HomeBlogUndangan Walimah (Pesta Pernikahan) | Obrolan Senja

Undangan Walimah (Pesta Pernikahan) | Obrolan Senja

share

undangan walimah teman shalih

Akhwat 1, “MasyaAllāh ukhti, apa kabar? Lama ga ketemu, sekarang kerja di mana?”

Akhwat 2, “SubhanAllāh, kabarku baik-baik saja sebelum mendengar pertanyaan itu…”

Akhwat 1, “SubhanAllāh, memangnya apa yang salah?”

Akhwat 2, “Bukankah engkau hadir dalam undangan walimah ku beberapa waktu silam? Tidakkah engkau mengetahui bahwasanya aku menikah dengan seorang lelaki muslim yang menjaga kehormatannya, menjaga pandangan dan farji nya, dan dia bukanlah seorang lelaki yang bangkrut, semoga Allāh عَزَّ وَجَلَّ menjaganya. Ketahuilah bahwa aku adalah seorang wanita yang diminta oleh suaminya untuk menjadi sarana menuju Jannah (nama surga).

Bagaimana mungkin hal itu dapat diperoleh kalau aku membiarkan diriku dengan mudah dinikmati lelaki lain? Dinikmati lelaki lain? Walaupun hanya sebatas pandangan, walau hanya sebatas pandangan. Tidak sekali-kali tidak ukhti.

Ya, aku adalah seorang Ibu Rumah Tangga yang dicintai dan mencintai suaminya dengan kecintaan yang tulus yang diikuti pembuktian dan hanya dimengerti oleh orang-orang yang beriman dengan keimanan mutlak.”

 

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer