Dalil Hadits Penciptaan Cinta (Mahabbah)

Allah ‘Azza wa Jalla menciptakan segala sesuatu. Termasuk perasaan cinta (mahabbah) yang ada di antara makhluk-Nya. Perasaan cinta itu bersumber dari rahmat yang Allah turunkan. Penjelasannya ada dalam hadits tentang cinta berikut ini.

Dari Salman al-Farisi, Rasulullāh ‎صلى الله عليه وسلم bersabda,

‎إِنَّ لِلَّهِ مِائَةَ رَحْمَةٍ فَمِنْهَا رَحْمَةٌ بِهَا يَتَرَاحَمُ الْخَلْقُ بَيْنَهُمْ وَتِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ لِيَوْمِ الْقِيَامَ

Transliterasi matan hadits: Inna lillaahi miata rahmatin faminhaa rahmatun bihaa yatarahamul kholqu bainahum wa tis’atun watis’uuna liyaumil qiyaamah.

Terjemah hadits: “Sesungguhnya Allāh mempunyai seratus rahmat. Maka di antaranya satu rahmat, yang dengan sebabnya maka berkasih sayanglah sekalian mahluk di antara mereka. Sedangkan yang sembilan puluh sembilan lagi (akan diturunkan) pada hari kiamat.” — Sahih Muslim, nomor 2753 (كتاب التوبة).

Hadits tersebut menegaskan bahwa awal perasaan cinta bukanlah dari nafsu syahwat, akan tetapi dari Rahmat Allah ‘Azza Wa Jalla.

Dalam riwayat Imam Muslim yang lain, terjemah lafazh-nya sebagai berikut: Dari Abu Hurairah, dari Nabi ‎صلى الله عليه وسلم, beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah mempunyai seratus rahmat yang Dia turunkan. Kemudian satu rahmat dibagi di antara jin dan manusia serta terhadap semua binatang. Maka dengan sebab satu rahmat itu mereka saling mengasihi dan berkasih sayang, dan dengan sebab tersebut binatang buas mengasihi anaknya. Lantas Allah (menunda) pemberian yang sembilan puluh sembilan rahmat supaya berkasih sayang dengan sebabnya hamba-hamba-Nya* pada hari Kiamat kelak.”

*Yakni hamba-hamba-Nya yang Mukmin (orang-orang yang beriman di dalam hatinya). Adapun orang-orang kafir dan musyrik maka tidak ada rahmat lagi bagi mereka pada hari kiamat.

Oleh sebab itu hendaklah di antara sesama kaum muslim saling mengasihi. Dan tidak perlu merasa sungkan untuk menyatakan cinta.

‎إِذَا أَحَبَّ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ فَلْيُعْلِمْهُ إِيَّاهُ

Transliterasi: Idza ahabba ahadukum akhohu fal yu’limhu iyaahu.

Terjemah: “Apabila seseorang mencintai saudaranya maka hendaklah dia memberi tahu bahwa dia mencintainya.” – Hadits Hasan (al-Albani): at-Tirmidzi nomor 2392 (كتاب الزهد عن رسول الله صلى الله عليه وسلم).

Doa Kafaratul Majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan ber-taubat kepadamu.”
Hadits Pendek tentang Menunjukkan Kebaikan:

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca konten ini dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." - Shahih Muslim nomor 1893.
Konten Asli Protected by Copyscape

  1. Saat ini anda tengah membaca konten asli buatan Authors TemanShalih.Com;

  2. Apabila anda menukil atau membuat materi turunan (scraped content, rewritten content, duplicate content) di/untuk website lain; dalam forum komunikasi tanya-jawab; untuk penulisan naskah akademis: tugas sekolah, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi; pada sebagian/seluruhnya, tulislah URL aktif sebagai penunjuk konten rujukan;

  3. TemanShalih.Com proaktif melakukan monitoring terhadap konten yang telah terbit;

  4. Setiap konten asli yang dimuat dalam TemanShalih.Com dilindungi oleh Undang-Undang;

  5. Lihat Daftar Website yang Copy Paste Konten TemanShalih.Com.

Jazakumullah Khayran.

Agar terus menghasilkan konten yang kredibel, dukung kami dengan follow akun Instagram TemanShalih

Muhammad Ersad Saputra

Muhammad Ersad Saputra

Muhammad Ersad Saputra, S.Kom. Lulusan S1 Sistem Informasi Universitas Amikom Yogyakarta 2013; Civitas Akademika Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura 2017 - Sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *