HomeIntisari Cahaya IlmuBab NikahDoa-doa Pengantin Sesuai Sunnah
doa pengantin sesuai sunnah

Doa-doa Pengantin Sesuai Sunnah

Bab Nikah Do'a Ash-Shahihah Intisari Cahaya Ilmu 1 likes 1.2K views share

Doa Pengantin Sesuai Sunnah: Di bawah ini adalah beberapa doa penting ihwal doa pengantin sesuai Sunnah dan doa keseharian suami-istri, dinukil dari Syaikh Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim, “Fiqih Hubungan Intim: Tuntunan Praktis Hubungan Intim Suami Istri Menurut Sunnah yang Shahih”, penerbit Pustaka Ibnu ‘Umar. Kutaib (buku saku) ini merupakan terjemah bahasa Indonesia dari judul asli, “Aadaabu Lailatiz Zifaf (Juz-un min Fiqhis Sunnah lin Nisaa’)”, diterjemahkan oleh Ade Ichwan Ali.

Do’a Kepada Pengantin (orang yang baru menikah)

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Semoga Allah memberi berkah kepadamu dan atasmu serta mengumpulkan kamu berdua (pengantin laki-laki dan perempuan) dalam kebaikan. [1]

Do’a Pengantin Kepada Dirinya

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan (wanita atau hamba sahaya) ini dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya. Dan aku mohon perlindungan kepada-Mu dari kejelekan (wanita atau hamba sahaya ini) dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya. [2]

Do’a Pengantin Sebelum Jima’ (bersetubuh)

بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

Dengan Nama Allah, ya Allah, jauhkan kami dari syaithan, dan jauhkan syaithan untuk mengganggu apa yang Engkau rizkikan kepada kami. [3]

Do’a Apabila Tertimpa Sesuatu yang Tidak Disenangi

قَدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ

Allah sudah menakdirkan sesuatu yang dikehendaki dan dilakukan. [4]

Perlu diingat bahwa berandai-andai untuk suatu hal yang telah terjadi tidaklah dibenarkan, hendaklah seorang muslim tidak berlarut lama dalam kesedihan dan tidak pula banyak berkata “Seandainya aku melakukan ini, niscaya begitu …” terhadap suatu perkara yang sudah terjadi. Tetapi katakanlah untuk yang telah terjadi: (قدر الله وما شاء فعل); “Qadarullah wa Maa Sya’a Fa’ala “; “Qadarullah (Ini adalah takdir Allāh), dan apa yang Dia kehendaki, Dia lakukan.”

Do’a Untuk Orang yang Berbuat Kebaikan

جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا

Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan. [5]

[1] HR. Penyusun-penyusun kitab Sunan, kecuali an-Nasa’i dan lihat Shahih at-Tirmidzi (I/316).

[2] HR. Abu Dawud (II/248), Ibnu Majah (I/617) dan lihatlah Shahih Ibnu Majah (I/324).

[3] HR. Al-Bukhari (VI/141), Muslim (II/1028).

[4] HR. Muslim (IV/2052)

[5] Hadits Hasan (Darussalam): Jami`at-Tirmizi, nomor 2035, (كتاب البر والصلة عن رسول الله صلى الله عليه وسلم).

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer