HomeNikahSouvenir Nikah Bogor
souvenir nikah bogor

Souvenir Nikah Bogor

Nikah Tata Cara Muslim 0 likes 186 views share

Souvenir Nikah Bogor: Pada dasarnya hadiah yang diberikan dari sisi pasangan pengantin kepada para hadirin tamu undangan pernikahan, atau biasanya disebut souvenir nikah, bukanlah suatu hal yang wajib untuk diadakan. Bukan pula suatu aib apabila orang yang menyelenggarakan Walimah (pesta pernikahan) tidak memberikan souvenir nikah satu pun, cukup dengan memberikan jamuan makanan saja.

Saling Memberi Hadiah adalah Sunnah

Kendati demikian bagi mereka yang mampu – atau bahkan karena suatu alasan tertentu, menyiapkan souvenir nikah juga bukan merupakan suatu hal yang dilarang dalam syari’at. Terlebih apabila mereka menyiapkannya atas dasar Mutaba’ah atau dalam rangka mengikuti dan menghidupkan Sunnah Rasulullah صلى الله عليه وسلم .

Kaum muslimin yang hendak menyiapkan souvenir nikah dapat melihat terlebih dahulu dasar timbangan syar’i-nya. Secara umum, memberikan hadiah kepada sesama saudara muslim adalah hal yang dianjurkan.

Sebagaimana dinyatakan dalam sebuah riwayat,

تَهَادُوْا تَحَابُّوْا

Berbagi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.” – Hadits Hasan (Al-Albani): Hadits Riwayat Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad nomor 594 (الأدب المفرد).

Dalam perspektif Islam, memberi hadiah bukan sekedar memindah tangankan suatu benda bernilai dari pemberi kepada penerima secara cuma-cuma, bukan hanya itu, akan tetapi terdapat tujuan yang besar yakni menumbuhkan Mahabbah yakni perasaan saling cinta di antara kaum muslimin dan mengokohkan Ukhuwah Islamiyyah atau persatuan berdasar kepada keimanan dan aqidah.

Souvenir Nikah Bogor

Teman-teman yang berdomisili di kota Bogor, atau yang akan menikah dengan seseorang yang tinggal di Bogor dapat memilih-milih berbagai jenis dan ukuran souvenir nikah bogor di AWL Souvenir Bogor. Ia merupakan industri kreatif rumahan yang menyediakan barang berupa ragam hadiah souvenir nikah dan jasa pengemasan kemasan souvenir nikah.

Dengan harga yang relatif terjangkau, teman-teman dapat memenuhi jumlah souvenir nikah sesuai dengan kebutuhan. Website resmi AWL Souvenir Bogor dapat diakses kapanpun, sementara untuk katalog terupdate dapat dilihat melalui akun resmi Instagram AWL Souvenir Bogor.

Kaidah dalam Memberikan Souvenir Nikah

Untuk mencari souvenir nikah bogor, ada 5 (lima) hal yang patut diketahui dalam menyiapkan dan memberikan souvenir nikah adalah sebagai berikut:

Pertama, hendaknya memberi souvenir nikah/ hadiah dengan dasar mengikuti hadits/ Sunnah sebagaimana telah dijelaskan di atas;

Ke-dua, sepatutnya memberi souvenir nikah/ hadiah berupa barang yang memiliki manfaat;

Ke-tiga, souvenir nikah/ hadiah yang diberikan bukanlah suatu benda yang dilarang oleh Syara’ (Agama), misal mengandung Tashwir atau lukisan makhluk hidup bernyawa; Dalam ash-Shahiihaiin (al-Bukhari dan Muslim) diriwayatkan dari Abu Sa’id رضي الله عنهما, dia berkata, Nabi ‎صلى الله عليه وسلم bersabda,

اِنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْمُصَوِّرُوْنَ

Sesungguhnya manusia yang paling keras siksaannya pada hari Kiamat adalah orang-orang yang menggambar (makhluk yang bernyawa). – Hadits Muttafaq ‘Alaih: Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim. Sunan an-Nasa’i nomor 5357, 5364, Sahih al-Bukhari nomor 5950, 6109, Shahih Muslim nomor 2107.

Ke-empat, Souvenir nikah/ hadiah yang diberikan tidak berpotensi menimbulkan kerusakan atau bahaya. Sebagaimana dikenal dalam kaidah fiqih: لَا ضَرَرَ وَ لَا ضِرَارَ “Tidak boleh berbuat sesuatu yang membahayakan.” [Qowaid Fiqhiyyah/84].

Ke-lima, Souvenir nikah bukanlah hal yang wajib untuk diadakan, bukan aib bukan pula kesalahan apabila mengabaikannya.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer