Categories
Teknologi

Labayk Media Sosial Muslim

Gabung yuk di media sosial Muslim, Labayk.com

Labayk Media Sosial dengan Nilai Ajaran Islam

Labayk.com adalah media sosial muslim yang bermarkas di Shelton Street, London, United Kingdom. Labayk.com mengklaim bahwa situs tersebut merupakan jejaring media sosial yang dibangun atas dasar nilai-nilai ajaran Islam. Labayk tidak membebankan biaya apapun bagi penggunanya untuk mendaftar.

Menurut Labayk, Islam mengajarkan pemeluknya untuk mengadopsi gaya hidup yang damai dan sederhana, menampakkan akhlaq yang mulia, menunjukkan kebaikan kepada orang-orang di sekelilingnya bahkan kepada hewan, memberikan sedekah kepada orang miskin, memenuhi janji yang telah dibuat, bersikap jujur, tulus dan mau memaafkan.

Labayk terbuka untuk siapa saja, terlepas dari agama atau latar belakang mereka. Satu-satunya kriteria untuk bergabung adalah seseorang itu mau menghormati orang lain di dalam media sosial Labayk dan mematuhi nilai-nilai ajran Islam.

Perbedaan Labayk dengan Media Sosial Lainnya

[ads script=”1″ ]

Sebagian besar platform media sosial mengizinkan konten yang tidak pantas untuk diposting (misal konten yang menampakkan sebagian aurat). Selain itu, platform lain cenderung menutup mata ketika anggota mereka terus-menerus memposting tulisan/ komentar yang keliru tentang Islam dan Muslim. Beberapa platform juga akan menjual data pribadi Anda ke perusahaan swasta untuk tujuan pemasaran/ iklan dan memungkinkan siaran langsung tindak kekerasan dan aksi bunuh diri. Berita palsu/ hoax juga sesuatu yang sebagian besar platform media sosial lain tidak mengambil tindakan apa pun terhadapnya. Labayk tidak setuju bahwa media sosial dirancang untuk tujuan tersebut.

Labayk percaya bahwa platform media sosial harus memungkinkan orang untuk memenuhi potensi mereka, berkomunikasi dengan teman-teman mereka dan menikmati kehidupan online dengan cara yang aman dan tidak melecehkan.

Sikap Labayk atas Postingan yang Tidak Pantas

Labayk menuturkan bahwa mereka tidak akan mengizinkan konten yang tidak pantas diposting secara online. Ini termasuk, antara lain, konten yang berkaitan dengan promosi kekerasan dan kekejaman (termasuk terhadap hewan), narkoba, alkohol (khamr), perjudian (maisir). Konten yang bersifat seksual secara eksplisit (mis. Pornografi) juga tidak diizinkan untuk diposkan atau dibagikan di Labayk.

Mengapa Seseorang itu Perlu Menggunakan Labayk?

Dengan mendaftar ke Labayk, seseorang itu akan bergabung dengan komunitas media sosial baru yang mengutamakan kebutuhan penggunanya, dengan memberikan mereka kesempatan untuk terhubung dengan orang-orang yang memiliki nilai dan prinsip moral yang sama.

Daftar Sekarang dan Jadilah Pengguna Labayk Pertama di Idul Fitri 1440 H

Siapa yang Mendirikan Labayk?

labayk media sosial muslim

Labayk dimulai oleh sekelompok profesional Muslim, dengan hubungan kuat dengan Universitas Cambridge yang terkenal di dunia, yang merasa bahwa platform media sosial yang sebelumnya mendominasi tidak benar-benar selaras dengan nilai-nilai moral mereka, dan karena itu mereka memutuskan untuk membangun versi mereka sendiri, Labayk.

Daftar Labayk.Com

[ads script=”1″ ]

Klik pranala berikut untuk mendaftar: https://www.labayk.com/sign-up.

Setelah mendaftar, lakukan langkah konfirmasi ke admin Temanshalih.com dengan menulis Username/ ID yang anda gunakan di Labayk.Com

Konfirmasi Pendaftaran

Klik pranala berikut untuk mengkonfirmasi pendaftaran di Labayk.com: Konfirmasi pendaftaran Labayk.com

Categories
Teknologi

Media Sosial Terbaru: ELLO.CO

Facebook diblokir otoritas Indonesia? Perlu kah warga net beralih ke media sosial terbaru?

ello
Logo ELLO.CO

Media Sosial Terbaru – ELLO.CO [fa size=”13px” icon=”fa-external-link”] – Pertama kali muncul pada tahun 2014, social media platform yang “anti-iklan”/ “ad-free“. Tidak seperti Facebook, ELLO.CO mengklaim bahwa data dan aktivitas pengguna media sosial ini tidak “dijual” kepada pihak ketiga atau pihak pengiklan produk komersil, “You Are Not A Product“.

Dalam waktu yang relatif singkat setelah media sosial terbaru ini, ELLO.CO, diluncurkan, ia telah mendapat sebanyak 3 juta pengguna [fa size=”13px” icon=”fa-external-link”].

Media sosial terbaru bernama ELLO.CO tampil dengan desain yang simple dan minimalis sementara itu ELLO.CO dapat digunakan dengan dua cara yakni:

[list icon=”fa-check-circle”]

  • Mengakses ELLO.CO pada web-browser (Safari, Google Chrome, Opera); dan-atau
  • Melalui aplikasi ELLO.CO yang dapat didownload terlebih dahulu di App Store dan Play Store.

[/list]

Ello – “The Creators Network”

[ads script=”2″ ]

Kemudian pada tahun 2016 terjadi perubahan yang signifikan. Media sosial terbaru tersebut tidak hanya sekedar social media platform, akan tetapi ELLO.CO juga merupakan tempat/ sarana bagi smart and creative people untuk menampilkan hasil karya mereka. Mulai dari fotografi, ilustrasi, desain grafis, hingga karya tulis ilmiah.

Ksenia Anske [fa size=”13px” icon=”fa-external-link”] seorang penulis kelahiran Moscow – Rusia, menuturkan dalam website-nya,

Ello, Ello, Ello. The new sprig on the social media field.

Ia juga bertutur bahwa,

You can’t just “like” a post. You either comment or not. Which is true the other way around too. Your posts won’t get “likes,” but you will see the number of people who saw it. And I like this. No lazy “liking,” but real conversations.

Dari perspektif seorang penulis dunia net, maka ELLO.CO adalah tempat yang tepat bagi anda yang gemar menjahit kata mulai dari kata-kata motivasi penggugah jiwa hingga intisari dan faedah ilmiah yang diperoleh selama menuntut ilmu.

[line]

Catatan Penting:

ello
Tampilan halaman profil di ELLO.CO

[1] Segala urusan dunia asal hukumnya boleh. Sehingga dapat dimengerti bahwa dasar hukum menggunakan platform media sosial (misal seperti ELLO.CO), internet, dan semisal dengan kemutakhiran teknologi adalah Halal dan Mubah/ Boleh. Sebab buah kemutakhiran teknologi sebagaimana dimaksud hanya sebatas wasilah/ sarana yang dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang ma’ruf dan syarat akan tujuan ‘ilmiyyah syar’iyyah. Sebagaimana dimaksud dalam kaidah fiqih,

الْأَصْلُ فِي الْأَشْيَاءِ الْإِبَاحَةُ حَتَّى يَدُلَّ الدَّلِيْلُ عَلَ التَّحْرِيْمِ

Hukum asal dalam segala hal adalah boleh, hingga ada dalil yang menunjukkan akan keharamannya.

Juga kaidah fiqih yang lain,

اَلْوَسَائِلُ لَهَا أَحْكَامُ الْمَقَاصِدِ

Wasilah/ perantara/ sarana mempunyai hukum tujuannya.

[2] Hendaklah seorang muslim menggunakan buah kemutakhiran teknologi dengan asas: (i) itikad baik/ tujuan yang mulia; (ii) menghindari kemunkaran/ tidak berbuat sesuatu yang membahayakan dengannya dan-atau menimbulkan madharat (keburukan) dan mafsadat (kerusakan); (iii) menimbang asas kemanfaatan pada jalan-jalan ketaatan. Sebagaimana dikenal dalam kaidah fiqih,

لَا ضَرَرَ وَ لَا ضِرَارَ

Tidak boleh berbuat sesuatu yang membahayakan.

