Doa Ketika Cuaca Panas Sesuai Sunnah (Hadits Shahih)

Sepatutnya seorang muslim itu berdoa ketika cuaca panas sesuai dengan lafazh yang bersumber dari hadits. Pentingnya doa tidaklah diragukan lagi. Setiap orang pasti membutuhkan doa, baik untuk menolak sesuatu yang tidak disukai maupun pada waktu hendak mendatangkan sesuatu yang disenangi.

Mengingat pentingnya berdoa, maka hal tersebut semakin mendorong seseorang untuk meningkatkan kualitas doanya. Salah satu jalan yang dapat ditempuh yakni dengan cara berdoa yang lafazh-nya sesuai hadits shahih.

Doa Ketika Cuaca Panas (Berlindung dari Kebinasaan dan Kehancuran)

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي وَالْهَدْمِ وَالْغَرَقِ وَالْحَرِيقِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا

Transliterasi Doa Ketika Panas

Allahumma inni a’udzu bika minat-taraddi, wal-hadmi, wal-gharaqi, wal-hariqi, wa a’udzu bika, an yatakhabbathanish-syaithanu ‘indal-mauwti, wa a’udzu bika an amuwta fi sabilika mudbiran, wa a’udzu bika an amuta ladigha.”

Terjemah Doa Ketika Cuaca Panas

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kebinasaan (jatuh dari tempat yang tinggi), kehancuran (tertimpa sesuatu), tenggelam, dan kebakaran. Aku pun berlindung kepada-Mu dari dikuasai syaithan ketika menjelang mati. Aku berlindung kepada-Mu dari mati dalam kondisi berpaling dari jalan-Mu, serta aku berlindung kepada-Mu dari mati dalam keadaan tersengat.” – Shahih: H.R. An-Nasai (VIII/282) dan Abu Dawud (no. 1552) dari Abdul Yasar رضي الله عنه. Lihat Shahih an-Nasai (III/1123, no. 5104). Lafazh ini adalah milik Imam an-Nasai.

Poster Do’a Ketika Cuaca Panas

Doa Ketika Cuaca Panas

Maraaji’ (Senarai Pustaka)

Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas. 1437 H/ 2016 M. Do’a & Wirid: mengobati guna-guna dan sihir menurut al-Qur’an dan as-Sunnah. Jakarta: Pustaka Imam Asy-Safi’i. Hal. 296.

Doa Kafaratul Majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan ber-taubat kepadamu.”
Hadits Pendek tentang Menunjukkan Kebaikan:

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca konten ini dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." - Shahih Muslim nomor 1893.
Konten Asli Protected by Copyscape

  1. Saat ini anda tengah membaca konten asli buatan Authors TemanShalih.Com;

  2. Apabila anda menukil atau membuat materi turunan (scraped content, rewritten content, duplicate content) di/untuk website lain; dalam forum komunikasi tanya-jawab; untuk penulisan naskah akademis: tugas sekolah, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi; pada sebagian/seluruhnya, tulislah URL aktif sebagai penunjuk konten rujukan;

  3. TemanShalih.Com proaktif melakukan monitoring terhadap konten yang telah terbit;

  4. Setiap konten asli yang dimuat dalam TemanShalih.Com dilindungi oleh Undang-Undang;

  5. Lihat Daftar Website yang Copy Paste Konten TemanShalih.Com.

Jazakumullah Khayran.

Agar terus menghasilkan konten yang kredibel, dukung kami dengan follow akun Instagram TemanShalih

Affan bin Umar

Affan bin Umar

Pandu Aditya Affandi, S.Kom., M.H. Pengamat perlindungan konsumen startup Islam; Duta Pelajar Indonesia-Malaysia 2007; Lulusan S1 Sistem Informasi Universitas AMIKOM 2013; Manajer PT Jatra Buana Kreasindo 2015; Former Editorial Team Jurnal Hukum Internasional Tanjungpura Law Journal 2017; Analis Data Akademik Universitas Tanjungpura 2017; Lulusan S2 Hukum Bisnis Universitas Tanjungpura 2018; Jurnalistik Tempo Institute 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *