Media Sosial Terbaru: ELLO.CO

Facebook diblokir otoritas Indonesia? Perlu kah warga net beralih ke media sosial terbaru?

ello
Logo ELLO.CO

Media Sosial Terbaru – ELLO.CO [fa size=”13px” icon=”fa-external-link”] – Pertama kali muncul pada tahun 2014, social media platform yang “anti-iklan”/ “ad-free“. Tidak seperti Facebook, ELLO.CO mengklaim bahwa data dan aktivitas pengguna media sosial ini tidak “dijual” kepada pihak ketiga atau pihak pengiklan produk komersil, “You Are Not A Product“.

Dalam waktu yang relatif singkat setelah media sosial terbaru ini, ELLO.CO, diluncurkan, ia telah mendapat sebanyak 3 juta pengguna [fa size=”13px” icon=”fa-external-link”].

Media sosial terbaru bernama ELLO.CO tampil dengan desain yang simple dan minimalis sementara itu ELLO.CO dapat digunakan dengan dua cara yakni:

[list icon=”fa-check-circle”]

  • Mengakses ELLO.CO pada web-browser (Safari, Google Chrome, Opera); dan-atau
  • Melalui aplikasi ELLO.CO yang dapat didownload terlebih dahulu di App Store dan Play Store.

[/list]

Ello – “The Creators Network”

[ads script=”2″ ]

Kemudian pada tahun 2016 terjadi perubahan yang signifikan. Media sosial terbaru tersebut tidak hanya sekedar social media platform, akan tetapi ELLO.CO juga merupakan tempat/ sarana bagi smart and creative people untuk menampilkan hasil karya mereka. Mulai dari fotografi, ilustrasi, desain grafis, hingga karya tulis ilmiah.

Ksenia Anske [fa size=”13px” icon=”fa-external-link”] seorang penulis kelahiran Moscow – Rusia, menuturkan dalam website-nya,

Ello, Ello, Ello. The new sprig on the social media field.

Ia juga bertutur bahwa,

You can’t just “like” a post. You either comment or not. Which is true the other way around too. Your posts won’t get “likes,” but you will see the number of people who saw it. And I like this. No lazy “liking,” but real conversations.

Dari perspektif seorang penulis dunia net, maka ELLO.CO adalah tempat yang tepat bagi anda yang gemar menjahit kata mulai dari kata-kata motivasi penggugah jiwa hingga intisari dan faedah ilmiah yang diperoleh selama menuntut ilmu.

[line]

Catatan Penting:

ello
Tampilan halaman profil di ELLO.CO

[1] Segala urusan dunia asal hukumnya boleh. Sehingga dapat dimengerti bahwa dasar hukum menggunakan platform media sosial (misal seperti ELLO.CO), internet, dan semisal dengan kemutakhiran teknologi adalah Halal dan Mubah/ Boleh. Sebab buah kemutakhiran teknologi sebagaimana dimaksud hanya sebatas wasilah/ sarana yang dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang ma’ruf dan syarat akan tujuan ‘ilmiyyah syar’iyyah. Sebagaimana dimaksud dalam kaidah fiqih,

الْأَصْلُ فِي الْأَشْيَاءِ الْإِبَاحَةُ حَتَّى يَدُلَّ الدَّلِيْلُ عَلَ التَّحْرِيْمِ

Hukum asal dalam segala hal adalah boleh, hingga ada dalil yang menunjukkan akan keharamannya.

Juga kaidah fiqih yang lain,

اَلْوَسَائِلُ لَهَا أَحْكَامُ الْمَقَاصِدِ

Wasilah/ perantara/ sarana mempunyai hukum tujuannya.

[2] Hendaklah seorang muslim menggunakan buah kemutakhiran teknologi dengan asas: (i) itikad baik/ tujuan yang mulia; (ii) menghindari kemunkaran/ tidak berbuat sesuatu yang membahayakan dengannya dan-atau menimbulkan madharat (keburukan) dan mafsadat (kerusakan); (iii) menimbang asas kemanfaatan pada jalan-jalan ketaatan. Sebagaimana dikenal dalam kaidah fiqih,

لَا ضَرَرَ وَ لَا ضِرَارَ

Tidak boleh berbuat sesuatu yang membahayakan.

[3] Berpedoman kepada adab-adab muamalah/ berinteraksi sosial; terutama menjaga lisan dari perkataan yang buruk atau perkataan yang sia-sia;

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه‎‎, Rasulullāh ‎صلى الله عليه وسلم bersabda,

‎وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“… Dan barang siapa yang beriman kepada Allāh dan Hari Akhir maka hendaklah dia berkata baik atau hendaklah dia diam.” — Shahih al-Bukhari no. 6018 (كتاب الأدب).

[4] Hendaklah mengatur waktu dalam penggunaannya, sehingga pemanfaatan kemutakhiran teknologi tidak melalaikan seseorang dari ketaatan kepada Allāh عَزَّ وَجَلَّ.

[line]

[fa size=”13px” icon=”fa-pencil-square”] Author: https://ello.co/affanbinumar [fa size=”13px” icon=”fa-external-link”]
[fa size=”13px” icon=”fa-camera”] Photo by: mfakhrulmaulana [fa size=”13px” icon=”fa-external-link”]

Doa Kafaratul Majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan ber-taubat kepadamu.”
Hadits Pendek tentang Menunjukkan Kebaikan:

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca konten ini dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." - Shahih Muslim nomor 1893.
Konten Asli Protected by Copyscape

  1. Saat ini anda tengah membaca konten asli buatan Authors TemanShalih.Com;

  2. Apabila anda menukil atau membuat materi turunan (scraped content, rewritten content, duplicate content) di/untuk website lain; dalam forum komunikasi tanya-jawab; untuk penulisan naskah akademis: tugas sekolah, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi; pada sebagian/seluruhnya, tulislah URL aktif sebagai penunjuk konten rujukan;

  3. TemanShalih.Com proaktif melakukan monitoring terhadap konten yang telah terbit;

  4. Setiap konten asli yang dimuat dalam TemanShalih.Com dilindungi oleh Undang-Undang;

  5. Lihat Daftar Website yang Copy Paste Konten TemanShalih.Com.

Jazakumullah Khayran.

Agar terus menghasilkan konten yang kredibel, dukung kami dengan follow akun Instagram TemanShalih

Affan bin Umar

Affan bin Umar

Pandu Aditya Affandi, S.Kom., M.H. Pengamat perlindungan konsumen startup Islam; Duta Pelajar Indonesia-Malaysia 2007; Lulusan S1 Sistem Informasi Universitas AMIKOM 2013; Manajer PT Jatra Buana Kreasindo 2015; Former Editorial Team Jurnal Hukum Internasional Tanjungpura Law Journal 2017; Analis Data Akademik Universitas Tanjungpura 2017; Lulusan S2 Hukum Bisnis Universitas Tanjungpura 2018; Jurnalistik Tempo Institute 2019.