HomeBlogCantiknya Nurun | Dialog Ta’aruf

Cantiknya Nurun | Dialog Ta’aruf

share

cantik

Baik Agama dan Paras rupawan apabila terkumpul pada satu tempat, inilah rezeki yang patut disyukuri. Bukan dicela, sebagaimana lisan para pencela yang hanya bisa mencela.

Akhwat (wanita),

Jangan engkau jadikan cantik parasku sebagai tolak ukur kebaikan, bukankah waktu yang memudarkan segalanya?

Ikhwan (laki-laki),

Benar, aku memisahkan antara kebaikan Agama dan paras yang rupawan, dan tatkala aku mendapati keduanya dalam satu tempat maka inilah rezeki yang tak ternilai dengan nominal. Tidakkah engkau menginginkan, waktu berumah tangga nanti, kita dikaruniai buah hati yang ada pada dirinya senyumku dan senyummu?

Disclaimer

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer