HomeKhabarDeklarasi Syi’ah Sesat Menyesatkan

Deklarasi Syi’ah Sesat Menyesatkan

Khabar Regional 0 share

Pontianak, Kalimantan Baratal-Funtiyan, Ahad – 22 Jumadil Tsaniya 1436 H (12/4/’15). Dengan bersatunya segenap elemen masyarakat Muslim dan lembaga & ormas Islam; MUI, FPI dan selainnya di aula Masjid Raya Mujahidin dengan penerbitan deklarasi penolakan terhadap Syi’ah sesat menyesatkan menjadikan kaum Muslimin yang tinggal di Kalimantan Barat bersatu menghadapi ancaman bahaya eksistensi sekte syi’ah terhadap keamanan, kehormatan, keselamatan dan aqidah/keyakinan beragama kaum Muslimin di wilayah Indonesia, khususnya Kalimantan Barat.

Acara ini juga dihadiri oleh narasumber dari MUI Pusat, ketua MUI Kalimantan Barat, Panglima Kodam XII/TPR, dan Pakar penyebaran faham Syi’ah Iran, Dr. Amirsyah Tambunan, yang telah lebih dari 20 tahun mempelajari dan mengamati perkembangan dan bahaya sekte syi’ah terhadap kaum Muslimin di wilayah Indonesia.

Dalam acara tersebut disampaikan bahwa eksistensi syi’ah telah menginfiltrasi keberbagai lini kehidupan masyarakat Muslim melalui lembaga pendidikan, ormas-ormas Sy’iah (IJABI, Ahlul Bait, dan seterusnya), penerbit-penerbit buku, industri perfilman dan budaya melalui ICC (Islamic Cultural Center) yang sejatinya dijalankan oleh sekte Syi’ah yang didukung langsung dari negara syi’ah, Iran, guna menghebuskan konflik horizontal yang mengikis keamanan yang selama ini terjaga dengan baik diantara masyarakat Muslim/Sunni Indonesia (Ahlus Sunnah wal Jama’ah).

MUI menekankan perlunya peningkatan kewaspadaan dari kaum Muslimin terhadap usaha-usaha disintegrasi yang dilancarkan sekte syi’ah melalui tindakan-tindakan vandalisme pada hampir disetiap kajian Islam di seluruh wilayah Indonesia yang marak terjadi belakangan ini.

Ustadz Mahful dari Dewan Dakwah menyampaikan kepada para pemuda Muslim dari kalangan pelajar dan awam diharapkan untuk lebih waspada terhadap penyimpangan sekte syi’ah, untuk tidak mudah percaya dengan ajakan-ajakan kajian keagamaan dari orang-orang yang tidak dikenal, dan untuk segera mengkonfirmasikan hal tersebut kepada asatidz (para ustadz) yang sudah dikenal latar pendidikan dan aqidah sunnah-nya.

Ustadz Mahful selaku Ketua Panitia penyelenggara juga menyampaikan bahwa keamanan acara terjaga dengan baik, karena sudah dikondisikan jauh hari bersama aparat kepolisian. Tidak didapati indikasi pihak-pihak tertentu yang berusaha membatalkan acara atau meneror panitia maupun DKM.

Selama acara berlangsung terdengar gemuruh takbir diucapkan dengan lantang oleh para peserta, membuat suasana pertemuan semakin solid.

(QSR)

715 total views, 3 views today