Senin, Oktober 18, 2021
BerandaFatwa Lajnah Daimah Al IftaArti Hijrah Secara Bahasa, Syar'i, dan Syaratnya

Arti Hijrah Secara Bahasa, Syar’i, dan Syaratnya

Pertanyaan: Apa arti hijrah dan syarat-syaratnya di dalam Islam? Dan apa maksud sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, (عبادة في الهرج كهجرة إلي) “Beribadah di saat terjadi al-harj (berkecamuknya kekacauan) bagaikan berhijrah kepadaku.” – Shahih Muslim nomor 2948 (كتاب الفتن وأشراط الساعة).


Jawaban: Arti hijrah (هِجْرَة) secara bahasa adalah: perpindahan; imigrasi. Namun yang dimaksud secara syar’i hijrah artinya: seorang mukallaf yang keluar dari wilayah negeri kafir menuju daerah Islam (darul Islam), dan hukumnya wajib.

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلائِكَةُ ظَالِمِي أَنْفُسِهِمْ قَالُوا فِيمَ كُنْتُمْ

“Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya, “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?” – Q.S. Annisa (4): 97.

Allah Ta’ala berfirman:

فَأُولَئِكَ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَسَاءَتْ مَصِيرًا

“Orang-orang itu tempatnya neraka Jahanam, dan Jahanam itu tempat kembali yang paling buruk.” – Q.S. Annisa (4): 97.

Mengomentari ayat tersebut, Ibnu Katsir berkata, “Ayat ini berlaku umum bagi setiap individu yang tinggal di antara kaum musyrikin. Dalam kondisi dia mampu untuk hijrah dan tidak sanggup menegakkan agamanya, maka dia zalim terhadap dirinya sendiri (jika tidak berhijrah). Dia dianggap telah melakukan perbuatan haram menurut ijma’ ulama.”


Adapun sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, (العبادة في الهرج كهجرة إلي) “Beribadah di saat terjadinya “al-harj” (berkecamuknya kekacauan) bagaikan berhijrah kepadaku.”

Mengindikasikan keutamaan beribadah kepada Allah semata di saat terjadi fitnah dan peperangan, nilainya sama seperti hijrah yang dilakukan kaum muslimin menuju Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam di Madinah dengan meninggalkan wilayah kafir Makkah sebelum ditaklukkan.

Namun hadits ini bukan merupakan dalil yang menggugurkan kewajiban hijrah bagi individu yang tinggal di daerah kafir dan tidak sanggup untuk menegakkan agamanya di antara mereka.

Pertanyaan Keenam dari fatwa nomor 7150.

konklusi arti hijrah
Konklusi arti hijrah.

Konklusi:

  1. Arti hijrah 1: Keluar atau pindah dari negeri kafir menuju negara Islam (misal Arab Saudi dan Islamic Emirate of Afghanistan) atau negeri muslim (negara yang mayoritas penduduknya muslim, misal: Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam);
  2. Arti hijrah 2: artinya meninggalkan maksiat dan dosa, bertaubat, kemudian hidup sesuai aqidah sunnah dan manhaj salaf;
  3. Orang-orang yang berhijrah disebut al-Muhaajir.

Demikianlah artikel tentang arti hijrah secara bahasa dan syar’i. Semoga bermanfaat, dan semoga kita semua istiqamah di atas Sunnah.

وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam


اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء
al-Lajnah ad-Da’imah lil-Buhuts al-‘Ilmiyyah wal-Ifta’
Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi

Ketua
عبد العزيز بن عبد الله بن باز
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Sumber Wajib Ditulis

teman shalihhttps://temanshalih.com
Media online informasi akademik muslim dan edukasi kontra terorisme. Terbit sejak Ramadhan 1437 H/Juni 2016 M. Mengedepankan adab-adab dan kaidah ilmiah dalam membuat konten ilmiah. Jazakumullah Khairan.
KONTEN TERKAIT

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -