HomeDaftar12 Kiat Membangun Mental Tangguh
mental tangguh

12 Kiat Membangun Mental Tangguh

Daftar Intisari Cahaya Ilmu 0 likes 195 views share

Mental Tangguh: Barangsiapa yang berkeinginan untuk memiliki cita-cita dan kemauan keras, berkeinginan untuk mengejar ketertinggalannya, maka hal itu adalah mudah dan dengan kemampuannya ia dapat meninggikan kemauan dan cita-citanya dengan mencurahkan faktor-faktor yang mendukung hal itu. Berkenaan dengan hal ini maka Nabi Shalallaahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

إِنَّمَا الْعِلْمُ بِالتَّعَلُّمِ وَإِنَّمَا الْحِلْمُ بِالتَّحَلُّمِ وَمَنْ يَتَحَرَّ الْخَيْرَ يُعْطَهُ وَمَنْ يَتَوَقَّ الشَّرَّ يُوْقَهُ

“Sesungguhnya ilmu pengetahuan itu adalah dengan belajar, dan sesungguhnya sifat lemah lembut itu adalah dengan bersikap lemah lembut. Barangsiapa yang berupaya mencari kebaikan, niscaya diberikan kepadanya, dan barangsiapa yang berupaya menghindari keburukan, niscaya terhindar darinya.” – Lihat as-Silsilah ash-Shahiihah karya al-Albani, nomor 342.

Kemauan dan cita-cita tinggi itu adalah akhlaq mulia, sementara akhlaq itu sendiri dapat berubah dan bukan sesuatu yang mustahil atau tidak mungkin untuk melakukan perubahan.



Ada beberapa (12) langkah dalam upaya untuk membangun mental dan berkemauan keras, antara lain:

  • Ber-aqidah lurus;
  • Keteguhan beriman kepada Allah ‘Azza Wa Jalla;
  • Berdoa;
  • Menumbuhkan sifat malu;
  • Membaca al-Qur’an dengan penghayatan;
  • Menghindari mental gemar dengan kemewahan (Hubbu Dunya/ Cinta Dunia) dan bersenang-senang;
  • Hendaknya bertukar pikiran dengan para ahli pikir yang aktif;
  • Menerima kritikan yang membangun dan nasihat yang terarah;
  • Niat yang suci dan ikhlas dalam bekerja;
  • Mempelajari jalan hidup Nabi Shalallaahu ‘Alaihi Wa Sallam, Para Shahabat Radhiy-Allaahu-‘Anhum dan para ‘Ulama;
  • Bergaul dengan orang-orang yang baik dan mereka yang memiliki cita-cita dan kemauan tinggi;
  • Sabar dan memantapkan kesabaran (bersabar dalam ketaatan).

Apabila saudara telah memenuhi keduabelas hal dimaksud di atas hendaklah berusaha untuk tetap berada dalam keadaan yang baik. Namun apabila ada satu di antaranya yang belum dimiliki, hendaknya saudara merenungkan kembali (muhasabah) dan bersemangat untuk memenuhi keduabelas aspek tersebut di atas.


Ketahui Lebih Lanjut: 10 Indikasi Orang yang Bercita-Cita Rendah  

Maraaji’:

  • Husain Muhammad Syamir,  31 Sebab Lemahnya Iman, (Jakarta: Darul Haq, 1434 H/ 2013 M), hal. 142-143.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer