HomeBlogBermajelis dengan Mertua | Dialog Ta’aruf

Bermajelis dengan Mertua | Dialog Ta’aruf

share

Adab muamalah dalam Islam, apabila seorang mempelajarinya dengan baik tentu dapat diketahui tanpa Syakk (ragu) bagaimana harus menempatkan diri tatkala bermajelis dengan keluarga: ayah, mertua, kakek (orangtua ayah dan orangtua mertua), serta selainnya.

Dirinya juga dapat menentukan cara yang tepat untuk menyampaikan Al-Haq (Kitabullāh dan Hadits ).

Mafhumah bahwa ilmu bukan hanya ilmu Bil Muhtawa (apa yang disampaikan), akan tetapi juga termasuk di dalamnya Bi Thariqah (cara menyampaikan) dan Bi Halil Mad’u (ilmu tentang keadaan kepada siapa ilmu akan disampaikan).

Hal tersebut sejalan dengan nasihat terdahulu yang berbunyi,

Ketahuilah Terlebih Dahulu Dengan Siapa Engkau Berbicara.

Disclaimer

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer