Categories
Do'a Ash-Shahihah

Doa Berhubungan Suami Istri: Banyak Yang Palsu, Ini Shahih

doa berhubungan seksual suami istri
Gambar doa berhubungan suami istri sesuai hadits shahih

Berikut adalah daftar doa berhubungan suami istri sesuai hadits shahih. Untuk memudahkan anda menemukan konten yang sesuai, gunakanlah panduan tabel daftar isi.

Doa Berhubungan Jima’ Suami Istri Agar Dijauhkan dari Syaithan

Doa berhubungan suami istri agar dijauhkan dari syaithan
Gambar doa berhubungan suami istri agar dijauhkan dari syaithan. Lafazhnya berdasar dalil hadits Muttafaq ‘Alaih.

Doa berhubungan yang pertama ini, bertujuan agar pasangan suami istri dan anak keturunan mereka dijauhkan dari syaithan. Doa ini dibaca oleh suami sebelum berhubungan badan (jima‘) dengan istrinya.

Lafazh-nya diambil dari nash hadits Rasulullah shalallaahu ‘alayhi wa sallam:

بِاسْمِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

Transliterasi matan hadits:
Bismillahi, Allahumma Jannibna-Syaithana, Wa Jannibi-Syaithana Ma Razaqtana.

Terjemah hadits:
“Dengan Nama Allah, ya Allah, jauhkan kami dari syaithan, dan jauhkan syaithan untuk mengganggu apa yang Engkau rizkikan kepada kami.” – Al-Bukhari (VI/141), Muslim (II/1028).

Jelang Ramadhan 1441 H (April 2020 M), Sambut Lailatul Qadar: Jangan Sampai Salah Baca, Ketahuilah Doa Lailatul Qadar yang Shahih.

Dalam riwayat yang lain, diriwayatkan dari ‘Ibnu Abbas Radhiyallaahu ‘Anhuma, ia mengatakan bahwa Nabi Shalallaahu ‘Alayhi wa Sallam bersabda,

أَمَا لَوْ أَنَّ أَحَدَهُمْ يَقُولُ حِينَ يَأْتِي أَهْلَهُ بِاسْمِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنِي الشَّيْطَانَ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا، ثُمَّ قُدِّرَ بَيْنَهُمَا فِي ذَلِكَ، أَوْ قُضِيَ وَلَدٌ، لَمْ يَضُرَّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا

Terjemah hadits:
“Ingat, apabila salah seorang dari kalian akan bersetubuh dengan istrinya ia membaca basmalah dilanjutkan dengan membaca, ‘Dengan nama Allah, jauhkanlah aku dari syaithan dan jauhkanlah syaithan dari anak yang Engkau rizkikan keada kami’, kemudian ditakdirkan dari hubungan itu seorang anak, maka anaknya itu tidak akan dibahayakan oleh syaithan selama-lamanya.” – H.R. Al-Bukhari nomor 5165 (كتاب النكاح) dan Muslim nomor 1434 (كتاب النكاح) .

Doa Berhubungan Suami Kepada Istrinya Agar Diberikan Kebaikan dan Dijauhkan dari Keburukan

Doa berhubungan suami istri agar diberikan kebaikan tabiat pasangan.
Gambar doa berhubungan suami istri agar diberikan kebaikan tabiat pasangan. Lafaz doa bersumber dari hadits shahih.

Selanjutnya adalah doa berhubungan yang dibacakan oleh suami kepada istrinya.

Tujuan dari doa ini adalah memohon kebaikan dari pasangan serta memohon perlindungan kepada Allah ‘Azza Wa Jalla dari keburukan yang ada pada diri pasangan.

Saat pertama kali pengantin pria menemui istrinya setelah aqad nikah, dianjurkan melakukan beberapa hal sebagai berikut:

“Jika seseorang di antara kalian menikah dengan seorang wanita atau membeli seorang hamba (budak), maka peganglah ubun-ubunnya, lalu bacalah bismillah serta doakanlah dengan doa berkah seraya mengucapkan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَمِنْ شَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Transliterasi matan hadits:
Allaahumma innii as’aluka khayrahaa wa khayramaa jabaltahaa ‘alayhi, wa a’udzubika min syarrihaa wa min syarrimaa jabaltahaa ‘alayhi.

Terjemah hadits:
‘Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan tabiatnya (wataknya). Aku juga mohon perlindungan kepada-Mu dari keburukannya serta keburukan tabiatnya (wataknya).’

Apabila seseorang membeli seekor unta, hendaklah dia memegang puncak punuknya, lalu berkata seperti itu.” – Hadits Shahih: Sunan Abi Dawud nomor 2160 (كتاب النكاح), Ibnu Majah nomor 1918.

Doa Berhubungan Suami Istri yang Tidak Jelas Sumbernya (Lemah/ Palsu)

Berikut ini adalah lafazh doa berhubungan suami istri yang tidak dikenal asal-usulnya. Terindikasi riwayat maudhu (palsu).

1. Diklaim Sebagai Doa Berhubungan Ketika Mengeluarkan Air Mani ?!

Doa berhubungan suami istri yang palsu
Gambar doa hubungan suami istri yang palsu, tidak dikenal lafazh dan sumber pengambilannya.

اَللّهُـــمَّ اجْعَــلْ نُطْفَتَــنَا ذُرّ ِيَّةً طَيِّــبَةً

Transliterasi teks Arab:
Allahummaj’al nuthfatanaa dzurriyyatan thayyibah.

Terjemah teks Arab:
Ya Allah jadikanlah nutfah kami ini menjadi keturunan yang baik (shalih).

2. Diklaim Sebagai Doa Setelah Berhubungan Suami Istri ?!

Doa berhubungan suami istri yang palsu 2
Gambar doa hubungan suami istri yang palsu: tidak dikenal lafazh dan sumber pengambilannya.

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ المْـَــاءِ بَشَـــرًا

Transliterasi teks Arab:
Alhamdu lillaahi dzdzii khalaqa minal maa-i basyaraa

Terjemah teks Arab:
Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan).

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer

Categories
Do'a Ash-Shahihah

Doa Lailatul Qadar: Teks Arab, Latin, Terjemah, Tafsir #Shahih

Mengetahui doa lailatul qadar (لَيْلَةِ الْقَدْرِ) merupakan kebutuhan syar’i seorang muslim yang ingin mendapatkan malam qadar pada bulan Ramadhan. Setelah menghapal doa lailatul qadar, anda dapat mengetahui pengertiannya secara Bahasa dan makna, serta pendalilannya.

Gunakan tabel daftar isi untuk memudahkan anda menemukan konten yang sesuai dengan kebutuhan.

Doa Lailatul Qadar yang Lafazh-nya Sesuai Hadits

اللَّـهُـمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُـحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Transliterasi matan doa lailatul qadar:
ALLAAHUMMA INNAKA ‘AFUWWU, TUHIBBUL ‘AFWA, FA’FUANNI.

Terjemah doa malam lailatul qadar:
“Ya Allāh, sesungguhnya Engkaulah Maha Pemaaf, dan Engkau menyukai pemaafan. Karena itu, berikanlah maaf kepadaku.” – Hadits Shahih: H.R. At-Tirmidzi nomor 3515 dan Ibnu Majah nomor 3850 (باب الدُّعَاءِ بِالْعَفْوِ وَالْعَافِيَةِ).

Pengertian Lailatul Qadar

Pengertian lailatul qadar dinukil dari konsultasisyariah.com dinyatakan bahwa Istilah “lailatul qadar” terdiri dari dua kata yakni: (1) “Lailah” (teks Arab: ليلة) yang artinya ‘malam’, dan; (2) “Qadr” (teks Arab: قدر) yang artinya ‘kemuliaan’.

Gabungan dua kata ini berarti “malam kemuliaan”. Oleh sebab itu, kita tidak menyebut “malam lailatul qadar” karena berarti ada kata “malam” yang berulang; “malam lailatul qadar” = “malam-malam qadar” tersebut menjadi kalimat yang tidak efektif.

Dengan demikian, istilah yang tepat adalah “lailatul qadar” atau “malam qadar”.

Dalil Lailatul Qadar

Nash mengenai lailatul qadar dapat dibaca pada surat Al-Qadar, surat ke-97 dalam kitab suci Al-Qur’an.

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ
سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Transliterasi nash surat Al-Qadar:
Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr. Wa mā adrāka mā lailatul-qadr. Lailatul-qadri khairum min alfi syahr. Tanazzalul-malā`ikatu war-rụḥu fīhā bi`iżni rabbihim, ming kulli amr. Salāmun hiya ḥattā maṭla’il-fajr.

Terjemah surat Al-Qadar:
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

Tafsir surat Al-Qadar:
Sesungguhnya kami telah menurunkan Al-Qur’an. Awal turunnya Al-qur’an adalah di malam yang agung dan penuh kemuliaan di antara malam-malam bulan Ramadhan. Dan apakah kamu mengetahui wahai Nabi Shalallaahu-‘Alayhi-wa-Sallam tentang malam ini dan keutamaannya?

Lailatul qadar yaitu malam dimana amal shalih ketika itu lebih baik daripada amal selama seribu bulan di waktu selain lailatul qadar.

Jarir mengatakan dari Mujahid yang berkata: “Salah satu laki-laki dari Bani Israil ada yang melaksanakan shalat di waktu malam sampai pagi, kemudian berperang memerangi musuhnya di waktu siang sampai sore, dan dia melaksanakan hal itu selama seribu bulan, kemudian Allah menurunkan ayat ‘Lailatul qadri khairum min alfi syahr’ sebagaimana yang diamalkan oleh laki-laki itu.”

Malaikat berbondong-bondong turun ke bumi beserta Jibril di antaranya pada malam ini atas perintah Tuhan mereka untuk menunaikan setiap perkara yang hendak dipenuhi oleh Allah di tahun berikutnya, dan memberikan kebaikan untuk orang-orang yang taat, di antaranya adalah ada yang mendoakan keselamatan mereka, memohonkan ampun dan mendoakan mereka.

Malam ini adalah malam (yang penuh) kesejahteraan dan penuh kebaikan mulai permulaannya sampai terbitnya fajar.

Catatan Doa Lailatul Qadar

Doa Malam Lailatul Qadar

Ini adalah salah satu doa yang paling bagus. Betapa tidak, doa ini (doa lailatul qadar) diajarkan oleh Rasulullah ﷺ kepada istri beliau tercinta agar diucapkan pada malam yang paling mulia.

Dengan doa ini, saudara memohon kepada Allah ‘Azza Wa Jalla (Mahamulia dan Mahaagung) agar diberikan afiat (terbebas) dari segala hal yang merugikan atau merusak diri anda, baik dalam urusan agama atau dunia.

Apabila saudara telah mendapatkan afiat pada badan, rizki, dan keluarga dari segala hal yang merugikan, maka anda telah mendapatkan keberuntungan yang tiada banding.

Dan apabila saudara telah mendapatkan afiat dalam urusan agama, maka saudara telah terjauhkan dari siksa neraka dan berhasil menggapai nikmat di surga.

Demikianlah seyogyanya saudara menyambut dan beramal pada Lailatul Qadar.

Anda banyak mendirikan sholat lalu banyak berdoa, memohon kebaikan dunia dan akhirat.

Selamat berjuang mencari malam Lailatul Qadar, semoga anda berhasil mendapatkannya dan merasakan betapa besar karunia Allah ‘Azza Wa Jalla yang anda peroleh padanya.

Wallahu a’alam bisshawab.

Tambahan bagian catatan dari: Pustaka Imam Asy-Syafi’i

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer

Categories
Do'a Ash-Shahihah

Doa Untuk Pengantin yang Menghidangkan Makanan

Selain membaca doa untuk pengantin yang baru menikah, para undangan juga sepatutnya membacakan doa ini karena pengundang (pihak pengantin) telah menjamu mereka dengan hidangan makanan yang lezat.

Doa untuk pengantin yang telah menjamu para undangan ini, ditujukan agar mereka memperoleh berkah, diampuni dosa-dosanya, dan mendapat rahmat Allah ‘Azza Wa Jalla.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَهُمْ فِيمَا رَزَقْتَهُمْ وَاغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ

Transliterasi doa:
Allaahumma Baarik Lahum Fiimaa Razaqtahum, Waghfirlahum. Warhamhum.

Terjemah doa:
“Ya Allah! Berkahilah mereka pada apa yang Engkau rizkikan kepada mereka, dan ampunilah mereka serta rahmatilah mereka.” – Hadits Shahih (al-Albani) : Sunan Abu Dawud nomor 3729 (باب فِي النَّفْخِ فِي الشَّرَابِ وَالتَّنَفُّسِ فِيهِ), Shahih Muslim nomor 2042 (كتاب الأشربة)

Follow akun Instagram temanshalih agar semakin banyak yang memperoleh faedah ilmiah dan asbab hidayah Sunnah, InsyaAllah.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer