Sakit Hati yang Cerdas
Orang berbahaya adalah yang sedang sakit hati namun lemah imannya.

Sakit Hati yang Cerdas

Hai teman! Apakah anda merasa sakit hati, dibuat kecewa, merasa di-bohong-i, dikhianati? Qadarullah, anda termasuk kedalam orang-orang yang dalam hidupnya harus mengalami keadaan itu.

Hikmah ketika anda sakit hati adalah agar dapat memberikan tarbiyah (pendidikan) dan nasihat kepada orang lain, untuk tidak melakukan sesuatu yang berkonsekuensi kepada perasaan-perasaan tidak menyenangkan tersebut.

Tentu menasihati dengan cara yang haq (benar) merujuk kepada adab muamalah. Bukan namimah (mengadu domba) dengan dalih “Kan tujuan saya cuma ngasih tau aja kok, menasihati”, padahal konteksnya justru ghibah (membuka aib orang lain).

Kalau mau mengambil contoh actual event (kejadian nyata yang anda alami) dalam menasihati orang lain, maka fokus pada pokok masalah. Kemudian buat permisalan, bukan mengungkap identitas para pihak yang berperkara – ini cara yang bathil.

Ada pun kaidah (asas) yang berbunyi:

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

“Amal perbuatan itu tergantung pada niatnya.” Al-Qowa’idul Fiqhiyyah [II/14].

Kaidah fiqih itu berlaku atas amal ibadah, misal shalat. Bukan untuk urusan muamalah.

Ketika perasaan anda disakiti, coba lah tahan diri dari menyalah-nyalahkan orang lain. Sebab kalau semua orang sudah habis disalahkan, pada akhirnya niscaya dia akan menyalahkan (qadarullah) Ketetapan Allāh عزّ وجلّ.


Disclaimer kategori Opini
Hadits Pendek tentang Menunjukkan Kebaikan:

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca konten ini dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." - Shahih Muslim nomor 1893.
Doa Kafaratul Majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan ber-taubat kepadamu.”
Konten Asli Protected by Copyscape

  1. Saat ini anda tengah membaca konten asli buatan Authors TemanShalih.Com;

  2. Apabila anda menukil atau membuat materi turunan (scraped content, rewritten content, duplicate content) di/untuk website lain; dalam forum komunikasi tanya-jawab; untuk penulisan naskah akademis: tugas sekolah, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi; pada sebagian/seluruhnya, tulislah URL aktif sebagai penunjuk konten rujukan;

  3. TemanShalih.Com proaktif melakukan monitoring terhadap konten yang telah terbit;

  4. Setiap konten asli yang dimuat dalam TemanShalih.Com dilindungi oleh Undang-Undang;

  5. Lihat Daftar Website yang Copy Paste Konten TemanShalih.Com.

Jazakumullah Khayran.

Agar terus menghasilkan konten yang kredibel, dukung kami dengan follow akun Instagram TemanShalih

Affan bin Umar

Pandu Aditya Affandi, S.Kom., M.H. // Disclaimer Penulis // Biografi penulis: Pengamat perlindungan konsumen startup Islam; Duta Pelajar Indonesia-Malaysia 2007; Lulusan S1 Sistem Informasi Universitas AMIKOM 2013; Manajer PT Jatra Buana Kreasindo 2015; Former Editorial Team Jurnal Hukum Internasional Tanjungpura Law Journal 2017; Analis Data Akademik Universitas Tanjungpura 2017; Lulusan S2 Hukum Bisnis Universitas Tanjungpura 2018; Jurnalistik Tempo Institute 2019.

Tinggalkan Balasan