HomeIntisari Cahaya IlmuKiat Ikhlas Menuntut Ilmu
kiat ikhlas menuntut ilmu teman shalih

Kiat Ikhlas Menuntut Ilmu

Intisari Cahaya Ilmu 0 likes 110 views share

Apabila ada yang bertanya, “Bagaimana caranya agar ikhlas menuntut ilmu?” Maka jawabannya, yakni agar ikhlas menuntut ilmu, dapat dicapai dengan beberapa cara yaitu:

1. Niat Memenuhi Perintah Allah ‘Azza Wa Jalla

Seseorang itu harus berniat menuntut ilmu untuk menjalankan perintah Allah ‘Azza Wa Jalla, karena memang Allah ‘Azza Wa Jalla memerintahkannya. Allah ‘Azza Wa Jalla berfirman,

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ

Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Ilah (Yang Haq) melainkan Allah …” – Q.S. Muhammad [surat ke-47]: ayat nomor 19.

Dalam ayat ini Allah ‘Azza Wa Jalla menganjurkan untuk menuntut ilmu, dan anjuran untuk melakukan sebuah perbuatan berarti perbuatan tersebut dicintai, diridhai dan diperintahkan oleh-Nya.

2. Berniat Menjaga Syari’at Allah ‘Azza Wa Jalla

Seseorang itu harus berniat untuk menjaga syari’at Allah, karena menjaga syari’at Allah dapat dilakukan dengan belajar, baik dengan cara menghafal, menulis serta mengarang kitab.

3. Berniat Membela Syari’at Allah ‘Azza Wa Jalla

Seseorang itu hendaknya berniat juga untuk membela syari’at Allah, karena seandainya tidak ada ‘Ulama maka syari’at ini tidak akan terjamin kebenarannya, juga tidak ada seorang pun yang akan membelanya. Oleh karena itu Syaikhul Islam Ibnu Taymiyyah dan para ‘Ulama lainnya yang membantah ahli bid’ah dan menjelaskan kesesatan-nya, kita dapati mereka memperoleh banyak kebaikan.

4. Berniat Mutaba’ah/ Mengikuti Ajaran Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wa Sallam

Sebab seorang muslim tidak mungkin dapat mengikuti ajaran Rasulullah dengan manhaj (sifat dan cara beragama) yang benar kecuali jika dirinya mengetahuinya terlebih dahulu dengan cara menuntut ilmu Agama yang shahih dengan sifat dan cara pengamalan yang benar.

Diintisarikan dari:

  • Syaikh Muhammad bin Shalih al-’Utsaimin. 1424 H/ 2003 M. Syarah Adab & Manfaat Menuntut Ilmu (Syarh Hilyah Thaalibil ‘Ilmi). Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer