Doa Kafaratul Majelis (Doa Kaffaratul Majlis) #Shahih

Doa kafaratul majelis artinya penghapus dosa yang terjadi di dalam majelis. Ada dua macam: (1) dari hadits Tirmidzi; (2) dari hadits Abi Dawud.

Doa akhir kegiatan sepatutnya membaca doa kafaratul majelis. Untuk memudahkan anda memahami doa kaffaratul majelis, gunakanlah panduan daftar isi berikut ini untuk menemukan konten yang sesuai dengan kebutuhan anda.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Tulisan latin doa kafaratul majlis: Subhaanaka Allaahumma wa bihamdika, ashhadu an la ilaaha illaa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaika.

1. Doa Kafaratul Majelis

Doa kafaratul majelis secara bahasa terdiri dari dua kata yakni:

  1. Kaffarat (كَفَّارَة) yang berarti: penebusan dosa; denda atas pelanggaran; dan
  2. Majlis (مَجْلِس) yang berarti: dewan, majelis, susunan pengurus, badan, organisasi.

    Berdasar KBBI majelis itu sendiri berarti: pertemuan (kumpulan) orang banyak; rapat; kerapatan; sidang: Saya dan para pemuda lain menghadiri – – ilmiah yang diisi oleh ustadz Fathi bin Yazid bin Abdul Qadir Jawas.

Secara istilah syar’i, kaffaaratul majlis atau kafaratul majelis artinya adalah penghapus dosa apa yang terjadi di dalam majelis. Doa ini dapat dibaca setelah selesai dari majelis ilmu, selesai mengajar, dapat juga ditulis pada akhir menulis buku, menulis skripsi, menulis thesis, artikel, tugas laporan kuliah, tugas sekolah dan bahkan dalam bagian penutup CV Taaruf.

Tujuan dari membaca doa shahih ini adalah untuk menghapus kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi selama ber-majelis dan atau kekeliruan yang terjadi dalam penulisan suatu karya tulis ilmiah.

Lafadzh doa Kaffaratul Majelis diambil dari hadits Rasulullah shalallaahu ‘alayhi wa sallam.

2. Lafazh Doa Bersumber dari Hadits

Ada dua lafazh doa kafaratul majelis yang dapat anda gunakan salah satunya. Kedua lafazh tersebut adalah sebagai berikut:

2.1 Doa Kafaratul Majlis at-Tirmidzi

doa kafaratul majelis shahih
Doa kafaratul majelis lafazh shahih

Rasulullah shalallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Transliterasi (hadits) Doa Kaffaratul Majelis: Subhaanaka Allaahumma wa bihamdika, ashhadu an la ilaaha illaa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaika.

Terjemah hadits: “Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan bertaubat kepadamu.” – Hadits Shahih (Darussalam): Jami` at-Tirmidzi nomor 3433 (كتاب الدعوات عن رسول الله صلى الله عليه وسلم), Sunan Abi Dawud nomor 4859 (كتاب الأدب), Sunan Abi Dawud nomor 4857 (كتاب الأدب) lafazh ini milik At-Tirmidzi dari shahabat Abu Hurirah radhiy allaahu anhu.

2.2 Doa Kafaratul Majlis Abi Dawud

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Transliterasi (hadits) Doa Kafaratul Majlis: Subhaanakallaahumma wabihamdika, laa ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaika.

Terjemah: “Maha Suci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu. Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau, aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.” – Sunan Abi Dawud nomor 4857 (كتاب الأدب) dari shahabat Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash radhiyallaahu ‘anhu.

3. Cara Menghapal Doa Kafaratul Majelis

Agar seseorang itu dapat dengan cepat menghapalkan doa tersebut, maka dia sepatutnya mendatangi majelis kajian sunnah secara rutin.

Malam Qadar: Jangan Sampai Salah Baca, Ketahuilah Doa Lailatul Qadar yang Shahih

Sebab Asatidz (para Ustadz) selalu membaca doa itu sebagai tanda ditutupnya kajian, yang hal tersebut juga dilafazhkan juga oleh para hadhirin.

Dengan terbiasa mendengar dan melafazhkan doa kafaratul majlis, niscaya seseorang itu akan hapal dengan sendirinya.

4. Maraaji’ (Senarai Pustaka)

  • Yazid bin Abdul Qadir Jawas. 1436 H/ 2015 M. Do’a & Wirid: Mengobati Guna-Guna dan Sihir Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah. Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i.
  • Jami` at-Tirmidzi.
Doa Kafaratul Majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan ber-taubat kepadamu.”
Hadits Pendek tentang Menunjukkan Kebaikan:

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca konten ini dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." - Shahih Muslim nomor 1893.
Konten Asli Protected by Copyscape

  1. Saat ini anda tengah membaca konten asli buatan Authors TemanShalih.Com;

  2. Apabila anda menukil atau membuat materi turunan (scraped content, rewritten content, duplicate content) di/untuk website lain; dalam forum komunikasi tanya-jawab; untuk penulisan naskah akademis: tugas sekolah, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi; pada sebagian/seluruhnya, tulislah URL aktif sebagai penunjuk konten rujukan;

  3. TemanShalih.Com proaktif melakukan monitoring terhadap konten yang telah terbit;

  4. Setiap konten asli yang dimuat dalam TemanShalih.Com dilindungi oleh Undang-Undang;

  5. Lihat Daftar Website yang Copy Paste Konten TemanShalih.Com.

Jazakumullah Khayran.

Agar terus menghasilkan konten yang kredibel, dukung kami dengan follow akun Instagram TemanShalih

Affan bin Umar

Affan bin Umar

Pandu Aditya Affandi, S.Kom., M.H. Pengamat perlindungan konsumen startup Islam; Duta Pelajar Indonesia-Malaysia 2007; Lulusan S1 Sistem Informasi Universitas AMIKOM 2013; Manajer PT Jatra Buana Kreasindo 2015; Former Editorial Team Jurnal Hukum Internasional Tanjungpura Law Journal 2017; Analis Data Akademik Universitas Tanjungpura 2017; Lulusan S2 Hukum Bisnis Universitas Tanjungpura 2018; Jurnalistik Tempo Institute 2019.