Khusnu Zhann: Asal-usul Perintah Berprasangka Baik Kepada Orang Lain

Hukum asal seorang yang beragama Islam (muslim) adalah jujur dan dapat dipercaya. Namun demikian, perintah khusnu zhann terhadap orang lain bukan berarti seorang muslim menjadi lalai sehingga dirinya pun mudah ditipu; tidak menyadari dan tidak mengambil pelajaran.

Mungkin kita pernah mendengar pepatah (peribahasa) yang berbunyi, “Seseorang tidak akan jatuh kedalam lubang yang sama dua kali,” ternyata kalimat tersebut bersumber dari hadits.

Dalam hadits pendek berikut ini, Rasulullah shalallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

لاَ يُلْدَغُ الْمُؤْمِنُ مِنْ جُحْرٍ وَاحِدٍ مَرَّتَيْنِ

Transliterasi matan hadits, “Laa yul daghul mu’minu min juhrin wahidin marratayni.”

Terjemah hadits, “Seorang mukmin tidak akan terjatuh dalam satu lubang yang sama dua kali.” – H.R. Bukhari nomor 6133 (كتاب الأدب) dan Muslim nomor 2998 (كتاب الزهد والرقائق), dari Abu Hurairah radhiy-allaahu-‘anhu.

Al Khaththabi berkata, “Makna hadits tersebut bahwasanya seorang mukmin yang terpuji ialah yang cerdas yang tidak mudah ditipu karena kelalaian, yang mana ia selalu ditipu tanpa menyadari hal tersebut dan tidak merasakannya.”

Berprasangka buruk (Su’u Zhann) dengan adanya bukti-bukti atau indikasi-indikasi yang mengarah kepada prasangka tersebut tidaklah dilarang, dan tidak pula harom.

Dr. Shalih bin Furaih al-Bahlal. 1440 H/2018 M. Petunjuk Nabi Dalam Bermuamalah. Depok: Khazanah Fawa’id. hlm. 100-101.

Doa Kafaratul Majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan ber-taubat kepadamu.”
Hadits Pendek tentang Menunjukkan Kebaikan:

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca konten ini dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." - Shahih Muslim nomor 1893.
Konten Asli Protected by Copyscape

  1. Saat ini anda tengah membaca konten asli buatan Authors TemanShalih.Com;

  2. Apabila anda menukil atau membuat materi turunan (scraped content, rewritten content, duplicate content) di/untuk website lain; dalam forum komunikasi tanya-jawab; untuk penulisan naskah akademis: tugas sekolah, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi; pada sebagian/seluruhnya, tulislah URL aktif sebagai penunjuk konten rujukan;

  3. TemanShalih.Com proaktif melakukan monitoring terhadap konten yang telah terbit;

  4. Setiap konten asli yang dimuat dalam TemanShalih.Com dilindungi oleh Undang-Undang;

  5. Lihat Daftar Website yang Copy Paste Konten TemanShalih.Com.

Jazakumullah Khayran.

Agar terus menghasilkan konten yang kredibel, dukung kami dengan follow akun Instagram TemanShalih

Affan bin Umar

Affan bin Umar

Pandu Aditya Affandi, S.Kom., M.H. Pengamat perlindungan konsumen startup Islam; Duta Pelajar Indonesia-Malaysia 2007; Lulusan S1 Sistem Informasi Universitas AMIKOM 2013; Manajer PT Jatra Buana Kreasindo 2015; Former Editorial Team Jurnal Hukum Internasional Tanjungpura Law Journal 2017; Analis Data Akademik Universitas Tanjungpura 2017; Lulusan S2 Hukum Bisnis Universitas Tanjungpura 2018; Jurnalistik Tempo Institute 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *