Fotografi: Apa hukum foto bagi orang yang terpaksa?

Fatwa Syaikh Bin Baz. Jilid IX.

(Nomor bagian 9; Halaman 390)

Hukum Foto bagi Orang yang Terpaksa

Pertanyaan: Apa hukum foto bagi orang yang terpaksa ? Berilah kami fatwa. Semoga Allah memberi pahala kepada Anda.

Jawaban: Foto jika dilakukan dengan terpaksa, seperti untuk pembuatan SIM, kami kira tidak berdosa berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam surah al An’am Padahal sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepadamu apa yang diharamkan-Nya terhadapmu, kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya. Namun, jika tidak terpaksa, maka hukumnya tidak boleh berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam Manusia yang siksaannya nanti di hari kiamat paling keras adalah orang-orang yang membuat patung (gambar).

[line]

KETAHUI LEBIH LANJUT: Apa hukum fotografi di dalam Syari’at Islam?

[line]

Alasan lainnya adalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melaknat orang yang memakan harta riba, orang yang menyebabkannya berbuat riba, dan melaknat orang-orang yang menggambar. Hadits-hadits dalam pengertian ini banyak sekali. Maksud menggambar adalah menggambar atau memotret sesuatu yang bernyawa dari keturunan Nabi Adam dan lainnya.

Sementara itu, menggambar atau memotret gambar yang tidak bernyawa, seperti pohon, gunung, dan mobil tidaklah berdosa.

Wallahu Waliyyu at-Taufiq.

ALIFTA

teman shalih

teman shalih

Media online pendidikan aqidah sunnah dan manhaj salaf. Terbit sejak Juni 2016. Semula berkembang di Pontianak, Kaliamantan Barat. Kini telah berpindah home-base ke Bogor, Jawa Barat. Mengedepankan adab-adab dan kaidah ilmiah dalam membuat konten: Hadits Pendek, Arti Kata, Fatwa Ulama, Murojaah Online, Doa Shahih, Syair Arab, Informasi Akademik & Beasiswa, Kaidah Fiqih.