HomeKhabarJaulah Fi al-Madinah: Univ. Tanjungpura Fakultas Hukum

Jaulah Fi al-Madinah: Univ. Tanjungpura Fakultas Hukum

Khabar Regional 0 share

jaulah-untan
Jaulah fi al-Madinah 
(Tour of The City/Kunjungan ke Kota) Pontianak 
(22/11/’16): Semangat mahasiswa dalam menuntut ilmu terlihat jelas dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan terkait adab tatkala berada di Masjid hingga persoalan-persoalan di dalam Shalat, pemandangan ini didapati pada saat jaulah ke Masjid Al-Mizan Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak, Kalimantan Barat bersama rekan-rekan mahasiswa dari FKMI Al-Mizan.

Mahfumah bahwa menuntut ilmu Agama dasar hukumnya adalah Fardhu ‘Ain bagi setiap Muslim yang ia merupakan amal shalih yang nilai pahalanya setara dengan Jihaad Fii Sabilillaah.

Allah ﷻ berfirman,

لَّا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ ۚ فَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ عَلَى
الْقَاعِدِينَ دَرَجَةً ۚ وَكُلًّا وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَفَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى الْقَاعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًا

دَرَجَاتٍ مِّنْهُ وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً ۚ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا

Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai ‘uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar, (yaitu) beberapa derajat dari pada-Nya, ampunan serta rahmat. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.- Q.S. An-Nisaa’ [4]: 95-96

Tafsirnya,

Balasan yang banyak ini, yang berupa kedudukan-kedudukan yang tinggi di surga, adalah karunia dari Allah yang diberikan secara khusus bagi hamba-Nya yang berjihad di jalan-Nya, pengampunan atas dosa-dosa mereka, serta rahmat yang luas yang mereka nikmati di dalamnya. Allah Maha Pengampun bagi siapa saja yang bertaubat dan kembali kepada-Nya, serta Maha Merahmati orang-orang yang taat kepada-Nya, yang berjihad di jalan-Nya.- Q.S. An-Nisa' (Wanita) [4]: 96, Kitab At-Tafsir Al-Muyassar mushaf Al-Madinah An-Nabawiah (At-Tafsirul Muyassaru)

Dengan program Jaulah ‘Ilmiyyah bersama temanshalih.com & festivalmadinah.com diharapkan para mahasiswa dapat memotivasi diri  untuk turut dalam langkah ketaatan yakni fastabiqul khayrat/berlomba dalam kebaikan dengan menuntut ilmu Agama yang Shahih dan istiqamah di dalamnya sebagai dasar yang kuat untuk mengambil bagian sebagai Al-Muhaajiriin yakni orang-orang yang hijrah kepada kepada ketaatan dengan berpedoman kepada Sunnah yang Shahih dan bersabar dalam menjalankan aturan-aturan Agama (tatkala Islam telah asing di mata mayoritas manusia).

Sesungguhnya nikmat paling besar yang Allah berikan kepada hamba-Nya adalah sikap istiqamah dan bersabar dalam melaksanakan ajaran-ajaran Agama, di mana hal itu merupakan satu di antara sebab-sebab yang mendatangkan kebahagiaan manusia di dunia dan di akhirat.

Allah ﷻ berfirman,

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ

نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ ۖ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan,’Tuhan kami ialah Allah’, kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan), ‘Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih, dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) Surga yang telah dijanjikan Allah Kepadamu, kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat’.- Q.S. Fushshilat [41]: 30-31

Tafsirnya,

Sungguh orang-orang yang mengatakan, “Rabb kami adalah Allah ﷻ saja, tiada sekutu bagi-Nya,” kemudian mereka istiqamah menjalankan syariat-Nya maka para malaikat akan berbondong-bondong turun kepada mereka ketika kematian, sambil berkata: “Jangan takut kepada kematian dan apa yang terjadi sesudahnya, jangan bersedih terhadap urusan-urusan dunia yang kalian tinggalkan, bergembiralah dengan surga yang telah dijanjikan kepada kalian!”- Q.S. Fushshilat (Yang Dijelaskan) [41]: 30, Kitab At-Tafsir Al-Muyassar mushaf Al-Madinah An-Nabawiah (At-Tafsirul Muyassaru)

