Minggu, Agustus 1, 2021
BerandaHaditsHadits Pendek Tentang Berbuat Dosa Terang-terangan

Hadits Pendek Tentang Berbuat Dosa Terang-terangan

Berikut ini adalah hadits pendek tentang berbuat dosa secara terang-terangan,

كُلُّ أُمَّتِي مُعَافًى إِلاَّ الْمُجَاهِرِينَ

Transliterasi matan hadits: Kullu Ummatin Mu’affan Illa al-Mujaahiriin.

Terjemah hadits: “Setiap umatku dosanya akan dimaafkan kecuali mujahirin (orang yang berbuat dosa secara terang-terangan). “… – Shahih al-Bukhari nomor 6069 (كتاب الأدب), Shahih Muslim nomor 2990 (كتاب الزهد والرقائق) dengan lafazh (كُلُّ أُمَّتِي مُعَافَاةٌ إِلاَّ الْمُجَاهِرِينَ).

Contoh Perbuatan Maksiat secara Terang-terangan

Pahala dan dosa tidak dapat dipastikan secara mutlak kecuali telah dijelaskan dalam nash al-Kitab dan Hadits.

Setiap perbuatan baik yang sesuai dengan al-Kitab dan Hadits disebut amal shalih yang berkonsekuensi kepada pahala maupun ganjaran di dunia. Dan setiap perbuatan buruk disebut perbuatan maksiat apabila pelakunya adalah seorang mukallaf, dan setiap maksiat dan/atau penyimpangan berkonsekuensi kepada dosa, adzab dan/atau uqubah.

Dalam kitabnya, Kitabul Iman (Kitab Al-Iman), Syaikhul Islam ibn Taymiyyah menuturkan bahwa setiap penyimpangan itu memiliki kadar atau tingkatan, sebagaimana keimanan juga memiliki tingkatan yang berbeda-beda. Oleh karenanya ada perbedaan penyebutan: orang yang beriman disebut muslim, orang yang bertaqwa disebut mukmin, dan yang terbaik di antara mukmin disebut muhsin.

Berikut ini adalah contoh perbuatan maksiat dan/atau penyimpangan terhadap sunnah yang dilakukan secara terang-terangan:

  1. Merokok (karena biasanya dilakukan di tempat umum);
  2. Ghibah;
  3. Membuka Aib Orang Lain;
  4. Tajassus;
  5. Berpacaran;
  6. Tidak berkerudung dan tidak menutup aurat;
  7. Jilboobs;
  8. Musbil (Isbal);
  9. Memelihara kumis (tidak mencukur kumis);
  10. Mencukur jenggot;
  11. Mencukur alis;
  12. Laki-laki berpenampilan seperti wanita;
  13. Wanita berpenampilan seperti laki-laki;
  14. Berpakaian tetapi telanjang;
  15. Tasyabbuh bil Kuffar;
  16. Mewarnai rambut dengan warna hitam;
  17. Mengerjakan amaliah bid’ah (yasinan setiap kamis malam, tahlilan orang yang meninggal, dzikir secara berjamaah, merayakan hari kelahiran/ulang tahun, qunut subuh terus menerus).
Alhamdulillah. Anda telah selesai mengkaji sebuah konten ilmiah. Bacalah doa berikut ini:
Doa Kafaratul Majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan ber-taubat kepadamu.”
Hadits Pendek tentang Menunjukkan Kebaikan:

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca konten ini dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." - Shahih Muslim nomor 1893.
Konten Asli Protected by Copyscape

  1. Saat ini anda tengah membaca konten asli buatan Penulis TemanShalih.Com;

  2. Apabila anda menukil atau membuat materi turunan (scraped content, rewritten content, duplicate content) di/untuk website lain; dalam forum komunikasi tanya-jawab; untuk penulisan naskah akademis: tugas sekolah, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi; pada sebagian/seluruhnya, tulislah URL aktif sebagai penunjuk konten rujukan;

  3. TemanShalih.Com proaktif melakukan monitoring terhadap konten yang telah terbit;

  4. Setiap konten asli yang dimuat dalam TemanShalih.Com dilindungi oleh Undang-Undang;

  5. Lihat Daftar Website yang Copy Paste Konten TemanShalih.Com.

Jazakumullah Khayran.
Tulisan ini memuat featuring image. Sumber: Kontributor.

Agar terus menghasilkan konten yang kredibel, dukung kami dengan follow akun Instagram TemanShalih. Jazakumullah Khairan.

Zain
Zaenuri, S.E. Lulusan D3 Manajemen Informasi dan Dokumen Universitas Indonesia 2015; Lulusan S1 Manajemen Perbanas Institute 2019.
KONTEN TERKAIT

7 KOMENTAR

        • Pahala dan dosa, ganjaran kebaikan dan siksa, tidak bisa dipastikan secara ra’yu akal logika semata. Kecuali yang sudah diterangkan dalam Nash kitabullah dan hadits. Mungkin ada sebagian dari kaum muslimin di Indonesia yang belum memahami kaidah tersebut. Termasuk Anda, dan orang-orang yang semisal dengan Anda. Teruslah berusaha menuntut ilmu Agama yang shahih, sungguh jika Allah berkehendak untuk memberikan kebaikan pada seorang hamba, maka Dia akan memberikan kepahaman Agama.

        • Perkara Sunnah dengan Bid’ah sudah jelas sebagaimana jelas perbedaan antara siang dengan malam, panas dengan dingin. Hanya orang-orang yang penuh dengan syubhat-lah yang sulit memahami. Kajian rutin sunnah membicarakan aqidah dan manhaj rutin diadakan, baik yang sifatnya mingguan atau pun secara khusus sekolah-sekolah sunnah. Cobalah untuk berpikir dan berbicara yang terstruktur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Open chat