Senin, Oktober 18, 2021
BerandaFatwa UlamaHukum Fotografi Pada Dasarnya Dibolehkan

Hukum Fotografi Pada Dasarnya Dibolehkan

Bahwa hukum fotografi itu pada dasarnya dibolehkan, ini adalah pendapat al-Muthi’i, Ibnu ‘Utsaimin, dan yang lainnya.

Hukum bolehnya fotografi hal tersebut didasari oleh 3 (tiga) hal:

1. Fotografi Tidak Sama Dengan Menggambar

Fotografi tidak termasuk “menggambar” secara hakiki menurut syara’ maupun menurut bahasa. Karena seseorang dikatakan menggambar adalah apabila dirinya mengadakan sesuatu yang tertentu dan keadaan bentuk yang tertentu pula. Sebagaimana makna (صِوَّرَ) yang ditunjukkan dalam firman Allah عزَ وجل,

هُوَ الَّذِي يُصَوِّرُكُمْ فِي الْأَرْحَامِ كَيْفَ يَشَاءُ ۚ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Dia-lah yang membentuk kamu dalam rahim menurut yang Dia kehendaki. – Q.S. Ali ‘Imran (Keluarga ‘Imran) [3] : 6.

Tafsirnya,

[perfect_quotes id=”3904″]

Dan pada firman-Nya,

فِي أَيِّ صُورَةٍ مَّا شَاءَ رَكَّبَكَ

“Dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun tubuhmu.” – Q.S. Al-Infithar (Terbelah) [82]: 8.

Tafsirnya,

[perfect_quotes id=”3905″]

Dan Allah عزَ وجل berfirman,

وَصَوَّرَكُمْ فَأَحْسَنَ صُوَرَكُمْ

“… Dan membentukmu lalu memperindah rupamu …” – Q.S. Ghafir (Yang Mengampuni) [40]: 64.

2. Fotografi Hanya Memantulkan Bentuk

Inilah makna (التصور); “tashwir“; “menggambar = membentuk” yang secara bahasa ditetapkan oleh Al-Qur’an dalam menentukan halal dan haramnya menggambar.

Sementara itu di dalam proses fotografi tidak terdapat makna menjadikan atau memunculkan bentuk yang sebelumnya tidak ada. Fotografi hanyalah memantulkan sebuah bentuk benda yang telah ada dalam keadaan terbalik.

3. Bukan Foto Aurat

Demikian pula harus diperhatikan bahwa kebolehan menggunakan alat fotografi tidak berbicara masalah konten gambar atau foto yang dihasilkan berikut penggunaannya. Karena para ulama telah sepakat bahwa tidak boleh melihat aurat yang diharamkan atau yang melalaikan ibadah.

Mereka pun sepakat bahwa menggantung atau memasang sesuatu, baik berupa gambar, foto, jimat atau benda-benda lainnya, dengan tujuan untuk diagungkan maka itu diharamkan.

Catatan: Lajnah Daimah Arab Saudi mengharamkan fotografi, kecuali untuk foto identitas seperti KTP, Paspor, dan yang semisal dengan itu yang diperintahkan oleh negara. Artinya dari sekian banyak pendapat ulama salaf dan lembaga majelis ulama dapat dimengerti bahwa penggunaan fotografi dibolehkan dengan syarat yang ketat.

Maraaji’ (Senarai Pustaka):

  • Himpunan Para Ulama. 1436 H/ 2015 M. Hukum Musik & Gambar Berdasar Al-Qur’an dan As-Sunnah. Bogor: Pustaka Ibnu ‘Umar.
  • Tim Ulama Mushaf Syarif Mujamak Malik Fahd. 1437 H/ 2016 M. Terjemah Tafsir Al-Muyassar. Surakarta: YSPII & Al-Qowam Group. – Kitab terjemah dari judul asli: At-Tafsirul Muyassaru (mushaf al-Madinah an-Nabawiah).
Sumber: Maraaji' (Senarai Pustaka).
Alhamdulillah. Anda telah selesai mengkaji sebuah konten ilmiah. Bacalah doa berikut ini:
Doa Kafaratul Majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan ber-taubat kepadamu.”
Hadits Pendek tentang Menunjukkan Kebaikan:

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca konten ini dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." - Shahih Muslim nomor 1893.
Konten Asli Protected by Copyscape

  1. Saat ini anda tengah membaca konten asli buatan TemanShalih.Com;

  2. Apabila anda menukil atau membuat materi turunan (scraped content, rewritten content, duplicate content) di/untuk website lain; dalam forum komunikasi tanya-jawab; untuk penulisan naskah akademis: tugas sekolah, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi; pada sebagian/seluruhnya, tulislah URL aktif sebagai penunjuk konten rujukan;

  3. TemanShalih.Com proaktif melakukan monitoring terhadap konten yang telah terbit;

  4. Setiap konten asli yang dimuat dalam TemanShalih.Com dilindungi oleh Undang-Undang.

teman shalihhttps://temanshalih.com
Media online informasi akademik muslim dan edukasi kontra terorisme. Terbit sejak Ramadhan 1437 H/Juni 2016 M. Mengedepankan adab-adab dan kaidah ilmiah dalam membuat konten ilmiah. Jazakumullah Khairan.
KONTEN TERKAIT
- Advertisment -