Categories
Do'a Ash-Shahihah

Doa Lailatul Qadar: Teks Arab, Latin, Terjemah, Tafsir #Shahih

Doa lailatul qadar (لَيْلَةِ الْقَدْرِ Arab): اللَّـهُـمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُـحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي | ALLAAHUMMA INNAKA ‘AFUWWU, TUHIBBUL ‘AFWA, FA’FUANNI.

Mengetahui doa lailatul qadar (لَيْلَةِ الْقَدْرِ) merupakan kebutuhan syar’i seorang muslim yang ingin mendapatkan malam qadar pada bulan Ramadhan. Setelah menghapal doa lailatul qadar, anda dapat mengetahui pengertiannya secara Bahasa dan makna, serta pendalilannya.

Gunakan tabel daftar isi untuk memudahkan anda menemukan konten yang sesuai dengan kebutuhan.

Doa Lailatul Qadar yang Lafazh-nya Sesuai Hadits

اللَّـهُـمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُـحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Transliterasi matan doa lailatul qadar:
ALLAAHUMMA INNAKA ‘AFUWWU, TUHIBBUL ‘AFWA, FA’FUANNI.

Terjemah doa malam lailatul qadar:
“Ya Allāh, sesungguhnya Engkaulah Maha Pemaaf, dan Engkau menyukai pemaafan. Karena itu, berikanlah maaf kepadaku.” – Hadits Shahih: H.R. At-Tirmidzi nomor 3515 dan Ibnu Majah nomor 3850 (باب الدُّعَاءِ بِالْعَفْوِ وَالْعَافِيَةِ).

Pengertian Lailatul Qadar

Pengertian lailatul qadar dinukil dari konsultasisyariah.com dinyatakan bahwa Istilah “lailatul qadar” terdiri dari dua kata yakni: (1) “Lailah” (teks Arab: ليلة) yang artinya ‘malam’, dan; (2) “Qadr” (teks Arab: قدر) yang artinya ‘kemuliaan’.

Gabungan dua kata ini berarti “malam kemuliaan”. Oleh sebab itu, kita tidak menyebut “malam lailatul qadar” karena berarti ada kata “malam” yang berulang; “malam lailatul qadar” = “malam-malam qadar” tersebut menjadi kalimat yang tidak efektif.

Dengan demikian, istilah yang tepat adalah “lailatul qadar” atau “malam qadar”.

Dalil Lailatul Qadar

Nash mengenai lailatul qadar dapat dibaca pada surat Al-Qadar, surat ke-97 dalam kitab suci Al-Qur’an.

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ
سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Transliterasi nash surat Al-Qadar:
Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr. Wa mā adrāka mā lailatul-qadr. Lailatul-qadri khairum min alfi syahr. Tanazzalul-malā`ikatu war-rụḥu fīhā bi`iżni rabbihim, ming kulli amr. Salāmun hiya ḥattā maṭla’il-fajr.

Terjemah surat Al-Qadar:
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

Tafsir surat Al-Qadar:
Sesungguhnya kami telah menurunkan Al-Qur’an. Awal turunnya Al-qur’an adalah di malam yang agung dan penuh kemuliaan di antara malam-malam bulan Ramadhan. Dan apakah kamu mengetahui wahai Nabi Shalallaahu-‘Alayhi-wa-Sallam tentang malam ini dan keutamaannya?

Lailatul qadar yaitu malam dimana amal shalih ketika itu lebih baik daripada amal selama seribu bulan di waktu selain lailatul qadar.

Jarir mengatakan dari Mujahid yang berkata: “Salah satu laki-laki dari Bani Israil ada yang melaksanakan shalat di waktu malam sampai pagi, kemudian berperang memerangi musuhnya di waktu siang sampai sore, dan dia melaksanakan hal itu selama seribu bulan, kemudian Allah menurunkan ayat ‘Lailatul qadri khairum min alfi syahr’ sebagaimana yang diamalkan oleh laki-laki itu.”

Malaikat berbondong-bondong turun ke bumi beserta Jibril di antaranya pada malam ini atas perintah Tuhan mereka untuk menunaikan setiap perkara yang hendak dipenuhi oleh Allah di tahun berikutnya, dan memberikan kebaikan untuk orang-orang yang taat, di antaranya adalah ada yang mendoakan keselamatan mereka, memohonkan ampun dan mendoakan mereka.

Malam ini adalah malam (yang penuh) kesejahteraan dan penuh kebaikan mulai permulaannya sampai terbitnya fajar.

Catatan Doa Lailatul Qadar

Doa Malam Lailatul Qadar

Ini adalah salah satu doa yang paling bagus. Betapa tidak, doa ini (doa lailatul qadar) diajarkan oleh Rasulullah ﷺ kepada istri beliau tercinta agar diucapkan pada malam yang paling mulia.

Dengan doa ini, saudara memohon kepada Allah ‘Azza Wa Jalla (Mahamulia dan Mahaagung) agar diberikan afiat (terbebas) dari segala hal yang merugikan atau merusak diri anda, baik dalam urusan agama atau dunia.

Apabila saudara telah mendapatkan afiat pada badan, rizki, dan keluarga dari segala hal yang merugikan, maka anda telah mendapatkan keberuntungan yang tiada banding.

Dan apabila saudara telah mendapatkan afiat dalam urusan agama, maka saudara telah terjauhkan dari siksa neraka dan berhasil menggapai nikmat di surga.

Demikianlah seyogyanya saudara menyambut dan beramal pada Lailatul Qadar.

Anda banyak mendirikan sholat lalu banyak berdoa, memohon kebaikan dunia dan akhirat.

Selamat berjuang mencari malam Lailatul Qadar, semoga anda berhasil mendapatkannya dan merasakan betapa besar karunia Allah ‘Azza Wa Jalla yang anda peroleh padanya.

Wallahu a’alam bisshawab.

Tambahan bagian catatan dari: Pustaka Imam Asy-Syafi’i

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer

26 replies on “Doa Lailatul Qadar: Teks Arab, Latin, Terjemah, Tafsir #Shahih”