HomeCahaya IlmuJangan Kasar

Jangan Kasar

Cahaya Ilmu 0 share

Islam sangat memperhatikan keharmonisan rumah tangga, tatkala istri berbuat salah kepada suami dan-atau lalai dalam urusan agama ingatlah bahwa ia manusia biasa, begitu juga sebaliknya. Ingatlah kembali bahwa tidak ada manusia yang terpelihara dari kesalahan (ma’shum) kecuali Rasulullah ﷺ.

عَنْ حَكِيمِ بْنِ مُعَاوِيَةَ الْقُشَيْرِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا حَقُّ زَوْجَةِ أَحَدِنَا عَلَيْهِ قَالَ ‏”‏ أَنْ تُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمْتَ وَتَكْسُوَهَا إِذَا اكْتَسَيْتَ – أَوِ اكْتَسَبْتَ – وَلاَ تَضْرِبِ الْوَجْهَ وَلاَ تُقَبِّحْ وَلاَ تَهْجُرْ إِلاَّ فِي الْبَيْتِ ‏”‏

Dari Hakim bin Mu’awiyah, dari ayahnya berkata, “Aku berkata, ‘Wahai Rasulullah, apa kewajiban seseorang dari kami terhadap istrinya?’ Beliau menjawab, ‘Engkau memberinya makan jika engkau makan, engkau memberinya pakaian jika engkau berpakaian, jangan memukul wajah, jangan menjelek-jelekkan, dan jangan menghukum kecuali masih dalam rumah’.” ~Hadits Hasan Shahih (al-Albani): Riwayat Abi Dawud no. 2142 kitab Al-Nikah

Sudah seharusnya seorang suami meluruskan niat dalam memimpin anggota keluarganya, apakah benar-benar tulus membimbing istrinya dan berusaha mencontoh makhluk yang paling utama dari semua makhluk yakni Rasulullah ﷺ? Sebagaimana beliau ﷺ mencintai istrinya Ummul Mukminin ‘Aisyah Radhiy-Allaahu-Ta’ala-‘Anha, seluruh anggota keluarganya, dan para Shahabat-nya.

Terjadi kekerasan di dalam rumah tangga, disebabkan kaum Muslimin (laki-laki & perempuan) yang jauh bahkan menyelisihi pedoman hidup Sunnah Rasulullah ﷺ.

562 total views, 6 views today