Kiat-Kiat Meraih Gelar Cinta Sejati

Apabila setiap pemuda muslim, setidaknya sebagian dari mereka, memiliki hati yang ikhlas dalam hidup seperti ini, InsyaAllah tidak akan banyak didapati fenomena merasa takut dalam meraih masa depan,

“… Aku ga mau dipenuhi dengan prasangka yang buruk, kalaupun ga dengan dia (a), aku juga ga bakal dengan dia (b). Toh jodoh pun sesuai keadaan keimanan yang ada pada diri masing-masing hamba. Aku ga berat mikirin masalah jodoh kok, yang aku pikirin kadar kebaikan aku aja, kalau aku masih buruk ya aku perbaiki untuk kebaikanku di hadapan Allāh َتَبَارَكَ وَتَعَال. Sementara kalau aku cenderung baik, semoga Allāh عَزَّ وَجَلَّ memudahkan langkahku untuk istiqamah dengan itu dan ditambah lagi kadarnya untuk kebaikanku juga, I do good for myself-first and because of Allāh عَزَّ وَجَلَّ (Aku berbuat baik tanpa mengharap pujian).”

Catatan Penting:

  1. Hubungan cinta yang hakiki tidak dimulai dengan “Siapa yang Ngaku Cinta duluan” akan tetapi “Siapa yang Menikahinya”; Jadi jangan ada klaim “dia milikku” sebelum menikahinya. (First-to-File, not First-to-Claim);
  2. Kalaupun ingin “dia terjaga untukku” sebelum menikah, maka seseorang itu dapat mengambil langkah khitbah/melamar perempuan yang hendak ia nikahi. Perkara ini dapat secara tuntas dikaji di dalam kitab-kitab yang membawakan bab Nikah. Di antaranya yakni Pernikahan & Hadiah Untuk Pengantin, karya Abdul Hakim bin Amir Abdat (Abu Unaisah) hafizhahullaah. Panduan Keluarga Sakinah, karya Yazid bin Abdul Qadir Jawas (Abu Fathi) hafizhahullaah. Serta beberapa buku kecil masyhur seperti Kiat-Kiat Memilih Istri Idaman, dan Sejak Memilih, Meminang, Hingga Menikah Sesuai Sunnah;
  3. Limadza al-Khauf Minal Mustaqbal; ( لماذا الخوف من المستقبل ); Jangan Takut Menatap Masa depan.

Alhamdulillah; Segala Puji bagi Allāh عَزَّ وَجَلَّ yang dengan sebab kehendak-Nya seseorang berbuat baik, dan dengan sebab nikmat-nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.

Ta’lif (Penyusun): Abu Shofi Ibnu Umar/Hilma Ar.

‎وَاللهُ أَعْلَم

Doa Kafaratul Majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan ber-taubat kepadamu.”
Hadits Pendek tentang Menunjukkan Kebaikan:

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca konten ini dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." - Shahih Muslim nomor 1893.
Konten Asli Protected by Copyscape

  1. Saat ini anda tengah membaca konten asli buatan Authors TemanShalih.Com;

  2. Apabila anda menukil atau membuat materi turunan (scraped content, rewritten content, duplicate content) di/untuk website lain; dalam forum komunikasi tanya-jawab; untuk penulisan naskah akademis: tugas sekolah, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi; pada sebagian/seluruhnya, tulislah URL aktif sebagai penunjuk konten rujukan;

  3. TemanShalih.Com proaktif melakukan monitoring terhadap konten yang telah terbit;

  4. Setiap konten asli yang dimuat dalam TemanShalih.Com dilindungi oleh Undang-Undang;

  5. Lihat Daftar Website yang Copy Paste Konten TemanShalih.Com.

Jazakumullah Khayran.

Agar terus menghasilkan konten yang kredibel, dukung kami dengan follow akun Instagram TemanShalih

teman shalih

teman shalih

Media online pendidikan aqidah sunnah dan manhaj salaf. Terbit sejak Juni 2016. Semula berkembang di Pontianak, Kaliamantan Barat. Kini telah berpindah home-base ke Bogor, Jawa Barat. Mengedepankan adab-adab dan kaidah ilmiah dalam membuat konten: Hadits Pendek, Arti Kata, Fatwa Ulama, Murojaah Online, Doa Shahih, Syair Arab, Informasi Akademik & Beasiswa, Kaidah Fiqih.