HomeBlogRenungan – “Jalannya Beda, Jangan Dipaksa”

Renungan – “Jalannya Beda, Jangan Dipaksa”

share

Renungan – “Jalannya Berbeda, Jangan Dipaksa; Padahal aku menginginkan dia, dengan seluruh bilangan nafasku, merasakan hal yang sama dan bersama-sama pula menjaganya, Manisnya Iman.”:

Tatkala seseorang yang dicinta mengambil jalan yang berbeda.

Apalah daya, tidak pula aku memaksa.

Sebab aku mengerti bahwa untuk hidup selamat, bahagia, tentram, yang demikian indah itu tidak akan pernah diperoleh dengan cinta buta.

لا حول ولاقوة إلا بالله

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.
Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya. - Shahih Muslim nomor 1893

Klik bagikan/share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya ~ temanshalih.com

134 total views, 3 views today