HomeBlogAku Mencintaimu dengan Mengerti dan Memaafkan | Obrolan Senja

Aku Mencintaimu dengan Mengerti dan Memaafkan | Obrolan Senja

share

mengerti dan memaafkan

Rasulullāh ‎صلى الله عليه وسلم bersabda,

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَلَدِهِ وَوَالِدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

“Tidak beriman (dengan sempurna) salah seorang dari kalian hingga aku menjadi orang yang paling dicintainya daripada orang tuanya, anaknya, dan semua manusia.” — Shahih Muslim nomor 44 (كتاب الإيمان), Shahih al-Bukhari nomor 15 (كتاب الإيمان), Sunan an-Nasa’i nomor 5013 (كتاب الإيمان وشرائعه), Sunan Ibnu Majah nomor 67.

Oleh sebab itu seseorang yang telah berhasil mencintai Allāh عَزَّ وَجَلَّ dan Rasul-Nya ‎صلى الله عليه وسلم lebih dari apa pun dengan diikuti (usaha) pembuktian dalam setiap aspek kehidupan, dirinya akan dengan mudah membuktikan kesungguhannya dalam mencintai hal-hal yang lainnya.

Terlebih seseorang itu pada akhirnya akan mendapati jalan hidupnya sebagai orang yang mudah memahami dan memaafkan kesalahan orang lain. Sebab dia mengetahui bahwasanya memaafkan kesalahan orang lain adalah bentuk amal shalih. Dan tidaklah seseorang yang banyak memaafkan melainkan bertambah kewibawaannya.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer