya Bid’ah dan Firqah-Firqah dan Tampilnya Para Da’i yang Berada di Pintu-Pintu Jahannam | 25;
  • Kaum Muslimin Meninggalkan Agamanya | 64;
  • Orang-orang Kuffar      Menguasai Kaum Muslimin | 69;
  • Kaum Muslimin Berselisih Dalam Manhaj Antara yang Haq dengan Yang Bathil | 81;
  • Hadits Perpecahan Umat Ini Dalam Manhaj Menjadi 73 (Tujuh Pulu Tiga) Firqah | 83;
  • Keasingan Islam | 115;
  • Telah Datang Zamannya Pemerintahan yang Bodoh | 116;
  • Sedikitnya Ilmu, Nyatanya Kebodohan, Diminumnya Khamr, Banyaknya Pembunuhan, Tersebarnya Perzinahan Secara Terang-Terangan, Sedikitnya Laki-Laki dan Banyaknya Wanita | 120;
  • Telah Datang Orang-Orang yang Mengingkari Sunnah Nabi Shalallaahu ‘Alaihi Wa Sallam | 123;
  • Telah Datang Zamannya Urusan Agama dan Kepemimpinan Diserahkan Kepada yang Bukan Ahlinya | 132;
  • Wanita Safar Tanpa Mahrom      | 135;
  • Telah Datang Zamannya Sebagian Dari Umat Ini Telah Mengganti Nama-Nama yang Telah Dititipkan Oleh Syara’ dengan Nama-Nama yang Lain | 138;
  • Telah Datang Zamannya Sebagian Dari Umat ini Menghalalkan yang Haram | 141;
  • Telah Datang Zamannya Para Algojo dan Wanita-Wanita yang Tidak Berjilbab      | 143;
  • Telah Datang Zaman Fitnah Bersama Datangnya Orang-Orang yang Menjual Agamanya dengan Harta Benda Dunia | 146;
  • Telah Datang Para Dajjal (Pendusta Atas Nama Agama) | 148;
  • Telah Datang Sebagiannya | 150;
  • Firqah Khawarij      | 156;
  • Firqah Qadariyyah | 160;
  • Telah Datang Kaum yang Melampaui Batas dan Berlebihan Dalam Bersuci dan Berdo’a | 162;
  • Telah Datang Manusia yang Bermegah-Megah dengan Membangun Masjid-Masjidnya | 164;
  • Telah Datang Zamannya Manusia Tidak Mempedulikan Lagi Harta yang Ia Ambil Atau Ia Usahakan, Apakah Dari Hasil yang Halal atau Dari Hasil yang Haram | 166;
  • Ganjaran Bagi Mereka yang Berpegang Dengan Sunnah Nabi Shalallaahu ‘Alaihi Wa Sallam pada Akhir Zaman | 167;
  • Telah Datang Zamannya Bagi Orang yang Berpegang Dengan Agamanya Seperti Mengenggam Bara Api | 169;
  • Bukankah Telah Datang Zamannya Banyaknya Khuthobaa’ (Penceramah) dan Sedikitnya Ulama? | 171
  • Telah Datang Zamannya Para Pembaca Al-Qur’an Dibayar dan Meminta Bayaran | 173;
  • Fitnah Iraq | 176;
  • Telah Datang Zamannya Manusia Semakin Rakus Kepada Dunia dan Semakin Jauh dari Allah | 178;
  • Telah Datang Zamannya Seorang Muslim Muslim Hanya Memberi Salam Kepada Muslim yang Dia Kenal, Tersebar Luasnya Perdagangan, Memutuskan Silaturahim, Saksi Palsu Dengan Menyembunyikan Saksi yang Benar dan Tersebarnya Pena (Tulisan dan Kitab-Kitab) | 179;
  • Telah Datang Zamannya Hasil Bumi Kaum Muslimin Dikeluarkan Oleh Orang-Orang Kuffar      | 185;
  • Bukankah Ini Zamannya? | 188;
  • Inilah Zaman Dicabutnya Akal Kebanyakan Manusia | 190;
  • MARAAJI’ (DAFTAR PUSTAKA) | 193;
  • DAFTAR ISI | 194.

Saudara dapat meperoleh buku Telah Datang Zamannya di toko-toko muslim.

Artikel ini: 100% Affiliate Free!

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer