Categories
Daftar Intisari Cahaya Ilmu

10 Indikasi Seseorang yang Bercita-Cita Rendah

Bukan suatu hal yang berlebihan jika dikatakan bahwa sebagian besar di antara orang-orang yang konsisten memiliki kemauan rendah yang merupakan sikap kecil hati untuk meraih yang lebih mulia dan sikap puas dan rela dengan perkara-perkara kecil dan tidak mempunyai cita-cita untuk merealisasikan tujuan-tujuan mulia; padahal nilai seorang manusia adalah sebesar kemauan dan cita-citanya.

Ibnul Qayyim berkata, “Maksudnya adalah bahwa sesungguhnya kemauan seseorang apabila bergantung kepada Allah Subhanahu Wa Ta’aala yang didasari harapan tulus kepada-Nya semata, maka itulah yang dimaksud kemauan tinggi yang tidak dapat ia tunda, tidak sabar untuk tidak meraihnya, karena jiwanya telah dikuasai oleh harapan tersebut dan karena telah menjadi kebulatan tekadnya untuk meraih cita-cita, maka ia tidak menoleh kepada selain apa yang ia cita-citakan. Orang yang memiliki kemauan keras seperti ini mudah mencapai dan meraih apa yang ia cita-citakan.”

[line]
[ads script=”1″ ]
[line]

Sementara itu, terdapat beberapa indikasi yang menunjukkan bahwa seseorang memiliki cita-cita atau kemauan rendah, di antaranya yakni:

[list icon=”fa-check-square”]

[/list]

Ikhtisar:

[list icon=”fa-book”]

  • Husain Muhammad Syamir. 1434 H/ 2013 M. 31 Sebab Lemahnya Iman. Jakarta: Darul Haq. hal 138-141.

[/list]

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer