Perbedaan dan Arti Ghanimah, Fa’i, Jenis-jenis, dan Pembagiannya

Tidak semua harta rampasan perang disebut ghanimah.

Untuk memudahkan anda dalam mebaca artikel tentang ghanimah, gunakanlah panduan daftar isi di bawah ini untuk mendapatkan konten yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Sebab harta rampasan perang terbagi kedalam 2 (dua) istilah/ terminologi yakni:

Apa arti Fa’i?

Fa’i; yakni harta rampasan perang yang diperoleh dari suatu negeri/ wilayah tanpa terjadi peperangan artinya penduduknya kabur, tidak mengadakan perlawanan, atau terjadinya kesepakatan damai.

Apa arti Ghanimah?

Ghanimah; yakni harta rampasan perang yang diperoleh dari suatu negeri/ wilayah yang didahului dengan peperangan/ ditaklukkan dengan terjadinya peperangan antara para pihak yang terlibat di dalam peperangan dimaksud.

Pembagian Ghanimah dan Harta Rampasan Perang Lainnya

Sementara untuk pembagian Ghanimah maka ia harus diambil 1/5 untuk Allah ﷻ dan Rasul-Nya ﷺ, kemudian sisanya dibagikan kepada pasukan dan tidak ada jatah 1/5 di dalam Fa’i (harta rampasan dalam perang tanpa didahului pertempuran).

KETAHUI LEBIH LANJUT: Sikap Seorang Muslim terhadap Hari Raya Orang Kafir.

Macam-macam Harta Rampasan Perang

Dikatakan ‘harta rampasan perang’ sebab ia memiliki nilai kemanfaatan. Apa saja yang termasuk kedalam harta rampasan perang? Di antaranya yakni:

  1. Stok pangan/ makanan (boleh mengambil makanan sebelum dibagikan dan sebelum dipisahkan 1/5-nya);
  2. Persenjataan, kendaraan danperlengkapan perang (boleh segera digunakan pada saat peperangan masih berlangsung dan apabila peperangan telah usai maka wajib dikembalikan untuk dimasukkan kedalam harta rampasan perang);
  3. Pakaian dan perkakas rumah tangga (tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi kecuali ada kondisi darurat/ mendesak seperti udara yang sangat dingin/khawatir menimbulkan kematian maka boleh digunakan).

Larangan Menggelapkan Harta Rampasan Perang

Sementara itu, menggelapkan harta rampasan perang termasuk kedalam hal tercela yang merupakan perbuatan menyimpang di dalam Jihaad Fii Sabilillaah.

Berikut ini adalah hadits pendek tentang korupsi/ larangan menggelapkan harta.

Dari Umar bin al-Khaththab Radhiy-Allaahu-‘Anhu, Nabi ﷺ bersabda,

مَنْ غَلَّ مِنْهَا بَعِيرًا أَوْ شَاةً أُتِيَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَحْمِلُهُ

Barangsiapa yang berkhianat (dengan menggelapkan) unta atau kambing, maka dia datang pada hari kiamat dalam keadaan membawanya (barang yang digelapkan tersebut).- Hadits Shahih Lighairihi: Riwayat Ahmad (III/498) & Ibnu Majah no. 1810. Dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah no. 2354

Maraaji’ (Senarai Pustaka):

  • Mumammad bin Ismail Al-Amir Ash-Shan’ani bab Jihad (Imam Ash-Shan’ani Rahimahullah). Subul As-Salam Syarh Bulugh Al-Maram. Hadits No. 1195,  1200, 1201, 1210
  • Yazid bin Abdul Qadir Jawas (Ustadz Yazid Hafidzhahullaah). 1432 H. Jihad Dalam Syari’at Islam. Bogor: Pustaka At-Taqwa.

Demikianlah itu penjelasan mengenai arti Ghanimah dan Fa’i. Jazakumullah Khairan.

Doa Kafaratul Majelis:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

“Mahasuci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau, aku meminta ampunan dan ber-taubat kepadamu.”
Hadits Pendek tentang Menunjukkan Kebaikan:

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca konten ini dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." - Shahih Muslim nomor 1893.
Konten Asli Protected by Copyscape

  1. Saat ini anda tengah membaca konten asli buatan Authors TemanShalih.Com;

  2. Apabila anda menukil atau membuat materi turunan (scraped content, rewritten content, duplicate content) di/untuk website lain; dalam forum komunikasi tanya-jawab; untuk penulisan naskah akademis: tugas sekolah, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi; pada sebagian/seluruhnya, tulislah URL aktif sebagai penunjuk konten rujukan;

  3. TemanShalih.Com proaktif melakukan monitoring terhadap konten yang telah terbit;

  4. Setiap konten asli yang dimuat dalam TemanShalih.Com dilindungi oleh Undang-Undang;

  5. Lihat Daftar Website yang Copy Paste Konten TemanShalih.Com.

Jazakumullah Khayran.

Agar terus menghasilkan konten yang kredibel, dukung kami dengan follow akun Instagram TemanShalih

teman shalih

teman shalih

Media online pendidikan aqidah sunnah dan manhaj salaf. Terbit sejak Juni 2016. Semula berkembang di Pontianak, Kaliamantan Barat. Kini telah berpindah home-base ke Bogor, Jawa Barat. Mengedepankan adab-adab dan kaidah ilmiah dalam membuat konten: Hadits Pendek, Arti Kata, Fatwa Ulama, Murojaah Online, Doa Shahih, Syair Arab, Informasi Akademik & Beasiswa, Kaidah Fiqih.

Satu tanggapan untuk “Perbedaan dan Arti Ghanimah, Fa’i, Jenis-jenis, dan Pembagiannya

Komentar ditutup.