Senin, Oktober 18, 2021
BerandaArti KataArti Istisyhad

Arti Istisyhad

Arti Istisyhad (Mencari Syahid)

Arti istisyhad (إسْتِشَهَاد) adalah mencari syahid (mati dalam berperang di jalan Allah). Tidak sama dengan bom bunuh diri (تفجير انتحاري).

Baca juga: Perbedaan antara mujahid dengan teroris.

Pahala bagi orang yang memohon Syahadah kepada Allah dengan tulus dari lubuk hatinya

Dari Anas bin Malik, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم مَنْ طَلَبَ الشَّهَادَةَ صَادِقًا أُعْطِيَهَا وَلَوْ لَمْ تُصِبْهُ ‏

Barangsiapa memohon syahadah (mati dalam keadaan syahid) dengan sungguh-sungguh, maka sungguh dia akan diberi pahala seperti pahala mati syahid meskipun dia tidak mati syahid.

Shahih Muslim nomor 1908 (كتاب الإمارة).

Dari Shahabat Sahl bin Hunaif رضى الله عنه, bahwasanya Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,

مَنْ سَأَلَ اللهَ الشَّهَادَةَ بِصِدْقٍ بَلَّغَهُ اللهُ مَنَازِلَ الشُّهَدَاءِ وَإِنْ مَاتَ عَلَى فِرَاشِهِ

Barangsiapa yang benar-benar memohon syahid kepada Allah dengan jujur, niscaya Allah mengantarkannya kepada derajat para Syuhada’ meskipun dia mati di atas ranjangnya.

Shahih Muslim nomor 1909 (كتاب الإمارة).

Al-Hafizh Ibnu Hajar رحمه الله berkata,

Derajat orang yang berjihad terkadang dapat diraih oleh orang yang tidak berjihad (berperang). Bisa jadi karena niatnya yang tulus atau bisa juga disebabkan amal shalih yang menyamainya. Setelah menjelaskan bahwasanya Surga Firdaus itu dipersiapkan untuk orang-orang yang berjihad, Allah pun memerintahkan kita untuk berdo’a meminta Surga Firdaus.

Tetap memperoleh pahala walaupun mati di atas kasur

Dari Mu’adz bin Jabal رضى الله عنه, bahwasanya ia mendengar Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,

مَنْ قَاتَلَ فِي سَبِيلِ اللهِ فُوَاقَ نَاقَةٍ فَقَدْ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ، وَمَنْ سَأَلَ اللهَ الْقَتْلَ مِنْ نَفْسِهِ صَادِقًا ثُمَّ مَاتَ أَوْ قُتِلَ فَإِنَّ لَهُ أَجْرَ شَهِيدٍ

Barangsiapa yang berperang fi sabilillah (walaupun selama) jarak antara dua kali perahan susu unta* maka sungguh wajib atasnya surga. Dan barangsiapa yang meminta kematian (dalam perang) kepada Allah dengan jujur dari hatinya kemudian ia meninggal atau dibunuh maka baginya pahala seorang syahid. Diriwayatkan oleh Abu Daud dan Tirmidzi, ia menshahihkannya, juga Nasa’i, Ibnu Majah, dan Hakim, ia berkata, “Shahih ‘ala Syarthihima”, dan Ibnu Hibban, namun ia berkata, “Dan barangsiapa yang memohon syahadah kepada Allah dengan ikhlas, maka Allah akan memberinya pahala seorang syahid meskipun ia meninggal di atas kasurnya.” (Diriwayatkan Hakim dan ia berkata, “Shahih ‘Ala Syarthihima.”)

Shahih (al-Albani): Sunan Abi Dawud no. 2541 (كتاب الجهاد), Tirmidzi no. 1654 (كتاب فضائل الجهاد عن رسول الله صلى الله عليه وسلم), Nasa’i 6/25, Ibnu Majah n0. 2792 (كتاب الجهاد), Hakim 2/77 serta dishahihkan oleh al-Albani dalam Misykat al-Mashabih no. 3825.

Maraaji’ (Senarai Pustaka)

  • Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Jihad Dalam Syariat Islam (Bogor : Pustaka At-Taqwa, 1432 H/ 2011 M), hal. 269 – 270.
  • Syaikh Syarafuddin bin Khalaf ad-Dimyathi. 2010 M. Ensiklopedi Pahala. Jakarta: Pustaka As-Sunnah. hal. 485 – 487.
Sumber: Maraaji' (Senarai Pustaka).
Alhamdulillah. Anda telah selesai mengkaji sebuah konten ilmiah. Bacalah doa berikut ini:
Doa Kafaratul Majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan ber-taubat kepadamu.”
Hadits Pendek tentang Menunjukkan Kebaikan:

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca konten ini dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." - Shahih Muslim nomor 1893.
Konten Asli Protected by Copyscape

  1. Saat ini anda tengah membaca konten asli buatan TemanShalih.Com;

  2. Apabila anda menukil atau membuat materi turunan (scraped content, rewritten content, duplicate content) di/untuk website lain; dalam forum komunikasi tanya-jawab; untuk penulisan naskah akademis: tugas sekolah, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi; pada sebagian/seluruhnya, tulislah URL aktif sebagai penunjuk konten rujukan;

  3. TemanShalih.Com proaktif melakukan monitoring terhadap konten yang telah terbit;

  4. Setiap konten asli yang dimuat dalam TemanShalih.Com dilindungi oleh Undang-Undang.

teman shalihhttps://temanshalih.com
Media online informasi akademik muslim dan edukasi kontra terorisme. Terbit sejak Ramadhan 1437 H/Juni 2016 M. Mengedepankan adab-adab dan kaidah ilmiah dalam membuat konten ilmiah. Jazakumullah Khairan.
KONTEN TERKAIT

1 KOMENTAR

  1. […] Istisyhad atau Mencari Syahid adalah cerminan sikap dan kekuatan hati seorang yang beriman (Mukmin), akan tetapi amaliah Istisyhad tidak sama dengan bom bunuh diri. Oleh sebab itu dalam kitabnya, Jihad Dalam Syariat Islam, Yazid bin Abdul Qadir Jawas ‎حفظه الله mengungkap hal ini pada bab ke-15, dengan tajuk, “Bom Bunuh Diri Bukan Jihad”. […]

Comments are closed.

- Advertisment -