HomeCahaya IlmuGhibah: Kak, Aku Dighibah di Mana Letak Hikmahnya?
ghibah artikel tentang makna istighfar teman shalih

Ghibah: Kak, Aku Dighibah di Mana Letak Hikmahnya?

Cahaya Ilmu 0 share

Ghibah; “Aku dighibah, betapa sakit hatiku yang mereka tanpa haq membuka aibku, di Mana letak Hikmahnya?

– Bagian I.

#temanShalih #HijrahYangShahih #teman #sahabat #istighfar | repro @hijabformen

A post shared by temanshalih.com (@teman_shalih) on

Dari Abu Hurairah ‎رضي الله عنه‎‎, bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,

وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“… Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” ~Shahih Bukhari no. 6018 (كتاب الأدب) & Shahih Muslim no. 47 (كتاب الإيمان)

Ketika seorang Muslim dituntut untuk:

  • Menjaga lisannya dari menyakiti hati saudara muslimnya yang lain,
  • Menutup aib saudaranya dengan tidak membicarakan kekurangan-kekurangannya, dan
  • Mengedepankan husnu-zhan/berprasangka baik terhadap orang lain yang menampakkan ciri keimanan dan beramal shalih.

Namun disaat itu juga ia tengah disakiti oleh orang lain, oleh seorang/sekelompok orang yang:

  • Lalai dalam lisannya, yang pada dirinya terkumpul sikap tercela yang ia tidak hadhir di dalam suatu majelis kecuali dengan
  • ber-i’tiqad (bertekad/berkeyakinan/berkeinginan) membuka aib saudaranya di muka umum.

Maka diwaktu seperti ini seseorang yang tengah dighibah sebaiknya mengamalkan dalil-dalil yang terdapat di dalam nash Kitabullah danHadits yang Shahih yang menunjukkan keutamaan untuk:

  • Bersabar dan
  • Memaafkan kesalahan orang lain (keburukan hati dan lisan mereka; mafhum setiap perkataan bersumber dari dalam hati), sebab yang demikian itu dapat menjaga kesucian jiwa.
  • Seseorang yang berbuat salah, selanjutnya karena perbuatannya itu ada pihak-pihak yang merasa dirugikan, kemudian para pihak yang dirugikan membalasnya dengan perbuatan yang lebih buruk. Maka hendaklah orang yang berbuat salah ini bertaubat dan bersabar, sebab hal ini menunjukkan perbaikan kadar keimanan di dalam hatinya. Mafhum seseorang yang bersabar dan banyak memaafkan kesalahan orang lain tidak akan terjadi apa pun pada dirinya kecuali kewibawaannya bertambah.

#TemanShalih #HijrahYangShahih #teman #sahabat #reminder #powerful

A post shared by temanshalih.com (@teman_shalih) on

Allah  تبارك وتعال berfirman, 

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah, kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.” ~Q.S. Ali ‘Imran (Keluarga ‘Imran) [3]: 159

#HijrahYangShahih #temanshalih #KasihSayang

A post shared by temanshalih.com (@teman_shalih) on

Catatan Penting:

  • Mafhumah sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah ia yang kembali kepada As-Sunnah Ash-Shahihah (Sunnah yang Shahih) sebagaimana beragama dan hidupnya para Shahabat رضي الله عنهم (Salafuna-Shalih/Pendahulu kita yang Shalih). Dan sebaik-baik orang Muslim adalah yang paling sedikit salahnya.
  • Ciri orang beriman adalah mereka yang menerima ketetapan Allah جل جلاله atas suatu perkara yang telah terjadi, maka untuk menguatkan hati seseorang yang terluka, katakanlah;  (قدر الله وما شاء فعل); “Qadarullāh wa Maa Sya’a Fa’al”; “Qadarullāh (Ini adalah takdir Allāh), dan apa yang Dia kehendaki, Dia lakukan.”

Maraaji’ (Senarai Pustaka):

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.


Rasulullah ﷺ bersabda,


من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه


Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.- Shahih Muslim no. 1893


Klik bagikan/share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya ~ temanshalih.com

375 total views, 4 views today