Syaja’ah (شَجَاعَة): Arti dan Penjelasannya

Syaja’ah (شَجَاعَة) artinya keberanian, keteguhan, ketegasan, kegagahan, dan kegagahberanian. Sikap syaja’ah harus didasari dengan pikiran yang matang.

Untuk memudahkan anda dalam menelusuri artikel mengenai arti kata syajaah (شَجَاعَة), gunakanlah panduan daftar isi berikut ini.

Apa arti Syaja’ah?

Syaja’ah (شَجَاعَة) memiliki arti yakni sikap berani. Dalam sebuah syair arab disebutkan mengenai artinya.

الرَّأْيُ قَبْلَ شَجَاعَةِ الشُّجْعَانِ
هُوَ أَوَّلٌ وَهِيَ الْمَحَلُّ الثَّانِى
فَإِذَا هُمَا اجْتَمَعَا لِنَفْسٍ حُرَّةٍ
بَلَغَتْ مِنَ الْعَلْيَاءِ كُلَّ آمَالِ

Terjemah sya’ir Arab:

Berpikir harus didahulukan sebelum syaja’a (keberanian) para kesatria.
Yang pertama adalah berpikir terlebih dahulu baru yang kedua mengambil sikap berani.
Apabila kedua sifat ini ada pada seorang yang merdeka.
Maka akan dapat mencapai cita-cita yang tertinggi.

– Syair Arab

Arti kata Syaja’ah (شَجَاعَة) itu sendiri yakni Sikap Berani

Syajaah artinya juga dapat dilihat dalam kamus bahasa Arab, Aplikasi Al-Kamus. Disebutkan bahwa arti syaja’ah (شَجَاعَة) artinya keberanian, keteguhan, ketegasan, kegagahan, dan kegagahberanian.

Oleh karena itu keberanian harus didasari dengan pikiran yang matang, karena keberanian tanpa berpikir terlebih dahulu adalah sikap serampangan yang akan berakibat kebalikan dari apa yang diharapkan semula. Inilah arti syaja’a yang tepat.

Sikap Muslim dalam Membela Kebenaran

Demikian juga sikap tegas dalam membela kebenaran, haruslah dia kuat dalam membela kebenaran serta bersabar pada semua rintangan yang akan dia hadapi saat membela kebenaran tersebut.

Adapun mengenai akhlaq yang mulia adalah bahwa ia mencakup semua akhlaq yang membuat seseorang terpuji apabila dia melakukannya.”[1]

Dinukil dari:
[1] Syaikh Muhammad Shalih bin Shalih al-‘Utsaimin رحمه الله‎‎, Syarah Adab & Manfaat Menuntut Ilmu, (Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 1426 H/ 2005 M), hal. 53-53. Edisi terjemah bahasa Indonesia dari judul asli: Syarh Hilyah Thaalibil ‘Ilmi; (شرح حلية طالب العلم).

Doa Kafaratul Majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan ber-taubat kepadamu.”
Hadits Pendek tentang Menunjukkan Kebaikan:

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca konten ini dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." - Shahih Muslim nomor 1893.
Konten Asli Protected by Copyscape

  1. Saat ini anda tengah membaca konten asli buatan Authors TemanShalih.Com;

  2. Apabila anda menukil atau membuat materi turunan (scraped content, rewritten content, duplicate content) di/untuk website lain; dalam forum komunikasi tanya-jawab; untuk penulisan naskah akademis: tugas sekolah, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi; pada sebagian/seluruhnya, tulislah URL aktif sebagai penunjuk konten rujukan;

  3. TemanShalih.Com proaktif melakukan monitoring terhadap konten yang telah terbit;

  4. Setiap konten asli yang dimuat dalam TemanShalih.Com dilindungi oleh Undang-Undang;

  5. Lihat Daftar Website yang Copy Paste Konten TemanShalih.Com.

Jazakumullah Khayran.

Agar terus menghasilkan konten yang kredibel, dukung kami dengan follow akun Instagram TemanShalih

Muhammad Ersad Saputra

Muhammad Ersad Saputra

Muhammad Ersad Saputra, S.Kom. Lulusan S1 Sistem Informasi Universitas Amikom Yogyakarta 2013; Civitas Akademika Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura 2017 - Sekarang.