HomeCahaya IlmuPress Release: temanshalih.com – “Menyejukkan Hati”

Press Release: temanshalih.com – “Menyejukkan Hati”

Cahaya Ilmu 0 share

Muqaddimah – Allah ‘Azza Wa Jalla telah menjadikan Uswatun-Hasanah pada diri Rasulullah ﷺ, baik ucapannya, perbuatannya dan segala persetujuanya (yang tersebut ini dikenal dengan istilah Sunnah). Sehingga orang-orang yang mengikutinya dengan benar akan memperoleh kebaikan di dunia dan akhirat, dan berhak mendapat syafaat.

Rasulullah ﷺ memberikan perhatian yang sangat besar kepada para pemuda. Banyak sekali ditemukan di antara para Shahabat Rasul adalah para pemuda yang shalih dan produktif, yang menjaga waktu hidupnya jauh dari perbuatan yang sia-sia. Di antara Shahabat Rasullah ada yang mahir dalam mengatur strategi militer, penghapal al-Qur’an yang fasih, periwayat Hadits/Sunnah yang terpercaya, penulis surat yang rapih dan cekatan, pemanah yang jitu dan penunggang kuda yang gagah, memiliki kesetiaan yang tidak diragukan, menepati janji, rela berkorban demi Rasulullah ﷺ, pandai menjaga lisan dan saling mencintai di antara mereka, dan apabila terjadi perselisihan di antara para Shahabat mereka mengembalikan penyelesaiannya kepada Kitabullah & Rasulullah.

Mereka para Shahabat Radhiy-Allaahu-Ta’ala-‘Anhu memiliki karakteristik yang istimewa/Akhlaq-al-Karimah disebabkan mereka mengikuti petunjuk Rasulullah ﷺ dengan benar sepanjang hidupnya – sebanyak bilangan nafasnya, sehingga kedamaian dan ketentraman memenuhi hati mereka.

Tidak lain itu semua diawali dengan keikhlasan/ketulusan mereka beriman kepada Allah ‘Azza Wa Jalla & Rasul-Nya dengan sebenar-benar iman Yang dengan sebab keridhaan Allah ‘Azza Wa Jalla, para Shahabat terbit sebagai Khulafa-ur-Rashidin, pemimpin kaum Muslimin setelah berpulangnya Rasulullah kepada Rafiqul-‘Ula. Para Shahabat adalah pemimpin yang menguasai dunia tetapi hatinya tidak dipenuhi dengan keduniaan melainkan kecintaan mereka kepada Rasulullah ﷺ.

Perasaan cinta yang dibuktikan dengan mencintai Risalahnya dengan utuh; petunjuknya, peraturannya. Mencintai Rasulullah ﷺ tidak hanya sebatas pada mencintai fisik/raga/jasad-nya saja, tetapi juga mencintai agama beliau, risalah beliau ﷺ. Sungguh mencintai Rasulullah ﷺ adalah kewajiban setiap Muslim, sebab beliau ﷺ membawa risalah dari Allah ‘Azza Wa Jalla, dan segala nikmat yang dirasakan oleh manusia adalah nikmat dari Allah ‘Azza Wa Jalla. Yang demikian itu adalah pembuktian Cinta Sejati.

Kaum muslimin khususnya para pemuda yang hidup di zaman sekarang ini, dapat termasuk kedalam jama’ah para Shahabat apabila mengikuti sifat dan cara mereka dalam segenap aspek kehidupan, yakni muamalah (interaksi sosial) dan peribadatan/cara beribadah.

Diketahui bahwa persaudaraan di anatara Muslim adalah persaudaraan karena keimanan; sebuah ikatan yang tidak terbatas ruang dan waktu, persaudaraan yang tidak putus karena perbedaan ras, wuku, etnis, warna kulit, persaudaraan yang jauh dari sikap egoisme kebangsaan.

Seseorang perlu memperhatikan betul kehidupan masa mudanya, sebab masa muda adalah waktu di mana hawa nafsu seseorang sedang bergejolak, waktu di mana ia memiliki kekuatan fisik yang prima, yang dengan itu ia mampu mengerjakan banyak hal. Sehingga, apabila seseorang sanggup mengarahkan dirinya pada jalan-jalan yang Ma’ruf yang dicintai Allah ‘Azza Wa Jalla dan Rasulullah ﷺ sesugguhnya ia sedang meniti langkah kemenangan dari satu di antara pintu-pintu ketaatan, pintu-pintu jihad.

Alhamdulillah, sebab rahmat Allah Ta’ala timbullah kecintaan di antara kaum Muslimin yang dengan sebab itu pula semangat sebagian kaum Muslimin dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar akan tetap ada sampai datangnya hari kiamat. Kehadiran website temanshalih.com di tengah-tengah pemuda Muslim tidak lain merupakan satu upaya mengoptimalkan alat/sarana kemutakhiran teknologi informasi dalam  menyebarkan kehangatan cahaya ilmu (Kitabullah & As-Sunnah) melalui riwayat-riwayat hadits yang shahih, atsar para Shahabat/Khulafa-ur-Rashidin al-Mahdiyin, tabi’in dan tabi’ut tabi’in serta perkataan para ulama mujahid pembela al-Haq (Kitabullah & As-Sunnah) agar para pemuda Muslim memiliki pedoman hidup yang kokoh dan lurus dalam kehidupan beragama yang mendapatkan jaminan kebaikan dan keselamatan di dunia dan akhirat.

Dari hati yang terdalam yang semata mengharap keridhaan Allah Ta’ala dan yang berharap disatukan dengan orang-orang Mukmin, aku memohon kepada Allah taufiq dan petunjuk untuk para pemuda Muslim, dan memperbaiki hubungan antar sesama mereka, serta mempersatukan hati mereka –mempersatukan aqidah/keyakinan beragama mereka, sebagaimana bersatunya para Shahabat dari kalangan Muhajirin dan Anshar yang tegak mengikuti Sunnah (petunjuk Rasulullah ﷺ), membimbing mereka kepada jalan-jalan keselamatan serta mengeluarkan mereka dari berbagai kegelapan kepada cahaya Iman.

Sungguh Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan Do’a.

~Teman Shalih, Menyejukkan Hati.

392 total views, 6 views today