HomeIntisari Cahaya IlmuHarus Dilakukan Sebelum Usia 28 Tahun
usia 28 teman shalih

Harus Dilakukan Sebelum Usia 28 Tahun

Intisari Cahaya Ilmu 4 likes 144 views share

Seseorang berakhir masa perkembangan akalnya pada usia 28 (duapuluh delapan) tahun. Maka sungguh merugi para pemuda (mukallaf) yang menghabiskan masa mudanya dalam urusan sia-sia yang banyak menghabiskan waktu dan tenaga. Berbahagialah mereka yang telah dikaruniai oleh Allāh عَزَّ وَجَلَّ akal yang cemerlang untuk memikirkan nasehat-nasehat Allāh عَزَّ وَجَلَّ.

Hawa Nafsu Mengajak Kepada Kenikmatan Semu

Mereka (yang berbahagia) yang mendahulukan akal daripada hawa nafsu, sebab hawa nafsu itu cenderung mengajak kepada kenikmatan semu yang sifatnya sementara tanpa berpikir panjang tentang akibatnya. Dia hanya ingin mendapatkan kenikmatan syahwat seketika itu juga, sekalipun sebenarnya dia adalah penyebab kesengsaraan di dunia dan akhirat. Orang yang akalnya sehat sudah barang tentu menahan jiwa untuk merasakan kenikmatan yang dapat menyebabkan kesengsaraan. Dia juga akan meninggalkan keinginan syahwat yang menimbulkan penyesalan.

Apabila Hawa Nafsu Menguasai

Apabila seorang yang berakal telah mengetahui bahwa hawa nafsu lebih sering menguasai, maka dia harus selalu meletakkan akal sebagai hakim pada semua masalah yang dihadapi. Sebab akal juga yang akan memerintahkan seseorang untuk lebih berhati-hati ketika terjerembab dalam masalah yang penuh tipuan, sehingga dia berhasil selamat dari keburukan yang akan membinasakannya.

Ikhtisar:

  • Ibnul Jauzy, Belenggu Nafsu; Kiat-Kiat Jitu Membebaskan Diri dari Syahwat, (Jakarta Selatan : Pustaka Azzam, 1434 H/2013 M), hal. 20-29.
#JDDAR

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer