HomeCahaya IlmuDo’a Untuk “4 Safar 1438 H (4 Nov)” & Haramnya Darah Seorang Muslim

Do’a Untuk “4 Safar 1438 H (4 Nov)” & Haramnya Darah Seorang Muslim

Cahaya Ilmu Nasihat 0 share

Doa Untuk “4 Safar 1438 H” & Haramnya Darah Seorang Muslim
(Judul asli: Doa Untuk “4 November”)

  1. Kita sepakat bahwa si kafir itu telah menistakan kitab suci Al- Qur’an dan Ulama (para ‘Alim), sebagaimana fatwa MUI.
  2. Kita juga sepakat bahwa kewajiban pemerintah (umara) negeri ini untuk segera memproses sesuai hukum yang ada secara adil dan tegas.
  3. Kita sepakat dan cemburu membela Agama kita ketika dinista.
  4. Kita berdoa kepada Allah agar Allah memenangkan kebenaran, menumbangkan kebathilan, menghukum penista Agama.
  5. Kita berdoa kepada Allah agar memberikan ketegasan kepada para pemimpin (penguasa/umara) untuk menghukum para penista dengan seadil-adilnya. Sementara itu;
  6. Kita berdoa kepada Allah agar menjaga darah dan nyawa saudara-saudara kami yang sedang menuntut hak mereka, walaupun kami berbeda pandangan tentang “metode” (demonstrasi) yang mereka gunakan.

Ya Allah, hindarkanlah kami dari ombak fitnah yang menghantam. Amin.

doa-memohon-perlindungan-dari-perbuatan-buruk

~dinukil dari Ma’had Al-Furqon Gresik

_
Tambahan
(update 1 Safar 1438 H | 1/11/’16 | 19:24 WIB):
SERUAN DARI MASJID NABAWI TERKAIT DEMO,  4 NOVEMBER 2016 DI JAKARTA

4-november

Fatwa Ulama Besar Ahlus Sunnah, Ahli Hadits Kota Madinah Asy-Syaikh Abdul Muhsin Al-‘Abbad hafizhahullah:

قَالَ: رَئِيْسُ مَدِيْنَةِ جَاكَارْتَا يَسْتَهْزِئُ بِالْقُرْآنِ وَعُلَمَاءِ الْمُسْلِمِيْنَ، وَهُوَ نَصْرَانِيٌ، وَفِي رَابِعِ نُوْفِمْبَر: سَتُقَامُ الْمُظَاهَرَةِ لِطَلَبِ الْمَحَاكَمَةِ. هَلْ يَجُوْزُ لَنَا الْخُرُوْجُ؟ عِلَمًا بِأَنَّهُ كَافِرٌ لاَ بَيْعَةَ لَهُ، وَالْمُظَاهَرَةُ يُرَاعَى فِيْهَا الأَدَبُ، وَعَدَمُ إِفْسَادِ الْمَرَافِقِ الْعَامَّةِ.

[قَالَ الشَّيْخُ]: الْمُظَاهَرَاتُ وَالْمُشَارَكَةُ فِيْهَا: غَيْرُ صَحِيْحٍ، وَلٰكِنْ يَعْمَلُوْنَ مَا يُمْكِنُهُمْ مِنْ غيْرِ الْمُظَاهَرَاتِ؛ يُكْسِبُوْنَ وَيَذْهَبُوْنَ يَعْنِيْ يَذْهَبُ أُنَاسٌ لِمُرَاجَعَةِ الْمَسْؤُوْلِ الأَكْبَرِ…

Penanya berkata, “Gubernur Kota Jakarta melecehkan Al-Qur’an dan Ulama kaum muslimin, dia seorang Nashrani. Dan pada tanggal 4 November akan diadakan Demonstrasi untuk meminta agar dia dihukum. Bolehkah kita ikut keluar (berdemo)? Dan untuk diketahui bahwa dia adalah orang kafir, yang tentunya kita tidak wajib untuk membai’atnya. Dan dalam Demonstrasi tersebut akan dijaga adab-adabnya dan tidak ada perusakan terhadap fasilitas-fasilitas umum.”

Syaikh menjawab, “Demonstrasi dan ikut serta di dalamnya: TIDAK DIBENARKAN. Akan tetapi mereka (kaum muslimin) dapat melakukan usaha dengan (mengutus) beberapa orang untuk pergi menasihati pimpinan terbesar (Presiden)…”

Ditanyakan oleh sebagian Mahasiswa Madinah -yang kami cintai karena Allah-, pada waktu Maghrib, 31 Oktober 2016 M (semoga Allah membalas semuanya dengan kebaikan)

1,423 total views, 11 views today