HomeArti KataArti Kata Lamam
lamam teman shalih

Arti Kata Lamam

Arti Kata 0 likes 89 views share

Allah عزَ وجل berfirman,

وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ لِيَجْزِيَ الَّذِينَ أَسَاءُوا بِمَا عَمِلُوا وَيَجْزِيَ الَّذِينَ أَحْسَنُوا بِالْحُسْنَى

الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ إِلَّا اللَّمَمَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ ۚ هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنشَأَكُم مِّنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ ۖ فَلَا تُزَكُّوا أَنفُسَكُمْ ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَىٰ

Terjemah,

“Dan kepunyaan Allah segala yang di langit dan segala yang di bumi. (Dengan demikian) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga).

(Yaitu) mereka yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji, kecuali kesalahan-kesalahan kecil. Sungguh, Tuhanmu Mahaluas ampunan-Nya. Dia mengetahui tentang kamu, sejak Dia menjadikan kamu dari tanah lalu ketika kamu masih janin dalam perut ibumu. Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dia mengetahui tentang orang yang bertaqwa. – Q.S. An-Najm (Bintang), surat ke- 53, ayat nomor 31 – 32.

Tafsir,

Allah memiliki segala yang di langit dan di bumi; agar Dia membalas para pelaku kejahatan dengan hukuman atas kejahatan yang telah mereka kerjakan itu dan membalas orang-orang yang berbuat baik dengan surga.

Mereka adalah orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, kecuali lamam, yaitu dosa-dosa kecil yang tidak dilakukan secara terus-menerus oleh pelakunya atau yang dilakukan oleh seorang hamba dengan jarang-jarang.

Hal ini jika disertai dengan dilaksanakannya kewajiban dan dijauhinya hal-hal yang diharamkan maka Allah akan mengampuni dan menutupi dosa mereka ini.

Sungguh Allah itu maha luas ampunan-Nya dan Mahatahu tentang kondisi kalian ketika Dia menciptakan ayah kalian, Adam, dari tanah; juga ketika kalian masih berwujud janin di perut ibu; maka janganlah memuji diri sendiri dan mengatakannya sebagai diri yang bertaqwa.

Dia lebih tahu siapa di antara hamba-hamba-Nya yang takut kepada hukuman-Nya lalu menjauhi kemaksiatan-kemaksiatan-Nya. – Tim Ulama Mushaf Syarif Mujamak Malik Fahd. 1437 H/ 2016 M. Terjemah At-Tafsir Al-Muyassar. Surakarta: YSPII & Al-Qowam Group. – Kitab terjemah dari judul asli: At-Tafsirul Muyassaru (mushaf al-Madinah an-Nabawiah).

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer