Jahiliyah: Arti dan Pembagiannya

Jahiliyah: Arti dan Pembagiannya
Gambar arti kata jahiliyah.

Arti Jahiliyah

Jahiliyah (teks Arab: جَاهِلِيَةْ) artinya: Kebodohan, yaitu suatu zaman yang ciri utamanya adalah mengagungkan selain Allah dengan disembah, dipuja, dipatuhi dan ditaati.

10 Malam Terakhir: Jangan Sampai Salah Baca, Ketahuilah Doa Lailatul Qadar yang Shahih

Ciri lainnya adalah kebobrokan mental dan kerusakan akhlaq, seperti zaman sebelum Islam yang dibawa oleh Rasulullah shalallaahu ‘alayhi wa sallam.

Pembagian Jahiliya

Jahl (Arab: الجَهْل); adalah kebodohan. Sebagaimana diterangkan dalam artikel Apa arti kata: ‘Ilm, Yaqin, Zhann, Syakk, Wahm, Jahl Basith & Murakkab?.

Jahl terbagi kedalam dua macam:

Pertama, Jahl Basith/ (الجَهْلُ الْبَسِيْطُ), sama sekali tidak mengetahui. Dapat juga disebut sebagai kebodohan yang ringan yakni seseorang itu tidak mengetahui namun dia menyadari bahwa dirinya tidak mengetahui.

Contoh: jika seseorang ditanya, “Kapan terjadinya perang Badar?” lalu dia menjawab, “Saya tidak tahu.”

Kedua, Jahl Murakkab/ (الجَهْلُ الْمُرَكَّبُ), kebodohan yang berat yakni seseorang itu tidak mengetahui namun dia mengaku mengetahui.

Contoh: jika seseorang ditanya, “Kapan terjadinya perang Badar?” lalu dia menjawab, “Pada tahun ke-tiga Hijriah (padahal yang benar tahun ke-dua Hijriah).”

Alhamdulillah. Anda telah selesai mengkaji sebuah konten ilmiah. Bacalah doa berikut ini:
Doa Kafaratul Majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan ber-taubat kepadamu.”
Hadits Pendek tentang Menunjukkan Kebaikan:

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca konten ini dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." - Shahih Muslim nomor 1893.
Konten Asli Protected by Copyscape

  1. Saat ini anda tengah membaca konten asli buatan Authors TemanShalih.Com;

  2. Apabila anda menukil atau membuat materi turunan (scraped content, rewritten content, duplicate content) di/untuk website lain; dalam forum komunikasi tanya-jawab; untuk penulisan naskah akademis: tugas sekolah, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi; pada sebagian/seluruhnya, tulislah URL aktif sebagai penunjuk konten rujukan;

  3. TemanShalih.Com proaktif melakukan monitoring terhadap konten yang telah terbit;

  4. Setiap konten asli yang dimuat dalam TemanShalih.Com dilindungi oleh Undang-Undang;

  5. Lihat Daftar Website yang Copy Paste Konten TemanShalih.Com.

Jazakumullah Khayran.
Tulisan ini memuat featuring image. Sumber: Kontributor.

Agar terus menghasilkan konten yang kredibel, dukung kami dengan follow akun Instagram TemanShalih dan Roadio.ID

Affan bin Umar

Penulis Artikel: Pandu Aditya Affandi, S.Kom., M.H. // Disclaimer Penulis // Biografi penulis: Pengamat perlindungan konsumen startup Islam; Duta Pelajar Indonesia-Malaysia 2007; Lulusan S1 Sistem Informasi Universitas AMIKOM 2013; Manajer PT Jatra Buana Kreasindo 2015; Former Editorial Team Jurnal Hukum Internasional Tanjungpura Law Journal 2017; Analis Data Akademik Universitas Tanjungpura 2017; Lulusan S2 Hukum Bisnis Universitas Tanjungpura 2018; Jurnalistik Tempo Institute 2019; Analis Kerja Sama Luar Negeri 2021.

This Post Has One Comment

Comments are closed.