HomeCahaya IlmuDar al-Arqam/Darul Arqam, Markas Dakwah Rasulullah
darul arqam, dar al-arqam, siroh nabawiyah, sejarah rasulullah, bukit shafa

Dar al-Arqam/Darul Arqam, Markas Dakwah Rasulullah

Cahaya Ilmu Sejarah (Siroh dan Tarikh) 0 share

darul arqam, dar al-arqam, siroh nabawiyah, sejarah rasulullahDalam tekanan dan penyiksaan kaum kafir Quraisy, Rasulullah ﷺ mengambil langkah bijaksana dalam menghadapi fenomena tersebut, yakni dengan melarang kaum Muslimin menampakkan ke-Islamannya, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Beliau ﷺ tidak menemui mereka kecuali dengan cara sembunyi-sembunyi. Sebab apabila sampai diketahui oleh orang-orang kafir, tentu kaum kuffar berusaha menghalangi usaha beliau ﷺ untuk menyucikan jiwa orang-orang Muslim dan mengajarkan Al-Kitab.

Akhirnya bentrokan pertama antara kaum Muslimin dengan kaum Kuffar terjadi pada tahun ke-4 (empat) dari kenabian Muhammad ﷺ. Saat itu para Shahabat Radhiy-Allaahu-‘Anhum sedang berkumpul di tengah perkampungan dan mendirikan shalat. Sekalipun mereka melakukannya secara sembunyi-sembunyi, namun masih tetap diketahui oleh sekelompok orang-orang kafir Quraisy. Orang-orang kafir itu mencaci maki dan menyerang mereka, hingga Sa’ad bin Abu Waqqash menikam salah seorang kafir hingga darahnya tertumpah. Inilah korban pertama yang terjadi dalam Islam.

Rasulullah ﷺ tetap menampakkan dakwah dan ibadah di tengah-tengah tekanan orang-orang musyrik/polytheist, dan sama sekali tidak mengurangi aktivitas tersebut. Sementara itu, orang-orang Muslim tetap mengadakan pertemuan secara sembunyi-sembunyi, demi kemaslahatan diri mereka dan kepentingan Islam.

Darul Arqam sebenarnya adalah tempat tinggal Al-Arqam bin Abdul-Arqam al-Makhzumi Radhiy-Allaahu-‘Anhu yang berada di atas bukit Shafa sebelah timur dan terpencil dari pengintaian mata-mata thagut Quraisy, yang kemudian menjadi markas dakwah Rasulullah ﷺ, dan sekaligus menjadi tempat pertemuan orang-orang Muslim sejak tahun ke-5 (lima) dari kenabian Muhammad ﷺ.

Dinukil dari:
Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri. 1436 H. Ar-Rahiq Al-Makhtum Bahtsun fis Siratin Nabawiyyati ‘ala Shahibiha Afdhalus Shalati was Salam. Jakarta: Ummul Qura. (Sirah Nabawiyah; Sejarah Hidup Nabi Muhammad ﷺ)

Powerful beneficial reminder by temanshalih.com – “Hijrah yang Shahih!”

754 total views, 8 views today