Categories
Bab Nikah Do'a Ash-Shahihah

Doa Bersetubuh Sesuai Sunnah

Doa Bersetubuh

Doa berhubungan (bersetubuh) dalam tulisan arab (sesuai sunnah), transliterasi dan terjemahnya dapat saudara ketahui dan hapalkan, dengan itu saudara dapat berhubungan intim dengan suami/ istri dengan nilai ibadah.

Sebab membaca doa sebelum bersetubuh adalah salah satu sunnah Rasulullah صلى الله عليه وسلم yang patut diikuti.

Dengan membaca doa sebelum bersetubuh ikhlas karena Allah عَزَّ وَجَلَّ dan dengan niat mengikuti sunnah Rasulullah صلى الله عليه وسلم niscaya saudara tercatat sebagai seseorang yang menghidupkan sunnah (di waktu banyak manusia meninggalkannya) dan berhak atas ganjaran pahala.

Lafazh Doa

Lafazh-nya diambil dari nash hadits ini yang dapat saudara hapalkan:

بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

Transliterasi hadits:

Bismillahi, Allahumma Jannibna-Syaithana, Wa Jannibi-Syaithana Ma Razaqtana.

Terjemah hadits:

“Dengan Nama Allah, ya Allah, jauhkan kami dari syaithan, dan jauhkan syaithan untuk mengganggu apa yang Engkau rizkikan kepada kami.” – Al-Bukhari (VI/141), Muslim (II/1028).

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer

Categories
Bab Nikah Do'a Ash-Shahihah Intisari Cahaya Ilmu

Doa Pengantin Baru Sesuai Sunnah

Doa pengantin baru sesuai Sunnah: Di bawah ini adalah beberapa doa penting ihwal doa pengantin sesuai Sunnah dan doa keseharian suami-istri, dinukil dari Syaikh Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim, “Fiqih Hubungan Intim: Tuntunan Praktis Hubungan Intim Suami Istri Menurut Sunnah yang Shahih”, penerbit Pustaka Ibnu ‘Umar. Kutaib (buku saku) ini merupakan terjemah bahasa Indonesia dari judul asli, “Aadaabu Lailatiz Zifaf (Juz-un min Fiqhis Sunnah lin Nisaa’)”, diterjemahkan oleh Ade Ichwan Ali.

Do’a Untuk Pengantin Baru (orang yang baru menikah)

Untuk pengantin yang baru saja menikah. Bisa jadi pasangan baru itu adalah keluarga, kerabat, teman dan selainnya. Seorang muslim dapat tentunya dapat mengucapkan doa ini kepada pengantin baru:

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Transliterasi lafazh doa:

BARAKALLAAHU LAKA WA BARAKA ‘ALAYKA WA JAMA’A BAYNA KUMA FII KHAYR

Terjemah doa:

Semoga Allah memberi berkah kepadamu dan atasmu serta mengumpulkan kamu berdua (pengantin laki-laki dan perempuan) dalam kebaikan. [1]

Poster doa untuk pengantin yang baru menikah:

doa pengantin baru menikah sesuai sunnah yang shahih.
Gambar: Doa pengantin yang baru menikah yang lafazh-nya sesuai sunnah (hadits).

Doa Pengantin Kepada Dirinya

Seorang muslim yang baru saja menikah, juga dapat mendoakan dirinya sendiri. Agar dirinya memperoleh perlindungan dari Allah ‘Azza Wa Jalla dari keburukan-keburukan yang mungkin masih tersembunyi dari pasangannya.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan (wanita atau hamba sahaya) ini dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya. Dan aku mohon perlindungan kepada-Mu dari kejelekan (wanita atau hamba sahaya ini) dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya. [2]

Doa Pengantin Sebelum Jima’ (bersetubuh)

Sebelum bersetubuh, sepatutnya pasangan sah yang akan melakukan persetubuhan membaca doa. Hal tersebutbertujuan agar terlindung dan dijauhkan dari syaithan. Serta agar anak keturunannya pun terjaga.

بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

Dengan Nama Allah, ya Allah, jauhkan kami dari syaithan, dan jauhkan syaithan untuk mengganggu apa yang Engkau rizkikan kepada kami. [3]

Do’a Apabila Tertimpa Sesuatu yang Tidak Disenangi

Apabila tertimpa sesuatu yang tidak disenangi, maka sepatutnya seorang muslim itu menjaga iman dengan membaca:

قَدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ

Allah sudah menakdirkan sesuatu yang dikehendaki dan dilakukan. [4]

Perlu diingat bahwa berandai-andai untuk suatu hal yang telah terjadi tidaklah dibenarkan, hendaklah seorang muslim tidak berlarut lama dalam kesedihan dan tidak pula banyak berkata “Seandainya aku melakukan ini, niscaya begitu …” terhadap suatu perkara yang sudah terjadi. Tetapi katakanlah untuk yang telah terjadi: (قدر الله وما شاء فعل); “Qadarullah wa Maa Sya’a Fa’ala [fa size=”13px” icon=”fa-link”]”; “Qadarullah (Ini adalah takdir Allāh), dan apa yang Dia kehendaki, Dia lakukan.”

Do’a Untuk Orang yang Berbuat Kebaikan

Kepada orang-orang yang telah membantu pengantin dalam persiapan pernikahan. Maka hendaknya mendoakan mereka dengan mengucapkan:

جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا

Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan. [5]

[1] HR. Penyusun-penyusun kitab Sunan, kecuali an-Nasa’i dan lihat Shahih at-Tirmidzi (I/316).

[2] HR. Abu Dawud (II/248), Ibnu Majah (I/617) dan lihatlah Shahih Ibnu Majah (I/324).

[3] HR. Al-Bukhari (VI/141), Muslim (II/1028).

[4] HR. Muslim (IV/2052)

[5] Hadits Hasan (Darussalam): Jami`at-Tirmizi, nomor 2035, (كتاب البر والصلة عن رسول الله صلى الله عليه وسلم).

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer

Categories
Bab Nikah Intisari Cahaya Ilmu

Sabarnya Lelaki Idaman

Sabar: Dari Abu Hurairah رضي الله عنه‎‎, dia berkata, Rasulullāh ‎صلى الله عليه وسلم bersabda,

‎لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ

“Orang kuat itu bukanlah orang yang jago bergulat. Akan tetapi orang kuat adalah orang yang dapat menahan dirinya ketika marah.” — Hadits Muttafaq ‘Alaih: Hadits Shahih Al-Bukhari nomor 6114 & Muslim nomor 2609.

Kalaulah dengan menahan amarah dada terasa sakit, maka itu lebih baik bagi seorang mukallaf daripada harus mengucapkan suatu perkataan yang apabila perkataan itu dicelupkan kedalam lautan maka berubahlah seluruh warna air laut, lebih baik menahan sakit daripada mengucapkan suatu perkataan yang mendatangkan murka Allāh عَزَّ وَجَلَّ.

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه‎‎, seseorang berkata kepada Nabi ‎صلى الله عليه وسلم, “Berwasiatlah kepadaku.” Beliau ‎صلى الله عليه وسلم bersabda,

‎لَا تَغْضَبْ

“Jangan engkau marah!” — Sahih al-Bukhari nomor 6116 (كتاب الأدب).

Seorang pemimpin (suami adalah pemimpin dalam rumah tangga) tidak dibenarkan menjatuhkan hukuman apabila sedang dalam keadaan marah, kecuali dirinya masih dapat membedakan antara yang haq dengan yang bathil.

[line]

[ads script=”1″ ]

[line]

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه‎‎, Rasulullāh ‎صلى الله عليه وسلم bersabda,

‎وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“… Dan barang siapa yang beriman kepada Allāh dan Hari Akhir maka hendaklah dia berkata baik atau hendaklah dia diam.” — Shahih al-Bukhari nomor 6018 (كتاب الأدب).

Rasulullāh ‎صلى الله عليه وسلم bersabda,

‎ خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِي

“Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik dari kalian sikapnya kepada keluarganya. Dan aku adalah yang terbaik dari kalian sikapnya kepada keluarga.” — Hadits Shahih (al Albani Ash-Shahihah nomor 285): Jami at-Tirmidzi nomor 3895 (كتاب المناقب عن رسول الله صلى الله عليه وسلم).

MasyaAllāh, masih banyak sekali sabda Rasulullāh ‎صلى الله عليه وسلم yang memerintahkan seseorang untuk bersikap baik berakhlaq mulia terlebih lagi terhadap anggota keluarga. Sungguh satu dalil saja sudah cukup sebagai pengingat dan penyemangat bagi orang-orang yang bersih jiwanya.

وَاعْلَمْ أَنَّ النَّصْرَ مَعَ الصَّبْرِ

Ketahuilah bahwa kemenangan itu bersama kesabaran.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer