Makna Akal Sehat

Hadits 1:

‎لاَ طَاعَةَ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِي الْمَعْرُوفِ

“Tidak ada ketaatan dalam bermaksiat kepada Allāh, sesungguhnya ketaatan hanya dalam perkara yang ma’ruf.” – Shahih al-Albani: Sunan Abi Dawud nomor 2625, Sahih al-Bukhari nomor 7257, Sahih Muslim nomor 1840, Sunan an-Nasa’i nomor 4205.

Hadits 2:

‎لَا طَاعَةَ لِأَحَدٍ فِيْ مَعْصِيَةِ اللهِ تَبَارَكَ وَتَعَلَ

“Tidak boleh taat kepada seorang pun dalam berbuat maksiat kepada Allāh Tabaraka Wa Ta’ala (Yang Maha Suci dan Maha Tinggi).” – Shahih: Imam Ahmad (V/66). Lihat Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahihah nomor 179. Lafadzh ini (hadits ke-2) dinukil dari Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله, Birrul Walidain.

Ketaatan kepada orang tua, pemerintah, pemimpin perusahaan, kepala sekolah, dan yang semisal dengan itu bersifat muqayyad, yakni hanya ta’at dalam hal yang ma’ruf.

Sementara itu dalam kitabnya, Qowaid Fiqhiyyah (Kaidah-kaidah Fiqih Islami), Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf حفظه الله menuturkan makna kata “ma’ruf” yakni,

“… cara baik yang diterima oleh akal sehat dan kebiasaan manusia yang berlaku.”

Kemudian Abdul Hakim bin Amir Abdat حفظه الله menuturkan dalam kitab-kitabnya, di antaranya yakni kitab Syarah Aqidah Salaf (Penjelasan Aqidah Salaf), mengenai makna “akal sehat” yakni,

“… akal yang tidak bertentangan dengan wahyu al-Kitab dan as-Sunnah.”

Sehingga akal sehat dapat dimengerti sebagai akal yang sharih (tegas) yang mendahulukan wahyu daripada ra’yu (logika). Sementara ra’yu difungsikan untuk menguatkan wahyu, bukan untuk menentangnya.

Doa Kafaratul Majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan ber-taubat kepadamu.”
Hadits Pendek tentang Menunjukkan Kebaikan:

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca konten ini dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." - Shahih Muslim nomor 1893.
Konten Asli Protected by Copyscape

  1. Saat ini anda tengah membaca konten asli buatan Authors TemanShalih.Com;

  2. Apabila anda menukil atau membuat materi turunan (scraped content, rewritten content, duplicate content) di/untuk website lain; dalam forum komunikasi tanya-jawab; untuk penulisan naskah akademis: tugas sekolah, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi; pada sebagian/seluruhnya, tulislah URL aktif sebagai penunjuk konten rujukan;

  3. TemanShalih.Com proaktif melakukan monitoring terhadap konten yang telah terbit;

  4. Setiap konten asli yang dimuat dalam TemanShalih.Com dilindungi oleh Undang-Undang;

  5. Lihat Daftar Website yang Copy Paste Konten TemanShalih.Com.

Jazakumullah Khayran.

Agar terus menghasilkan konten yang kredibel, dukung kami dengan follow akun Instagram TemanShalih

teman shalih

teman shalih

Media online pendidikan aqidah sunnah dan manhaj salaf. Terbit sejak Juni 2016. Semula berkembang di Pontianak, Kaliamantan Barat. Kini telah berpindah home-base ke Bogor, Jawa Barat. Mengedepankan adab-adab dan kaidah ilmiah dalam membuat konten: Hadits Pendek, Arti Kata, Fatwa Ulama, Murojaah Online, Doa Shahih, Syair Arab, Informasi Akademik & Beasiswa, Kaidah Fiqih.