HomeIntisari Cahaya IlmuJihad Pesona Islam
jihad, jihaad fii sabilillaah

Jihad Pesona Islam

Intisari Cahaya Ilmu Jihad 0 share

Jihad fi Sabilillah, diantara dalilnya sebagai berikut,

 رَأْسُ الأَمْرِ الإِسْلاَمُ وَعَمُودُهُ الصَّلاَةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ 

… Pokok segala urusan adalah Islam, tiangnya adalah Shalat, dan puncak urusan Islam adalah Jihaad. …- Hadits Hasan: Riwayat At-Tirmidzi no. 2616

 

… Pokok segala urusan adalah Islam, tiangnya adalah Shalat, dan puncak urusan Islam adalah Jihaad Fii Sabilillaah.- Hadits Shahih: Riwayat Ahmad V/231, 237, 245-246

 

Dari Abu Dzar al-Ghifari Radhiy-Allaahu-‘Anhu, ia bertanya kepada Rasulullah ﷺ, mengenai Amal apa yang paling utama, Beliau menjawab,

إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَجِهَادٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Beriman kepada Allah dan Jihad fii Sabilillah ‘Azza Wa Jalla.- Hadits Shahih: Riwayat An-Nasa’i 3129, Al-Bukhari no. 2518, Muslim no. 84, Ahmad V/150, dan Ibnu Hibban no. 152

 

Dari Abu Hurairah Radhiy-Allaahu-‘Anhu bahwasanya Rasulullah ﷺ pernah ditanya,

 أَىُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ فَقَالَ ‏”‏ إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ‏”‏‏.‏ قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ ‏”‏ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ‏”‏‏.‏ قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ ‏”‏ حَجٌّ مَبْرُورٌ ‏”‏‏.‏

“Amal-amal apa saja yang paling utama?” Beliau menjawab, “Iman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Ditanyakan lagi, “Kemudian apa?” Beliaupun menjawab, “Jihaad fii Sabilillaah.” Ditanyakan lagi, “Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Haji yang mabrur.”- Hadits Shahih: Riwayat Al-Bukhari no. 26, 1519, Muslim no. 83 dan Ahmad II/268

 

Dalam jihad kaum Muslimin tabah menghadapi keletihan dan bahaya yang mengancam, bukan karena maksud apapun kecuali untuk meninggikan kalimat Allah dan menyelamatkan manusia. Jadi tujuan jihad dalam Islam bukanlah haus darah atau menumpahkan darah, sebagaimana tuduhan musuh-musuh Islam, tetapi tujuan dari Jihad adalah kemaslahatan manusia itu sendiri agar mereka masuk kedalam agama Allah yang dengannya mereka bisa mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat.

KETAHUI LEBIH LANJUT:  Jihad, dari Fardu Kifayah menjadi Fardhu ‘Ain!

Agama Islam adalah Agama Allah. Allah ‘Azza Wa Jalla (Mahamulia dan Mahaagung) berfirman,

إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ

وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا

Apabila datang pertolongan Allah dan kemenangan. Dan engkau melihat manusia masuk ke dalam agama Allah dengan berbondong-bondong. Maka bertasbihlah dengan memuji Rabb-mu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sungguh Dia adalah Maha Penerima taubat.- Q.S. An-Nashr (Pertolongan) [110]: 1-3

Tafsirnya,

Dan engkau melihat banyak manusia masuk Islam berkelompok-kelompok. Jika itu telah terjadi, berisaplah menghadap Rabb-mu dengan banyak bertasbih seraya memuji-Nya dan banyak memohon ampun kepada-Nya. Sungguh, Dia itu Tawwab bagi orang-orang yang banyak bertasbih dan memohon ampun. Dia mengampuni, merahmati, dan menerima taubat mereka.- Q.S. An-Nashr (Pertolongan) [110]: 2-3, Kitab At-Tafsir Al-Muyassar mushaf Al-Madinah An-Nabawiah

Inilah Jihad fii Sabilillah, dan inilah sebagian hukum dan kaidah-nya/asas-nya. Jihad dalam Islam adalah tali Islam dan pokok keyakinannya yang terbesar oleh sebab itu hal ini wajib dipahami.

Apabila ada seseorang  yang mengatakan, “Tidak ada jihad dalam Islam, karena Islam adalah agama kasih, toleran terhadap yang lain dan saling pengertian.”

Kita katakan kepadanya,

“Benar, Islam adalah agama kasih dan agama toleran. Tetapi ini diletakkan pada tempatnya. Segala sesuatu diletakkan pada tempatnya: Toleransi diletakkan pada tempatnya, dan kasih diletakkan pada tempatnya. Jika sesuatu diletakkan bukan pada tempatnya, maka ia berubah menjadi kebalikannya. Meletakkan kedermawanan pada posisi pedang adalah merugikan, sebagaimana meletakkan pedang pada posisi kedermawanan.”

Islam adalah agama kasih, agama toleran, dan agama kebaikan. Tetapi itu tidak berarti Jihad ditinggalkan. Bahkan jihad itu sendiri adalah rahmat bagi manusia untuk membebaskan mereka dari kekafiran dan kemusyrikan, kesewenang-wenangan para taghut berikut peribadatan mereka, dan membebaskan mereka untuk beribadah kepada Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya.

KEMBALI KEPADA FITRAH (ISLAM): Orang-orang Kafir yang kemudian Menjadi Orang-orang Terbaik dalam Agama dan Ketaqwaan.

Betapa banyak jihad kaum Muslimin pada masa Rasulullah ﷺ, dan sesudah wafat beliau, telah memberikan kontribusi dan kebaikan bagi manusia. Dengan Jihad Allah ﷻ menyelamatkan banyak umat dan generasi dari kekafiran dan dari (kekal di dalam) neraka sebab mati dalam keadaan kafir, serta menghasilkan generasi-generasi yang menjadi para pemuka Islam dalam bidang ilmu dan jihad, padahal dulunya mereka adalah orang-orang yang jahat.

KETAHUI LEBIH LANJUT: “Mendekatlah Syam, Berhentilah Menangis!”

Setelah jihad di jalan Allah, mereka menjadi orang-orang yang terbaik dalam hal keilmuan, amal, agama dan ketaqwaan. Jika mereka dibiarkan dan tidak diperangi, niscaya mereka tetap dalam keburukan dan kekafiran, lalu pada akhirnya mereka ditempatkan pada seburuk-buruk tempat kembali, Neraka Jahannam.

Maraji’ (Senarai Pustaka):

  1. Kitab Suci Al-Qur’an.
  2. Tim Ulama Mushaf Syarif Mujamak Malik Fahd. At-Tafsirul Muyassaru (1437 H. Terjemah Kitab At-Tafsir Al-Muyassar mushaf Al-Madinah An-Nabawiah. Solo: Ma’had Tahfizhul Qur’an Isy Karima).
  3. Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan. Beginilah Jihad Dalam Islam. At-Tazkia.
  4. Yazid bin Abdul Qadir Jawas Hafizhahullah. 1432 H. Kedudukan Jihad Dalam Syari’at Islam. Bogor: Pustaka At-Taqwa.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.


من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه


Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.- Shahih Muslim no. 1893

Klik bagikan/share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya ~ temanshalih.com

 

1,239 total views, 7 views today