[3] Berpedoman kepada adab-adab muamalah/ berinteraksi sosial; terutama menjaga lisan dari perkataan yang buruk atau perkataan yang sia-sia;

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه‎‎, Rasulullāh ‎صلى الله عليه وسلم bersabda,

‎وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“… Dan barang siapa yang beriman kepada Allāh dan Hari Akhir maka hendaklah dia berkata baik atau hendaklah dia diam.” — Shahih al-Bukhari no. 6018 (كتاب الأدب).

[4] Hendaklah mengatur waktu dalam penggunaannya, sehingga pemanfaatan kemutakhiran teknologi tidak melalaikan seseorang dari ketaatan kepada Allāh عَزَّ وَجَلَّ.

[line]

[fa size=”13px” icon=”fa-pencil-square”] Author: https://ello.co/affanbinumar [fa size=”13px” icon=”fa-external-link”]
[fa size=”13px” icon=”fa-camera”] Photo by: mfakhrulmaulana [fa size=”13px” icon=”fa-external-link”]

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer

Categories
Daftar Fatwa Syaikh Bin Baz Intisari Cahaya Ilmu Teknologi

4 Cara Download Video Kajian Sunnah di Facebook

Kemutakhiran teknologi dan era media sosial yang kaum muslimin akhir ini hidup dizamannya ibarat pedang bermata dua, ia dapat membawa kebaikan apabila dimanfaatkan/ digunakan pada jalan-jalan yang diridhai Allah ‘Azza Wa Jalla dan dapat pula menjadi sebab murka-Nya apabila penggunaan dan pemanfaatannya menyelisihi kaidah syar’i di dalam muamalah.

Adapun penggunaan media audio visual sebagai sarana berdakwah dapat dikaji Fatwa Syaikh Bin Baz:

[line]

Fatwa Syaikh Ibn Baz Jilid V; Aneka Ragam Pertanyaan dan Jawabannya.

Pertanyaan 19:

Apa hukum merekam ceramah dengan alat video agar manfaatnya dapat dirasakan orang banyak?

Jawaban 19:

Permasalahan ini perlu ditinjau kembali. Adapun merekam suaranya saja merupakan perkara yang dianjurkan karena ia tidak memerlukan gambar. Namun, terkadang gambar hidup juga diperlukan untuk memastikan bahwa yang menyampaikan ceramah tersebut adalah si fulan karena gambar hidup menjelaskan sang pembicara. Gambar hidup juga terkadang diperlukan karena alasan lain. Saya sendiri tidak dapat menentukan hukum tertentu dalam masalah ini karena terdapat hadis-hadis yang menjelaskan tentang hukum menggambar makhluk hidup dan ancaman keras terhadapnya. Meskipun sejumlah ulama sahabat saya berpendapat bahwa hal tersebut tidak apa-apa demi kemaslahatan umum, saya cenderung tidak menentukan hukum masalah seperti ini karena besarnya bahaya dalam menggambar dan terdapat hadis-hadis sahih di dalam Shahih Bukhari dan Muslim serta yang lain yang menjelaskan bahwa Manusia yang siksaannya nanti di hari kiamat paling keras ialah orang-orang yang membuat patung (gambar) Terdapat banyak hadis lain yang melaknat orang-orang yang menggambar. Allah-lah pemberi taufik. – Fatwa Syaikh Ibnu Baz/Syaikh Bin Baz

[line]

Sementara itu untuk mendownload video kajian sunnah/kajian ilmiah baik yang berdurasi pendek maupun panjang yang beredar di Facebook, ikhwati fillah dapat memasang extensi “Facebook Video Downloader” pada web-browser; Google Chrome, Opera, Fire Fox yang saudara gunakan.

