Senin, Mei 23, 2022
BerandaArti KataMengapa diberi nama bulan “Ramadhan”?

Mengapa diberi nama bulan “Ramadhan”?

Sumber kata Ramadhan

A post shared by temanshalih.com (@teman_shalih) on

Dalam kitabnya, Ritual Sunnah Setahun/ Sunan al-Hauliyah, Yazid bin Abdul Qadir Jawas (Abu Fathi) bertutur bahwa,

“Mengenai penamaan bulan ini dengan nama Ramadhan (رَمَضَانَ), para ulama berbeda pendapat mengenai (dasar) penamaannya. Dari perspektif maknawi, ada pendapat yang menyatakan bahwa dinamakan Ramadhan (رَمَضَانَ) karena (تُرْمَضُ فِيْهِ الذُنُوْبُ), ‘Pada bulan ini dosa-dosa (manusia) dibakar.’

Atau (اَلرَّمْضَاءُ شِدَّةُ الْحُرِّ); ar-ramdhaa’ yang maknanya panas membara. [Fat-hul Baarii (IV/113)]

Sesuai dengan Realita

Pendapat lain menyatakan bahwa dinamakan Ramadhan sebab orang-orang Arab tatkala mentransfer nama-nama bulan dari bahasa kuno, mereka menamakan bulan-bulan itu berdasarkan realita dan kondisi yang terjadi di zaman itu. (Qadarullah) bulan ini jatuh tepat pada cuaca yang panas membakar, maka dinamakan bulan ini dengan nama Ramadhan. [Ash-Shihhaah (III/1081), karya al-Jauhari, dengan sedikit perubahan. Lihat juga Mukhtaarush Shihhaah (hlm. 115), karya Muhammad bin Abi Bakr bin ‘Abdul Qadir ar-Razi].”

Maraaji’ (Senarai Pustaka):

Yazid bin Abdul Qadir Jawas hafizhahullah. 1433 H/ 2012 M. Ritual Sunnah Setahun/Sunan al-Hauliyah. Bogor: Media Tarbiyah. [hlm. 663]

Sumber: Maraaji' (Senarai Pustaka).
Alhamdulillah. Anda telah selesai mengkaji sebuah konten ilmiah. Bacalah doa berikut ini:
Doa Kafaratul Majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan ber-taubat kepadamu.”
Hadits Pendek tentang Menunjukkan Kebaikan:

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca konten ini dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." - Shahih Muslim nomor 1893.
Konten Asli Protected by Copyscape

  1. Saat ini anda tengah membaca konten asli buatan TemanShalih.Com;

  2. Apabila anda menukil atau membuat materi turunan (scraped content, rewritten content, duplicate content) di/untuk website lain; dalam forum komunikasi tanya-jawab; untuk penulisan naskah akademis: tugas sekolah, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi; pada sebagian/seluruhnya, tulislah URL aktif sebagai penunjuk konten rujukan;

  3. TemanShalih.Com proaktif melakukan monitoring terhadap konten yang telah terbit;

  4. Lihat daftar website yang copy-paste tulisan temanshalih.com
  5. Setiap konten asli yang dimuat dalam TemanShalih.Com dilindungi oleh Undang-Undang.

teman shalihhttps://temanshalih.com
Media online informasi akademik muslim dan edukasi kontra terorisme. Terbit sejak Ramadhan 1437 H/Juni 2016 M. Mengedepankan adab-adab dan kaidah ilmiah dalam membuat konten ilmiah. Jazakumullah Khairan.
KONTEN TERKAIT

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -