HomeBlogFenomena Tercyduk (?!), Dimana Hatimu

Fenomena Tercyduk (?!), Dimana Hatimu

share

Analisa Bertingkat

tercyduk

Ilustrasi: Pelaku maksiat yang diamankan pihak berwajib.

Tuangkan banyak pertimbangan objektif yang merujuk kepada kaidah-kaidah syar’i dalam mencegah dan-atau menanggapi suatu permasalahan yang objeknya adalah individu maupun masyarakat umum.

Engkau Bukanlah Sulthan, Bukan Pula Qadhi

Jangan mengikuti hawa nafsu dan amarah, Ketua RT atau bahkan Pemimpin Desa bukanlah hakim/ Qadhi. Artinya tidak semua orang memiliki hak menjatuhkan vonis. Mereka (para Pemimpin Desa) tidak dibenarkan berbuat semena-mena terhadap masyarakat yang berbuat maksiat sekalipun.

Jagoan ‘Cyduk’, Norak Kuadrat

Tindakan main hakim sendiri yang mereka perbuat, dapat merubah hidup seseorang dari keadaan yang buruk menjadi lebih buruk. Apalagi diwaktu sekarang ini, kemutakhiran teknologi ibarat pedang bermata dua, ia dapat bermanfaat sebagai sarana penyebaran ilmu namun juga dapat berperan sebagai alat untuk memfasilitasi tersebarnya aib seorang muslim, hal ini diperparah dengan keberadaan masyarakat awwam yang merasa “Superhero” dengan merekam dan-atau membagi ulang video “tercyduk” (?!). Merasa terhibur dengan tontonan semacam itu? Engkau butuh Teman Shalih.

Jatuh Vonis

Sementara itu diketahui bahwa dalam Islam seseorang tidak divonis/ dihukumi kecuali terbukti (dengan bukti yang lebih jelas dari sinar matahari) telah melakukan tindakan melawan hukum, artinya harus melalui proses persidangan terlebih dahulu, yang kemudian penguasa/ pemerintah/ hakim/ qadhi menentukan hukuman yang sesuai dengan kadar perbuatan para pelaku. Sebab persoalan menjatuhkan vonis membutuhkan kedalaman ilmu serta ketajaman analisis dalam menanganinya.

Beragama tetapi Barbar

Tidak serta merta seseorang atau sekelompok orang yang tertangkap tangan (misal berbuat amoral/ mesum) langsung dihakimi (main hakim sendiri) apalagi dilucuti pakaiannya hingga tampil (hampir) tanpa busana, terlebih dilanjut dengan diarak keliling desa. Ajib, entah di mana akal sehat orang-orang yang beragama ini. Semangatnya besar, akan tetapi jahl. Wal iyadzubillah; semoga kaum muslimin dilindungi dari sikap tersebut. Maka hendaklah berhati-hati bagi mereka yang berakal sehat lagi mulia sehingga tidak berbicara dan bertindak kecuali berdasar ilmu dan keadilan.

Serahkan Kepada Ahlinya

Maka untuk menghadapi beberapa hal di atas agar tidak terulang kembali, baik perbuatan amoral (bercumbu berat ataupun pre-marital sex) maupun tindakan semena-mena main hakim sendiri, hendaklah pihak otoritas melakukan pendekatan yang sifatnya ilmiah dan preventif yakni dengan meningkatkan intensitas serta memfasilitasi Pendidikan Diniyah/ Tarbiah Islam/ Edukasi Agama/ Dirosah Islamiyah/ Pengajian Islam bekerja sama dengan Ulama’ (para ‘Alim) dan Asatidz (para Ustadz) yang tsiqah/ kredibel dalam membawakan Ilmu ad-Din/ Ilmu Agama sesuai metode Salafus-Shalih/ para Shahabat رضي الله عنهم, juga dengan menghadirkan para pakar guna memberikan pengarahan kepada masyarakat sesuai dengan expertise-nya masing-masing: edukasi hukum, health & sex-education, dan selainnya.

Penghargaan yang Besar

Seseorang yang sudah dihukum, apalagi bila dirinya diketahui telah bertaubat, wajib dikembalikan nama baiknya, ditutup/ tidak diungkit aibnya, serta diberikan penghargaan yang besar apabila dirinya berbuat yang jauh lebih baik (dengan banyak beramal shalih) dari waktu sebelumnya.

Konklusi

Haram bagi orang awam dan penuntut ilmu pemula untuk memvonis seseorang.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya ~ temanshalih.com

44 total views, 2 views today