Para malaikat berkata kepada mereka: “Kami adalah penolong-penolong kalian di kehidupan dunia, yang meluruskan dan menjaga kehidupan kalian dengan perintah Allah, begitu pula kami akan bersama kalian di akhirat; di surga kalian akan memperoleh setiap hal yang kalian pilih dan kalian sukai, dan membahagiakan hati kalian; apa pun yang kalian cari akan kalian temukan di hadapan kalian sebagai jamuan dan kenikmatan yang dianugerahkan kepada kalian dari Allah Yang Mengampuni dosa dan Menyayangi kalian.”- Q.S. Fushshilat (Yang Dijelaskan) [41]: 31-32, Kitab At-Tafsir Al-Muyassar mushaf Al-Madinah An-Nabawiah (At-Tafsirul Muyassaru)

Adanya fenomena keistiqamahan dan kesabaran dalam beragama di kalangan kaum laki-laki dan perempuan menunjukkan dan menandakan adanya kebaikan.

Inilah yang disebut-sebut sebagai Shafwah yakni generasi terbaik yang membawa kebangkitan peradaban kaum Muslimin, yang kebangkitan ini bagaikan emas, setiap kali diasah, maka ia akan semakin berkilau.

Betapa sejuk hati dan betapa tentram dada tatkala melihat sejumlah besar para pemuda yang berusaha meneladani Nabi Muhammad ﷺ pada setiap perilakuknya, mereka merupakan Shafwah (generasi terbaik) masyarakat dan merupakan generasi harapan yang penuh kebaikan dan berkah, bi-idznillah.

Jaulah ditutup dengan pemberian hadiyah ‘ilmiyyah dari Festival Madinah berupa buku-buku saku yang syarat akan motivasi serta kitab-kitab berwawasan Sunnah yang Shahih.

  1. Fiqh Shalat Berdasar Al-Qur’an & As-Sunnah, Yazid bin Abdul Qadir Jawas. Media Tarbiyah.
  2. Haramnya Darah Seorang Muslim, Yazid bin Abdul Qadir Jawas. Media Tarbiyah.
  3. Sejak Memilih – Meminang – Hingga Menikah Sesuai Sunnah, Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah. Pustaka Ibnu ‘Umar.
  4. Tuntunan Menggapai Keluarga Sakinah (Disertai Kiat-kiat Memperbaiki Keadaan Rumah Tangga), Muhammad Shalih al-Munajjid. Pustaka Ibnu ‘Umar.

Antum sekalian tidak perlu merasa ragu dalam mengejar pahala, sebab mencintai (mengejar/mencari/mengharap) pahala adalah sifat-sifat orang Mukmin, semoga kita termasuk di dalamnya.” ujar Al-Akh Abu Shofi, Mudir festivalmadinah.com, juga hadir dalam obrolan senja Muhammad Al-Iqbal, Ketua FKMI Al-Mizan Fakultas Hukum Univ. Tanjungpura.

Senarai Pustaka:

[1] Kitab Suci Al-Qur’an
[2] Kitab At-Tafsir Al-Muyassar mushaf Al-Madinah An-Nabawiyah
[3] Syaikh Musthafa Al-Adawi. 1433 H. Al-Bayan fi Ma’nani Kalimat Al-Qur’an (AlBayan: Kamus Kosakata Al-Qur’an). Mesir: Maktabah Makkah.
[4] ‘Abdul Halim bin Muhammad Nashshar as-Salafi. 1427 H. Shifatul Jannah fil Qur-aanil Kariim (Pesona Surga). Madinah al-Munawwarah: Maktabah al-‘Uluum wal Hikam.

554 total views, 8 views today