HomeIntisari Cahaya IlmuArti KataArti ad-Dhoror dan ad-Dhiror
ad-Dhoror, jangan membuat sesuatu yang membahayakan diri sendiri dan orang lain

Arti ad-Dhoror dan ad-Dhiror

Arti Kata Intisari Cahaya Ilmu 0 0 likes share

Memaknai ad-Dhoror dan ad-Dhiror

Pendapat Ulama’

Terdapat khilaf/ perbedaan pendapat di antara Ulama’ dalam memaknai lafdzh ad-Dhoror (الضَرَر) dan ad-Dhiror (الضِرَار).

Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu yusuf menukil pendapat Ulama’ (para ‘Alim) dalam kitabnya, Qowaid Fiqhiyyah, dia menuturkan bahwa,

al-Khusyani berkata, dhoror adalah sesuatu yang membahayakan, yang engkau dapat memetik manfaatnya akan tetapi juga membahayakan orang lain. Sedangkan dhiror adalah suatu perbuatan yang sama sekali tidak ada manfaatnya serta membahayakan orang lain.

Pendapat Lainnya

Para ‘Alim yang lain berkata bahwa makna dhoror adalah berbuat sesuatu yang membahayakan orang lain akan tetapi si pelaku tidak berbuat suatu hal yang membahayakan dirinya. Sedangkan makna dhiror adalah berbuat sesuatu yang membahayakan orang lain yang mana dia berbuat jahat kepadanya kalau hal itu tidak dilakukan untuk membela sebuah kebenaran.

Diintisarikan dari:

  • Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf, Kaidah-Kaidah Praktis Memahami Fiqih Islam (Qowaid Fiqhiyyah), (Gresik : Pustaka al-Furqon, 1435 H/ 2013 M), hal. 86-87.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya ~ temanshalih.com

140 total views, 2 views today