HomeDaftar5 Jenis Aktivitas Berdasar Skala Prioritas
Skala Prioritas

5 Jenis Aktivitas Berdasar Skala Prioritas

Daftar Intisari Cahaya Ilmu 0 likes 99 views share

Agar seorang mukallaf  berhasil dalam program membangun mental tangguh dan sukses menghindari penghambat hidup, maka dirinya perlu juga untuk mengetahui jenis-jenis aktivitas berdasar skala prioritas.

Hal ini sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan seseorang dalam mencapai tujuannya. Adapun 5 jenis aktivitas berdasar skala prioritas adalah sebagai berikut:

  • Pertama, pekerjaan yang penting dan mendesak. Yakni tugas penting yang harus dilakukan dengan segera atau dimasa mendatang karena melihat akibat buruk dan fatal yang akan timbul dari penundaan waktu pelaksanaannya;
  • Kedua, penting akan tetapi tidak tergesa-gesa. Yakni pekerjaan atau kegiatan yang masuk dalam skala prioritas akan tetapi tidak terlalu mendesak untuk segera dilaksanakan;
  • Ketiga, segera akan tetapi kurang penting. Yakni pekerjaan yang perlu dapat perhatian segera walau pun tidak termasuk dalam prioritas penting;
  • Keempat, pekerjaan yang bersifat pelengkap. Yakni pekerjaan dan kegiatan yang tidak penting untuk dilakukan sekalipun pekerjaan itu ada;
  • Kelima, Waktu yang terbuang. Yakni pekerjaan atau kegiatan yang apabila dilakukan, maka hal itu akan menimbulkan penyesalan waktu, dan pekerjaan atau kegiatan yang tidak menghasilkan sesuatu yang positif.



Oleh sebab itu hendaklah saudara membuat program kerja harian beserta jadwal pelaksanaannya. Hal tersebut dimulai dari pekerjaan yang paling penting. Sementara itu perlu juga untuk menetapkan batasan waktu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

Hendaknya membangun sikap yang berani dalam mengambil keputusan setelah mempertimbangkan akibatnya dengan matang, mana yang hendak dikerjakan terlebih dahulu berdasar skala prioritas di atas. Hal ini juga perlu didukung dengan kemauan yang kuat, sebab tiada berarti tatkala tujuan telah ditetapkan akan tetapi seseorang itu berhenti dan tidak mengambil keputusan-keputusannya.

Dan berdo’a kepada Allah ‘Azza Wa Jalla, sebab manusia hanya dapat mengusahakan asbab terbaik saja, sementara hasilnya kita serahkan kepada ketetapan Allah ‘Azza Wa Jalla (sikap tawakkal).

رَّبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

“Ya Rabb kami, hanya kepada Engkau kami bertawakkal dan hanya kepada Engkau kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali.” – Q.S. Al-Mumtahannah (Wanita yang Diuji) [60]: 4.

اَللّٰهُمَّ قَنِّعْنِيْ بِمَا رَزَقْتَنِيْ، وَبَارِكْلِيْ فِيْهِ، وَاحْلُفْ عَلَى كُلِّ غَائِبَةٍلِيْ بِخَيْرٍ

“Ya Allah, jadikanlah aku merasa qana’ah (merasa cukup, puas, rela) terhadap apa-apa yang telah Engkau rezekikan kepadaku, dan berikan keberkahan kepadaku di dalamnya serta gantikanlah bagiku semua yang hilang dariku dengan yang lebih baik.” – Hadits Riwayat Al-Hakim (I/ 510) dan dishahihkannya, serta disepakati oleh adz-Dzahabi, dari Abdullah bin Abbas. Dilemahkan oleh Syaikh  al-Albani dalam Silsilah Ahadits adh-Dha’ifah nomor 6042.

Qana’ah yakni menerima dan ridha serta merasa puas atas rezeki yang dikaruniakan Allah ‘Azza Wa Jalla.

Maraaji’:

  • Kitab suci Al-Qur’an.
  • Abdurrahman bin Muhammad ar-Rayyis, Menjadi Pemimpin & Manager Sukses Dalam Sorotan Kajian Keislaman, (Jakarta: Darul Haq, 1437 H/ 2016 M), hal. 13.
  • Husain Muhammad Syamir, 31 Sebab Lemahnya Iman, (Jakarta: Darul Haq, 1434 H/ 2013 M), hal. 152-153.
  • Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Do’a & Wirid Mengobat Guna-Guna dan Sihir Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah, (Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 1436 H/ 2015 M), hal. 142

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/ share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya: temanshalih.com

Laporkan konten negatif: Disclaimer