Download Video Kajian Sunnah di Facebook

Akan tetapi sebelum mendownload video yang diinginkan hendaknya melakukan beberapa langkah analisa atas sumber atau pembuat konten:

[list icon=”fa-check-square-o”]

  • Siapa: Hendaknya menelusuri lebih lanjut terhadap identitas pembuat video atau pengunggah video. Apakah dirinya seorang yang dikenal latar belakang pendidikannya/keilmuannya atau seseorang yang tidak dikenal asal-usulnya (Majhul)? Apakah video tersebut bersumber dari akun official/akun resmi atau hasil pembagian turunan?
  • Apa: Apakah konten/isi yang disampaikan adalah materi yang tsiqah/terpercaya? Hendaknya seorang muslim tidak menyebarkan konten video yang berpotensi membawa banyak mafsadah/kerusakan misal video kerusuhan dan polemik ummat lainnya.
  • Syarat dan Ketentuan: Apakah pembuat konten menerapkan lisensi dan aturan terhadap konten buatannya yang patut dipatuhi oleh pihak-pihak yang hendak mengambil manfaat ilmiah maupun manfaat komersil? Misal setiap konten yang dibuat temanshalih.com telah diikat di dalam lisensi Creative Commons, dan konten video buatan Yufid.Com dan-atau Yufid TV memiliki aturan tersendiri dalam mendownload dan menyebarkan video buatannya.

[/list]

[line]
[ads script=”1″ ]
[line]

CARA I

Caranya, kami menggunakan web-browser Opera:

[list icon=”fa-check-square-o”]

  • Pastikan terlebih dahulu software anti-virus dan anti-malware selalu aktif,
  • Buka/jalankan web-browser (Google Chrome, Firefox, Opera, dst.) yang biasa saudara gunakan, sementara kami menggunakan Opera.
  • Klik tombol [Menu] pada sisi pojok kiri atas web-browser,
  • Kemudian klik [Extensions] > [Get Extensions],
  • Setelah halaman Extensions tampil, carilah kolom [Search for add-ons]    [fa size=”13px” icon=”fa-search”],
  • Kemudian ketik “Facebook Video Downloader” atau “Video Downloader”,
  • Pilih Ekstensi yang saudara kehendaki kemudian klik [Add to Opera],
  • Tunggu hingga proses instalasi/pemasangan ekstensi selesai.
  • Buka kembali halaman/link video yang terdapat di Facebook, kemudian klik menu ekstensi download yang tampil pada sisi pojok kanan atas web-browser,
  • Pilih tempat penyimpanan video, kemudian klik tombol [Save].
  • Tunggu hingga proses download selesai.

[/list]

[line]

CARA II

ustadz-abdul-hakim-bin-amir-abdat
Ikuti langkah yang nampak pada gambar di atas.

[list icon=”fa-check-square-o”]

  • Akses facebook.com melalui web-browser di komputer/ laptop (kami menggunakan web browser opera).
  • Buka/ klik video yang hendak di-download.
  • Tunggu beberapa saat hingga jendela video tampil penuh di layar monitor saudara.
  • Klik [Options], kemudian klik [Download HD] atau [Download SD].
  • Setelah tampilan layar video menjadi full-screen, klik kanan pada area video yang tampil, kemudian pilih [Save video as…] atau tekan [Ctrl]+[S] pada perangkat keyboard saudara.
  • Tentukan nama file/ video dan lokasi penyimpanan, pastikan format penyimpanan berupa [MP4 File/ *.mp4], klik [Save]
  • Tunggu hingga proses download tuntas.

[/list]

[line]

CARA III

download video
Ikuti langkah yang nampak pada gambar di atas.

[line]

CARA IV

Atau ikhwati fillah dapat menggunakan cara yang relatif sederhana dengan mengunduh web-browser Aloha pada perangkat mobile berbasis iOS maupun Android. Web-browser Aloha mendukung download video hampir diseluruh website mulai dari facebook.com hingga youtube.com.

[line]

Hendaklah menggunakan kemutakhiran teknologi sebagai sarana untuk mencari faedah dan berbagi faedah ilmiah.

‎مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ

Barang siapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Allah akan memahamkannya (diberi kepahaman) dalam urusan agama. …- Shahih Muslim no. 1037, كتاب الزكاة

 

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer