HomeFatwa UlamaFotografi Pada Dasarnya Dibolehkan
fotografi morocco

Fotografi Pada Dasarnya Dibolehkan

Fatwa Ulama Intisari Cahaya Ilmu 0 likes 326 views share

Bahwa fotografi itu pada dasarnya dibolehkan, ini adalah pendapat al-Muthi’i, Ibnu ‘Utsaimin, dan yang lainnya.

Hal tersebut didasari oleh 3 (tiga) hal:

1. Pertama

Fotografi tidak termasuk “menggambar” secara hakiki menurut syara’ maupun menurut bahasa. Karena seseorang dikatakan menggambar adalah apabila dirinya mengadakan sesuatu yang tertentu dan keadaan bentuk yang tertentu pula. Sebagaimana makna (صِوَّرَ) yang ditunjukkan dalam firman Allah عزَ وجل,

هُوَ الَّذِي يُصَوِّرُكُمْ فِي الْأَرْحَامِ كَيْفَ يَشَاءُ ۚ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Dia-lah yang membentuk kamu dalam rahim menurut yang Dia kehendaki.” ~ Q.S. Ali ‘Imran (Keluarga ‘Imran) [3] : 6.

Tafsirnya,

Dia jua yang menciptakan kalian di dalam rahim bunda kalian sebagaimana yang Dia kehendaki berupa laki-laki atau perempuan, baik atau buruk (rupanya), serta apakah sengsara atau bahagia (hidupnya). Tidak ada sembahan selain-Nya yang berhak diibadahi dengan haq. Dia Mahaperkasa tanpa bisa dikalahkan, serta maha bijaksana dalam segala urusan dan pengaturan-Nya.- Tafsir Surat Ali 'Imran (Keluarga 'Imran) ayat 6, At-Tafsirul Muyassaru (mushaf al-Madinah an-Nabawiah)

Dan pada firman-Nya,

فِي أَيِّ صُورَةٍ مَّا شَاءَ رَكَّبَكَ

“Dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun tubuhmu.” ~ Q.S. Al-Infithar (Terbelah) [82]: 8

Tafsirnya,

Wahai manusia yang ingkar terhadap Hari Kebangkitan, apakah yang telah menjadikanmu terperdaya sehingga engkau durhaka terhadap Rabb-mu yang Maha Pemurah, banyak berbuat baik, serta selayaknya disyukuri dann ditaati itu? Bukankah Dia yang telah menciptakanmu, lantas menyempurnakan ciptaanmu dan menjadikan susunah tubuhmu seimbang? Dia juga membentukmu untuk menjalankan tugas-tugasmu dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki.- Tafsir Surat Al-Infithar (Terbelah) ayat 6 s.d. 8, At-Tafsirul Muyassaru (mushaf al-Madinah an-Nabawiah)

Dan Allah عزَ وجل berfirman,

وَصَوَّرَكُمْ فَأَحْسَنَ صُوَرَكُمْ

“… Dan membentukmu lalu memperindah rupamu …” ~ Q.S. Ghafir (Yang Mengampuni) [40]: 64.

2. Kedua

Inilah makna (التصور); “tashwir“; “menggambar = membentuk” yang secara bahasa ditetapkan oleh Al-Qur’an dalam menentukan halal dan haramnya menggambar.

Sementara itu di dalam proses fotografi tidak terdapat makna menjadikan atau memunculkan bentuk yang sebelumnya tidak ada. Fotografi hanyalah memantulkan sebuah bentuk benda yang telah ada dalam keadaan terbalik.

3. Ketiga

Demikian pula harus diperhatikan bahwa kebolehan menggunakan alat fotografi tidak berbicara masalah konten gambar atau foto yang dihasilkan berikut penggunaannya. Karena para ulama telah sepakat bahwa tidak boleh melihat aurat yang diharamkan atau yang melalaikan ibadah. Mereka pun sepakat bahwa menggantung atau memasang sesuatu, baik berupa gambar, foto, jimat atau benda-benda lainnya, dengan tujuan untuk diagungkan maka itu diharamkan.

KETAHUI LEBIH LANJUT: Fatwa Komite Tetap (Lajnah Daimah) Tentang Fotografi Makhluk Hidup (Haram; Kecuali untuk Foto Identitas).

#JDDAR

Maraaji’ (Senarai Pustaka):

  • Himpunan Para Ulama. 1436 H/ 2015 M. Hukum Musik & Gambar Berdasar Al-Qur’an dan As-Sunnah. Bogor: Pustaka Ibnu ‘Umar.
  • Tim Ulama Mushaf Syarif Mujamak Malik Fahd. 1437 H/ 2016 M. Terjemah Tafsir Al-Muyassar. Surakarta: YSPII & Al-Qowam Group. – Kitab terjemah dari judul asli: At-Tafsirul Muyassaru (mushaf al-Madinah an-Nabawiah).

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer