HomeCahaya IlmuApa yang dimaksud dengan Tajassus?
tajassus

Apa yang dimaksud dengan Tajassus?

Cahaya Ilmu Jihad Nasihat 0 share

TAJASSUS[1]: Tajassus adalah mencari-cari kesalahan dan aib orang lain serta memata-matai apa yang mereka sembunyikan.[2] Pada asalnya semua bentuk tajassus diharamkan; karena pada dasarnya seorang muslim bersih dari aib dan perkara tercela.

Tajassus yang diperbolehkan untuk mewujudkan maslahat tertentu atau menghindarkan mafsadat (kerusakan). Misalnya spionase terhadap musuh negara Islam, mengantisipasi pencurian dan perampokan, menghindarkan aksi teroris dan membasmi penyakit akhlaq di masyarakat.

Hendaklah mengedepankan asas berparasangka baik (khusnu-zhan) dalam bermuamalah terhadap saudara Muslim, apalagi anggota keluarga. Sementara spionase terhadap musuh kaum muslimin adalah hal yang diperbolehkan.

Di antara dalilnya adalah hadits berikut,

 قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ الأَحْزَابِ ‏”‏ مَنْ يَأْتِينَا بِخَبَرِ الْقَوْمِ ‏”‏‏.‏ فَقَالَ الزُّبَيْرُ أَنَا‏.‏ ثُمَّ قَالَ ‏”‏ مَنْ يَأْتِينَا بِخَبَرِ الْقَوْمِ ‏”‏‏.‏ فَقَالَ الزُّبَيْرُ أَنَا‏.‏ ثُمَّ قَالَ ‏”‏ مَنْ يَأْتِينَا بِخَبَرِ الْقَوْمِ ‏”‏‏.‏ فَقَالَ الزُّبَيْرُ أَنَا‏.‏ ثُمَّ قَالَ ‏”‏ إِنَّ لِكُلِّ نَبِيٍّ حَوَارِيًّا، وَإِنَّ حَوَارِيَّ الزُّبَيْرُ ‏”‏‏.‏

Saat perang Ahzab, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bertanya, “Siapa yang bisa membawa kabar dari musuh (memata-matai mereka)?” Az-Zubair (bin ‘Awwam) berkata, “Saya.” Beliau bertanya lagi, “Siapa yang bisa mambawa kabar musuh?” Az-Zubair berkata, “Saya.” Beliau bertanya lagi, “Siapa yang bisa membawa kabar musuh?” Az-Zubair menjawab, “Saya.” Kemudian Rasulullah bersabda, “Sungguh setiap nabi punya penolong, dan penolong saya adalah az-Zubair.” –Shahih al-Bukhari no. 4113 (كتاب المغازى) dan Muslim no. 2414.

KETAHUI LEBIH LANJUT: Rambu-Rambu Dakwah!

Berdasar kaidah di atas, maka dapat dijawab beberapa masalah sebagai berikut:

ISTRI TIDAK BOLEH MEMATA-MATAI SUAMINYA HANYA KARENA KECURIGAAN SEMATA (begitu pula sebaliknya).

Hendaknya prasangka-prasangka buruk dihindarkan dari kehidupan berumah tangga, sebab sebagian prasangka adalah dosa. Jangan sampai kecemburuan menyeret kepada prasangka yang dapat merusak bahtera rumah tangga. Nabi صلى الله عليه وسلم melarang kecurigaan seperti ini, sepertidijelaskan di dalam hadits,

عَنْ جَابِرٍ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ نَهَى النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم أَنْ يَطْرُقَ أَهْلَهُ لَيْلاً

Dari Jabir رضى الله عنه, beliau berkata “Nabi صلى الله عليه وسلم melarang pulang menemui keluarga pada malam hari (yakni orang yang pulang dari perjalanan jauh).” – Shahih al-Bukhari no. 1801[3]

Dalam lafazh yang lain,

عَنْ جَبِرْ، قَالَ: نهَى رَسُوْلُ الله صلى الله عليه وسلم أَنْ يَطْرَقَ الرَّجُلُ أَهْلَهُ لَيْلاً يَتَخَوَّ نُحُمْ، أَوْ يَلْتَمِسُ عَثَرَ اتِحِمْ

Dari Jabir beliau berkata, “Rasulullah melarang orang yang pulang dari perjalanan jauh untuk mendatangi keluarganya di malam hari dengan tiba-tiba karena menyangka mereka berkhianat atau untuk mencari (memergoki) kesalahan-kesalahan mereka.” – Muslim no. 715

Sebaliknya, saling percaya dan mengedepankan asas prasangka baik/khusnu-zhan di antara suami istri akan membuat rumah tangga harmonis. Lebih baik mendoakan pasangan hidup agar dijauhkan dari dosa dan maksiat.

Namun jika tanpa tajassus ada bukti yang jelas dan meyakinkan misal mengenai perselingkuhan, hendaknya menempuh jalan yang disyariatkan berupa nasihat dan ishlah melalui orang yang ditokohkan di keluarga atau pengadilan. Jika upaya tersebut tidak membuahkan hasil maka tidak mengapa apabila ingin tholaq/cerai.

KETAHUI LEBIH LANJUT: Ungkapkan Cinta Tanpa Keraguan.

POLISI BOLEH MEMATA-MATAI.

Polisi boleh memata-matai orang yang dicurigai sebagai pelaku kejahatan untuk mengantisipasi terjadinya kejahatan atau menyelamatkan masyarakat dengan menangkap orang tersebut. Harus didasari dengan alasan yang kuat dan polisi tidak boleh memata-matai rakyat yang tidak bersalah.[4]

TIDAK BOLEH MENCARI-CARI AIB ORANG LAIN PADA BARANG-BARANG YANG DIMILIKINYA SEPERTI HANDPHONE ATAU KOMPUTER.

Namun jika tanpa tajassus didapati file yang tidak dibolehkan syariat ada di dalam HP saudara muslim, atau ada laporan yang datang bahwa seorang muslim menyimpan file dimaksud, hendaknya ia dinasihati agar menumbuhkan perasaan takut kepada Allah تبارك وتعال, menghapusnya dan bersegra taubat.

UNTUK PARA ORANG TUA DAN GURU.

Jika tanpa tajassus mendapati bahwa anak-anak dan murid-murid mereka menyimpan barang-barang atau file yang diharamkan, hendaknya segera menasihati dan mengarahkan mereka, sebelum kemunkaran dan kemaksiyatan itu mendarah daging sehingga semakin sulit untuk diatasi. Sebagian ulama berpendapat, boleh untuk sesekali memeriksa HP atu komputer mereka, dalam rangka mendidik mereka, bukan untuk membongkar aib dan kesalahan mereka. Hal itu sebaiknya dilakukan di depan mereka, tidak secara diam-diam.


Catatan Penting: (i) Bisa jadi seorang suami itu merasa khawatir berlebihan yang kemudian diikuti dengan prasangka buruk dan mengucapkan tuduhan-tuduhan tidak berdsasar keapda istrinya, disebabkan kemaksiatan yang ia perbuat di luar rumah. (ii) Kualitas kehidupan beragama dan keduniaan istri adalah manifestasi tarbiyah (pendidikan) yang diberikan oleh suaminya.

[1] Dinukil dari Soal-Jawab Majalah As-Sunnah Edisi 01/Thn XVIII/Rajab 1345 H/Mei 2014 M. Oleh Ustadz Anas Burhanuddin, MA (dengan penyesuaian tata bahasa).

[2] Syarh Shahih Muslim, an-Nawawi 16/119.

[3] Dinukil dari sunnah.com.

[4] Lihat: Fatwa Lajnah Daimah no. 3429. Arab Saudi.

affan bin umar

TENTANG TA’LIF: Desainer Produk Muslim & Penggemar Islamic Art – Architecture.

Affan bin Umar

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Lisensi Creative Commons: [1] Atribusi, [2] Non Komersial, [3] Berbagi Serupa 4.0 Internasional.

Beri kesempatan bagi orang lain untuk membaca dan turut dalam kebaikan.


Rasulullah ﷺ bersabda,


من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه


Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.- Shahih Muslim no. 1893


Klik bagikan/share dan tetap menjaga amanah ilmiah dengan mencantumkan sumbernya ~ temanshalih.com

413 total views, 10 views today